Suamiku CEO Kaya

Suamiku CEO Kaya
Bab 32.pertengkaran


__ADS_3

F****LASHBACK


Ting....


"Rashel kamu di mana sayang?"


"Mama mau cerita tentang anak haram papa kamu."


Helen mengirim foto sheila dan ibunya pada Rashel.


"Ini mereka yang udah menghancurkan keluarga kita."


Rashel melihat dua orang tersebut, pandangan Rashel tertuju pada gadis yang sedang memeluk mamanya.


"Inikan perempuan yang tadi. "ucap Rashel yang langsung keluar dari toilet untuk mengejar sheila.


Begitu melihat sheila Rashel langsung mencengkram tangan sheila.


********


" Kamu sheilakan?" sheila masih diam tidak bergeming dengan pertanyaan rashel.


" Kamu sheilakan, anak haram dari papa saya. "ucap Rashel memperkut cengkaramannya.


Mendengar itu sheilapun langsung menghempas kasar tangan Rashel." Saya ngga ngerti maksud kamu." ketus sheila dengan tatapan penuh amarah.


Tidak ingin membuat kacau sheilapun berusaha untuk pergi menghindar dari rashel namun rashel dengan cepat menahan sheila lagi.


"Kamu ngga bisa ngelak lagi,"Rashel melihatkan foto yang di kirimkan mamanya.


" Ini kamu sama ibu kamu yang pelakor itukan?" ucap rashel menghina sheila.


Sheila menggambil dan menghempaskan ponsel Rashel ke lantai. "Jaga ucapan kamu, kita ngga kenal jadi jangan sok tau tentang kehidupan saya." ucap Sheila menunjuk Rashel.


"Dengan sikap kamu seperti ini malah membuat saya yakin kalau kamu kenal dengan saya. "Rashel ikut menunjuk sheila dengan jari telunjukknya.


" Kamu kenalkan sama saya, kamu pasti taukan siapa saya?" tanya Rashel lagi.


" Harus berapa kali saya jelasin, saya ngga kenal sama kamu." tegas sheila yang malah membuat Rashel semakin geram dan dengan reflek rashel langsung menapar Sheila.


Parr


" Ngga usah pura-pura ngga tau tentang saya. Kamu tau selama ini saya hancur dan menderita gara-gara kamu dan ibu kamu yang pelakor itu."


Sheila yang tak terima dengan ucapan Rashelpun membalas tamparan Rashel.


Parr


"Kamu kira kamu saja yang menderita? Saya dan ibu saya juga menderita bahkan lebih dari kamu." balas sheila.


Rashel yang tak terima dengan tamparan sheilapun langsung menjabak rambut sheila.

__ADS_1


"Dasar anak haram. "teriak Rashel sembari menjabbak rambut sheila.


" Saya bukan anak haram, papa kamu yang brengsek." balas sheila membalas jambkan Rashel.


" Ibu kamu yang pelakor ngerusak kebahagian keluarga saya. Dasar Pelakor." Rashel masih saja menjambak rambut sheila begitupun dengan sheila yang tak ingin kalah.


"Ibu saya bukan pelakor, papa kamu yang brengsek mata keranjang dan ngga cukup dengan satu istri." ucap Sheila menjambak Rambut rashel semakin kuat.


"Dasar anak haram ngga tau diri. "hujat rashel yang semakin geram dengan sheila.


Terjadilah pertengkaran hebat antar dua saudara tersebut. Tak ada satupun dari mereka yang mau mengalah. Mereka sama - sama keras dan saling menghujat satu sama lain.


**********


Rico masih diam di mejanya sembari menikmati alkohol.


" Rashel kemana sih. "gumam Rico yang merasa jika Rashel pergi terlalu lama.


Dengan langkah gontai Ricopun berjalan untuk menyusul Rashel. Rico sangat bosan menunggu Rashel sendiri di dalam ruangan pesta.


Rico berjalan menuju toilet untuk mencari rashel.


Dengan pandangan yang kurang jelas Rico melihat dua orang wanita di depan toilet sedang bertengkar hebat.


Rico berjalan mendekat untuk melihat lebih jelas siapa yang bertengkar.


"Rashel. "gumam Rico masih samar-samar dengan wajah perempuan yang sedang bertengkar tersebut.


"Dasar anak haram, kenapa kamu harus kembali lagi." rashel masih terus menjambak rambut sheila walau Rico sudah mencoba melerai mereka.


