Suamiku Arogan

Suamiku Arogan
Bab 83 (season 2)


__ADS_3

"Kamu siapa?" tanya Eve terkejut melihat penampakan seorang wanita yang tengah memakai baju kedodoran yang Eve yakni milik Galaxy.


Namun wanita tersebut menatap pria di belakang Eve, yaitu Bintang. "Ax, kenapa Kau bisa berada di sini?, bukankah Kau sedang mandi di dalam?," tanya wanita itu yang tidak lain adalah Ayumi.


"Kau belum menjawab pertanyaan ku, siapa Kau?," Eve mengulang pertanyaannya.


Ayumi pun menatap ke arah Eve di depannya, ia pun mengerutkan keningnya. "Aku kekasih Ax," ucap Ayumi, lalu ia kembali menatap Bintang.


Eve begitu terkejut mendengar ucapan Ayumi yang mengatakan bahwa dirinya adalah kekasih Ax. "Sungguh kah wanita ini adalah kekasih kak Ax?, kenapa hatiku sakit mendengarnya?," ucap Eve dalam hati. Rasanya ia begitu lesu mendengar bahwa Ax telah memiliki seorang kekasih.


"Kalian sudah datang?," ucap Ax yang kini berada di belakang pintu. Ia mendengar suara percakapan di luar, makanya ia pun melihatnya.


Eve menatap Galaxy sendu, tapi ia begitu merindukan kakaknya itu.


Sementara Ayumi menatap Bintang dan Galaxy bergantian, sungguh wajah mereka begitu mirip. Galaxy memang belum menceritakan tentang saudara kembarnya itu, makanya Ayumi begitu terkejut saat melihat copyan Galaxy di depannya.


"Ax, bisa Kau jelaskan siapa pria yang begitu mirip dengan mu ini?," ucap Ayumi menatap Ax.


"Maafkan Aku karena belum menceritakan tentang saudara kembar ku Ayumi. Perkenalkan, pria yang mirip dengan ku itu adalah saudara kembar ku Bintang. Dan gadis di depan mu ini adalah Eve, dia adalah adikku," ucap Ax memperkenalkan bintang dan Eve.


"Wah, jadi mereka keluarga mu?, senang sekali bisa mengenal kalian. Aku Ayumi, kekasih Ax," ucap Ayumi dan langsung menggandeng lengan Ax.


Dan itu semua tak luput dari pandangan Eve. Rasanya begitu nyeri saat melihat wanita bernama Ayumi itu menyentuh kakaknya itu.


Melihat Eve yang terlihat nampak begitu lesu, Ax pun perlahan melepaskan Ayumi yang menggandengnya.


"Hai Eve, apa Kau tidak merindukan kakakmu ini hum?," ucap Ax mendekat ke arah Eve.


"Tentu saja Eve sangat merindukanmu Ax, Kau tahu?, sepanjang perjalanan dia selalu bercerita tentang dirimu saja, dan itu sungguh membuat telingaku begitu jengah mendengar namamu dari mulutnya," goda Bintang.


Eve pun menatap tajam ke arah Bintang. "Ish, kak Bi...," ucap Eve seraya mencubit lengan Bintang.


"Kenapa Kau main cubit Eve?, bukankah memang benar yang ku katakan?," ucap Bintang mengerlingkan kedua matanya.


Galaxy yang melihatnya pun tersenyum dan langsung memeluk gadis yang sangat ia sayangi itu.

__ADS_1


"Sini, bukankah Kau merindukan kakakmu ini?." Galaxy memeluk Eve dan mengusap lembut kepala adiknya itu.


Eve terdiam, jantungnya berdetak kencang saat Galaxy memeluknya. Ia berpikir mungkin hal itu karena dirinya terlalu merindukan kakaknya itu.


"Kak Galaxy jahat, kenapa kakak jarang pulang?," rengek Eve terdengar begitu manja.


"Aku tidak pulang, tapi sekarang kan Kau yang menyusul kakak kemari. Yasudah kalau begitu sekarang kita semua masuk kedalam," ajak Ax kepada Eve dan Bintang.


"Tidak Ax, Aku hanya mengantar Eve saja. Sebentar lagi jam penerbangan ku untuk kembali, Aku ke sini hanya untuk mengantarkan Eve sesuai perintah Mama," ucap Bintang.


"Baiklah, hati-hati, sampaikan salam ku kepada Mama dan Papa," ucap Ax, dan di angguki oleh Bintang.


Bintang pun segera pergi dari apartemen Ax. Setelahnya, Ax mengajak Eve dan Ayumi untuk masuk ke dalam apartemennya.


"Eve, Kau sungguh adik Ax?," tanya Ayumi saat duduk di sofa bersama Eve.


"Tentu saja Aku adiknya kak Ax," ucap Eve sedikit ketus. Entah mengapa, ia begitu tidak menyukai Ayumi.


