Suamiku Arogan

Suamiku Arogan
Bab 57


__ADS_3

Hari ini Adrian tidak jadi pergi menemui Mamanya. Karena Mamanya yang akan berkunjung ke rumah miliknya.


Adrian ingin memberikan kejutan kepada Mamanya perihal dirinya yang sudah menikah dengan Lisa dan kini memiliki putri yang begitu cantik.


"Tuan, Nyonya Alika sudah datang," ucap pelayan memberi tahu Adrian.


Adrian melihat Lisa yang masih berada di dalam bathroom. Lalu Ia pun mengetuk pintu tersebut.


"Lisa, Mama sudah datang, Aku akan turun duluan," ucapnya pada Lisa.


"Baiklah, nanti Aku akan menyusul," ucap Lisa dari dalam.


Adrian segera turun kebawah untuk menemui Mamanya. Ia begitu tidak sabar ingin memberikan kejutan kepada Mamanya.


"Mama."


"Adrian, Kau kemana saja?. Kemarin Mama meminta mu datang tapi Kau tidak menemui Mama," ucap Alika.


"Maafkan Adrian Mam, Adrian mempunyai kejutan untuk Mama," ujarnya.


"Oh ya?, Tapi Mama juga punya kejutan untuk mu."


Adrian mengerutkan keningnya. "Untuk ku?."


"Aleta...!," panggil Alika.


Seorang gadis cantik itu pun menghampiri Alika dan Adrian. Membuat Adrian begitu terkejut di sana menatap Aleta disana.


"Aleta."


"Kak Adrian, Aku sangat merindukanmu." Aleta langsung memeluk tubuh Adrian yang masih terdiam di sana.


Bertepatan dengan itu, Lisa datang dari arah belakang Adrian dengan menggendong baby Divya. Lisa pun menghentikan langkahnya menatap suaminya yang kini tengah di peluk oleh seorang gadis.


"Ehem, hai semuanya," sapa Lisa di sana.


Sontak Adrian langsung melepaskan pelukan Aleta dengan cepat dan menoleh ke belakang. Ia terpaku menatap Lisa yang terlihat begitu cantik.


Lisa memang telah menggunakan make-up hari ini. Ia ingin terlihat cantik di depan Mama mertuanya.


Semua pun menatap ke arah Lisa,tak terkecuali Aleta.


"Siapa dia Adrian?," tanya Alika.


Adrian pun langsung menghampiri Lisa dan menggandengnya ke arah Mamanya dan Aleta.

__ADS_1


"Mama, Leta, kenalkan ini adalah istri ku Lisa, dan ini baby Divya, Putri kami," ucap Adrian, membuat Mamanya terkejut.


Aleta pun sama terkejutnya, Ia berfikir Adrian belum menikah. Karena Alika sempat mengatakan bahwa akan menjodohkan dengan Adrian.


"A-apa maksudmu Adrian?!, Apa Kau sedang bercanda dengan Mama?." ucap Mamanya masih tak percaya.


"Adrian serius Ma, ini Lisa istri ku. Kami baru menikah kemarin. Dan ini juga putriku Mam."


"Tapi Mama berniat menjodohkan mu dengan Aleta Adrian!, Dia lebih pantas dengan mu. Dia adalah putri dari keluarga Soehadi. Lagi pula kalian sudah saling mengenal sejak kecil," ucap Alika, Ia menatap Lisa dengan tatapan begitu meremehkan.


Sementara Lisa menundukkan kepalanya karena ternyata Apa yang Ia bayangkan tidak sesuai dengan kenyataan.


Kenyataannya Mama mertuanya malah menjodohkan putranya dengan gadis lain di depannya.


"Tante, kak Adrian sudah menikah. Dan Tante harus menghargai keputusan kak Adrian." ucap Leta pada Alika.


"Hai kak Lisa, Aku Aleta, Aku adalah teman kak Adrian waktu kecil. Selamat ya atas pernikahan kalian berdua," ucap Aleta tersenyum manis.


"Tapi Leta, bukankah Kau mencintai putra Tante?, Tante lebih setuju Adrian menikah dengan mu," ucap Alika.


"Ma, kumohon. Tolong hargai Lisa sebagai istri ku. Apa Mama tahu kalau Lisa ini adalah putri dari..." Adrian menghentikan ucapannya kala Lisa menarik baju Adrian dari belakang. Sontak membuat Adrian menatapnya.


Lisa menggelengkan kepalanya pertanda bahwa agar Adrian tidak meneruskan ucapannya.


"Putri siapa?, Jelas-jelas Aleta adalah putri keluarga Soehadi yang terkenal itu," ucap Alika membanggakan Aleta.


Beruntung mantan suaminya tidak menceritakan tentang kebusukannya kepada putranya itu. Hingga Ia terus saja mencari simpati Adrian dan mencuci otak putranya, membalikkan segalanya agar Papanya lah yang terlihat seakan-akan yang bersalah.