"Sebenarnya apa mau kamu ha?" ketus Rashel lagi.


"Rashel udah! "ucap rico masih terpengaruh alkohol jadi tenaganya tidak terlalu kuat untuk melerai mereka.


" Minggir! "ucap Rashel yang masih belum puas menjambak sheila.


Karna sangat kesal dengan pertengkaran ini Sheilapun mengumpulkan tenanganya untuk bisa terlepas dari Rashel. Sheila mendorong Rashel dengan kuat sampai membuat Rashel terhempas ke lantai. Namun sialnya pria yang tadinya sok-sok an melerainya malah ikut mendorongnya sampai membuatnya juga terjatuh.


"Aaakk.. "Rintih Sheila yang membuat Rico tersadar jika perempuan yang ia dorong adalah sheila.


" Sheila."ucap Rico yang langsung bergegas membantu Sheila.


Dengn sangat kawatir Rico langsung bertanya dengan keadaan Sheila." Kamu ngga papakan? "Tanya Rico yang langsung melihat keadaan sheila.


Rashel yang melihat Rico lebih memilih membantu wanita lain di banding dirinyapun semakin kesal dan marah di buatnya.


Rico memegang sudut bibir sheila yang mengeluarkan darah." Kamu terluka." ucap rico yang terlihat sangat aedih melihat sheila seperti itu.


"Rico. "bentak Rashel yang membuat sheila juga Rico tersadar jika di sana ada rashel kekasih Rico.


Dengan cepat sheila melepaskan tangan Rico dari wajahnya. Sheila berdiri dan menjauh dari pasangan tersebut.

__ADS_1


" Kamu harusnya nolongin aku bukan dia." ketus Rashel yang sangat kesal dan marah melihat Rico yang sekawatir itu pada Sheila.


Rashel yang melihat sheila yang hendak pergipun langsung memanggilnya .


"Eh anak haram mau kemana kamu, urusan kita belum selesai!"teriak Rashel.


Sheila tidak menghiraukan perkataan Rashel ia sudah cukup malu dengan semua keributan ini walau bukan dia penyebab dari ini semua.


" Rashel jaga ucapan kamu!" tegur Rico masih membela sheila.


" Kamu itu kenapa sih belain dia, yang jadi tunangan kamu itu aku apa dia sih?" kesal Rashel karna Rico terlihat sangat memperhatikan saudari tirinya itu.


"Kok kamu jadi marah sama aku harusnya aku yang marah sama kamu karna udah buat keributan di sini." ucap Rico yang tak terima di marahi seperti itu oleh Rashel.


Parr


Rashel menampar Rico karna sangat kesal, bukannya meminta maaf atau menanyai keadaannya tapi Rico malah mengajaknya ribut seperti ini.


"Harusnya kamu perhatiin aku dan tanya keadaan aku bukan malah buat aku makin kesal kayak gini." sesudah mengatakan itu Rashelpun pergi meninggalkan Rico.


***********


Xavier melirik jam tangannya yang merasa jika sheila sudah pergi terlalu lama.


"Ini dia kemana sih?" kesal Xavier yang telah gusar menunggu sheila dari tadi.


"Apa dia nyasar, terus jatoh pingsan lalu mati. "gumam Xavier yang berpikir sangat berlebihan.


Karna pikiran itu xavierpun langsung bergegas keluar dari pesta untuk mencari keberadan sheila.


Tujuan utama xavier adalah Toilet karna sheila tadi berpamitan untuk pergi ke toilet kepadanya.


Xavier membuka pintu toilet wanita yang saat ini terlihat kosong. Xavier membuka setiap pintu toilet dan tidak menemukan satu orangpun di dalamnya. Pikiran xavier kini malah menduga yang tidak-tidak ia semakin cemas dan terbayang hal yang ia pikirkan tadi.


Xavier pergi ke luar toilet untuk mencari sheila ke tempat lain.


Tidak jauh dari toilet dekat dengan pintu tangga darurat terdengar suara keributan dan kerumunan orang.xavierpun berjalan mendekati keruman itu.


"Ini kenapa? "tanya Xavier pada salah satu orang yang berkerumun di sana.


" Ada yang jatuh dari tangga darurat." ucap Orang tersebut.


Xavier langsung terbelalak" Sheila." ucap Xavier yang langsung membelah kerumunan itu untuk melihat siapa yang terjatuh.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2