Sementara Ax pun datang membawa Minuman dan camilan untuk keduanya.


"Kalian makanlah, hanya ini yang ku punya," ucap Ax.


"Kak Ax dan kak Ayumi sedang apa sebelum Aku datang ke mari?, kenapa kak Ayumi memakai baju kak Ax?," tanya Eve penuh selidik.


"Kau jangan berpikir macam-macam Eve, tadi Ayumi datang kemari basah kuyup karena kehujanan, jadi kakak meminjamkan baju kakak untuk Ayumi." Ax berusaha menjelaskan, karena kebenarannya memang seperti itu.


"Sungguh?!," ucapnya dengan menatap Ax tajam.


"Kalau Kau tidak percaya, Kau bisa bertanya kepada Ayumi, Eve," ucap Bryan.


Eve pun berganti menatap Ayumi. "Benarkah itu kak Ayumi?!."


"Ya Eve, ini tidak seperti yang Kau bayangkan. Yah, walaupun tadi Aku sempat menggoda kakak mu, tapi dia sama sekali tidak tergoda. Dia berkata mau melakukannya setelah kita menikah," ucap Ayumi.


Dan itu membuat Eve mendelik terkejut dengan penuturan Ayumi yang tanpa di saring itu.

__ADS_1


"Ayumi!," bentak Ax menatap tajam Ayumi. Perkataan Ayumi belum pantas di dengar oleh adiknya itu.


Terlebih Ax tidak ingin Eve berpikir buruk tentang dirinya.


"Kak Ax," ucap Eve menatap Galaxy, matanya seolah bertanya mengenai apa yang Ayumi katakan barusan.


"Ax3, kenapa Kau membentak ku?, Aku ingin Eve tahu tentang kedekatan hubungan kita. Bukankah nantinya Eve juga akan menjadi adikku?," ucap Ayumi.


Eve rasanya sudah tidak tahan lagi mendengar percakapan antara mereka. Ia pun mulai berdiri.


"Kak Ax, di mana kamarku, sepertinya Aku ingin istirahat dulu. Aku sangat lelah kak," ucap Eve datar.


Melihat sikap Eve, Ax tahu bahwa adiknya itu sedang marah kepadanya. Lalu dengan cepat ia pun menggandeng tangan Eve dan membawanya ke kamar yang sudah ia siapkan untuk adiknya itu.


"Ini kamarmu Eve."


"Aku mau istirahat dulu kak," ucap Eve tanpa melihat Ax.


Melihat hal itu, Ax langsung menarik Eve kedalam pelukannya. Ia tidak ingin adiknya marah Kepadanya.


"Maafkan ucapan Ayumi tadi Eve. Ayumi memang kekasih kakak, tapi kakak tidak pernah melakukan apapun bersamanya. Karena kami pun belum ada ikatan. Jadi Kau tenang saja, Kau harus percaya pada kakakmu ini," ucap Ax seraya mengusap punggung adiknya.


Eve begitu sedih mendengar ucapan kakaknya itu. "Jadi kakak akan menikah dengan kak Ayumi nantinya?," tanya Eve menahan air matanya. Sungguh, ia tidak tahu mengapa ia begitu sedih mendengar Ax memiliki seorang kekasih. Seharusnya ia begitu senang karena kakaknya memiliki seorang kekasih.


Eve melepaskan pelukan Ax. "Yasudah, kalau begitu kakak pergi sana temui kak Ayumi, Aku lelah dan ingin istirahat!," ucap Eve dan langsung memasuki kamar tersebut dan segera menutupnya.


Ax terdiam, ia merasa heran dengan adiknya itu. Dulu dia begitu manis, tapi sekarang menjadi gadis pemarah. Ia pun hanya tersenyum menggelengkan kepalanya. Mungkin tamu bulanan adiknya sedang datang. Ax pun kembali menghampiri Ayumi.


"Ax, apa kita jadi pergi ke bioskop?, Kau sudah berjanji bahwa setelah hujan reda, kita akan pergi," ucap Ayumi.


"Maafkan Aku Ayumi, tapi Kau tahu sendiri kan, Eve masih lelah. Aku tadinya berpikir untuk mengajaknya, jadi bagaimana kalau lusa kita berangkat bersama," tawar Ax.


Dan itu membuat Ayumi kecewa dan marah, iapun segera mengambil tasnya dan jaketnya.


"Tidak usah!, Kau urusi saja adik mu itu!," ucap Ayumi ketus dan segera keluar dari apartemen milik Ax.

__ADS_1


Ax kembali terbengong, sungguh ia tidak mengerti dengan para wanita yang mudah sekali marah. "Apa mungkin Ayumi juga sedang mengalami yang namanya pms?," ucap Ax.


***


__ADS_2