"Mama, kumohon, Lisa adalah istri ku sekarang. Dan lihatlah cucu Mama ini begitu cantik," ucap Adrian seraya memperlihatkan putrinya pada Mamanya.


"Apa Kau yakin kalau itu anakmu Adrian?, Bagaimana kalau bayi itu bukan putrimu?. Sudahlah, yang jelas Mama tidak akan pernah menyetujui pernikahan kalian berdua. Hanya Aleta yang cocok untuk menjadi istri mu." Ucap Alika dengan sinisnya menatap Lisa.


"Ayo Leta, kita pergi dari sini!," Ajaknya pada Aleta.


"Kami permisi dulu ya kak," ucap Aleta sebelum mengikuti Alika keluar dari rumah Adrian.


Lisa merasa begitu sakit saat Mama mertuanya meragukan baby Divya bukanlah putri Adrian. Padahal Lisa sama sekali belum pernah melakukannya bersama pria lain.


Melihat Lisa yang masih menundukkan kepalanya, Adrian pun mendekati Lisa.


"Lisa, maafkan Mama ku ya. Dia hanya terkejut mendengar berita pernikahan kita. Aku yakin dia pasti akan merestui pernikahan kita dan menerima Divya sebagai cucunya nanti." Adrian berusaha meyakinkan Lisa. Adrian merasa tidak enak kepada Lisa atas semua ucapan mamanya.


"Aku tidak apa-apa Adrian," ucapnya berusaha tersenyum.


Hingga beberapa hari pun berlalu.

__ADS_1


Bagaskara dan adiknya Pratama ingin mengadakan acara akikah untuk ketiga cucu mereka yang baru lahir.


Mereka mengadakan acara tersebut di sebuah gedung yang sudah mereka sewa.


Hingga acara itu pun berlangsung dengan begitu khidmat karena Bagaskara dan Pratama juga mengundang beberapa anak panti asuhan dan memberikan santunan kepada mereka.


Bryan dan Aya terlihat begitu bahagia, mereka kini memiliki baby Bintang dan Galaksi. Mereka juga bahagia saat melihat Adrian yang nampak begitu perhatian terhadap Lisa.


"Aku pikir Adrian dan Lisa adalah pasangan yang begitu serasi sayang. Lihatlah dia terlihat begitu perhatian terhadap Lisa." ucap Aya.


"Ya, ku harap mereka akan bahagia dengan pernikahan mereka."


"Kak Bryan," panggil seseorang yang baru datang.


Bryan menoleh ke arah suara. Ia mengerutkan keningnya saat melihat siapa yang tengah memanggilnya itu.


"Apa kak Bryan lupa pada ku, Aku Aleta kak," ucapnya berjalan mendekati Bryan dan Aya.


"Sungguh Kau Aleta?, Kau sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik," ucap Bryan dan mendapatkan tatapan tajam dari istrinya.


"Ah, tapi tetap lebih cantik istri ku," ralat Bryan tersenyum canggung.


"Setelah sekian lama Aku tidak kembali, ternyata kak Bryan dan kak Adrian sudah melupakan ku. Kalian sekarang sudah menikah dan sama-sama memiliki seorang baby," ucap Aleta sendu.


"Waktu memang mengubah segalanya Aleta."


"Kalau begitu selamat juga untuk kalian," ucap Aleta tersenyum ke arah mereka.


Lalu pandangannya beralih pada Adrian yang terlihat begitu perhatian terhadap Lisa. Senyum itu luntur seketika.


Aya mengikuti arah pandang Aleta, Ia pun mengerutkan keningnya saat melihat tatapan sendu Aleta saat menatap Adrian.


"Kau datang bersama siapa Leta?," tanya Bryan dan membuat Aleta kembali menatap ke arah Bryan dan Aya.


"Aku datang bersama Papa kak," ucap Aleta tersenyum. Bryan hanya menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu Aku mau memberikan ucapan selamat kepada kak Adrian juga kak, permisi," ucap Aleta.


"Siapa dia sayang?," tanya Aya penuh selidik menatap suaminya.


"Dia teman kecil ku dan Adrian sayang, apa kau cemburu padanya?," tanya Bryan menggoda istrinya.


Aya memutar bola matanya jengah mendengar pertanyaan suaminya itu. "Sepertinya teman masa kecil kalian itu menyukai Adrian," ucap Aya.


"Ya, memang waktu kecil Leta sangat menyukai Adrian. Tapi kalau untuk sekarang, pasti itu tidak mungkin. Aleta tahu bahwa Adrian sudah menikah sayang," ucap Bryan dengan tangannya yang memeluk pinggang Aya.

__ADS_1


"Semoga saja sayang," ucap Aya masih menatap ke arah Aleta yang sedang berbincang dengan Adrian.


***


__ADS_2