
Rico masuk kedalam kamar hotel dengan kondisi yang sangat berantakan. Bau alkohol juga sangat melekat di tubuhnya.
Rico melirik ke arah Raahel yang terdiam duduk sembari melamun di sisi ranjang. Tatapan kosong dan mata yang penuh linangan air mata di wajahnya.
Rico menyengitkan keningnya, "Dia kenapa, apa dia seperti ini karna pertengkaran semalam?" pikir Rico melihat Rashel seperti itu.
Rico memutar matanya, bersikap tidak peduli, "sudahlah saya juga tidak peduli dengan dia, lebih baik sekarang saya mandi dan bersiap - siap untuk pulang." ucap Rico yang kemudian berjalan menuju kamar mandi.
Rashel melirik Rico sekilas, Rashel tau jika rico sudah kembali namun rasa terpukul dan hancurnya saat ini tidak mampu menatap Rico apalagi untuk memarahi rico..
" Saya merasa hina gara-gara laki - laki itu." batin Rashel yang tak hebti - hebtinya menangis dari tadi.
"Apa yang saya harus lakukan sekarang? bagaimana kalau Rico sampai tau soal ini?. Bagaimana jika rico tau jika Stivenlah orang pertama yang sudah menikmati tubuhnya terlebih dahulu."
"Saya harus bagaimana? "
"Dasar laki - laki bejat."
"Brengsek. "ucap Rashel yang masih tidak bisapercaya dengan kejadian yang baru saja di alaminya.
***********
20 febwari 2022, hari pernikahan sheila dan Xavi.......
" Saya terima nikah dan kawinnya sheila lovania leonard binti Leonard dirgantara dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" xavier mengucapkan ikrar pernikahan dari satu tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi? "tanya penghulu pernikahan tersebut.
" Sah... Sah... Sah" ucap para keluarga xavi. Suara riuh dari para keluarga xavi memenuhi seisi ruangan.
Sheila dan xavi saling bertatapan, dengan pikiran mereka masing-masing.
"Sekarang tidak akan ada lagi orang yang bisa menindas saya dan mama, dengan begitu saya bisa membalas semua penghinaan mama tiri serta kakak tiri saya." batin Sheila.
"Saya tidak tau keputusan saya untuk menikahi kamu benar atau salah, yang saya terpenting sekarang saya sudah bertanggung jawab atas ke khilafan yang saya lakukan pada kamu." batin xavier.
Qania mengelus pundak sheila, "Cium tangan suami kamu sheila!" perintah qania, yang di angguki oleh sheila.
Sheila meraih tangan xavi kemudian menciumnya cukup lama, itu semua sheila lakukan agar semua orang menyangka jika ia dan xavi memang benar - benar saling mencintai.
__ADS_1
Selepas sheila mencium tangannya kini giliran xavi untuk mencium kening sheila. Xavi mendorong kepala sheila untuk mendekat ke arahnya.
Cup....
Satu kecupan hangat mendarat di kening sheila, yang mau tidak mau terpaksa harus di terima olehnya.
"Untuk saat ini saya biarkan kamu untuk menyentuh saya tapi nanti tidak akan saya biarkan. "batin sheila.
Setelah rangkaian ijab kabul selesai mereka pun melanjutkan dengan acara resepsi pernikahan. Pernikahan Xavier memang berkonsep one day party yang acara pernikahannya selesai dalam satu hari,sesuai permintaan sheila. Sheila sengaja meminta seperti itu karna ia tidak mau acara pernikahannya terlalu bermegah- megahan.
***********
Tok.....
Tok.....
Tok....
Tok....
Helen menggedor pintu rumah Rashel dengan sangat kencang.
"Rashel! "teriak helen sangat tergesa-gesa.
Ceklek..
Saat pintu rumah rashel terbuka helen langsung menarik tangan anaknya untuk segera ikut dengannya.
"Mama... Mama... Mama kenapa sih? "tanya Rashel yang tak mengerti apa maksud mamanya bersikap seperti ini.
Helen berhenti kemudian melihat Rashel dengan tatapan serius," Hari ini adalah hari pernikahan Sheila dan xavier, mama yakin pasti papa kamu ada di sana sekarang. "jelas helen.
" Pokoknya kita harus kesana dan mengacaukan acara itu, sheila dan xavier tidak boleh sampai menikah!" sambung helen.
'' Di sana pasti ada stiven,...... Ngga saya ngga mau ketemu dengan dia untuk saat ini." batin Rashel.Rashel masih belum sanggup untuk bertemu dengan Stiven pria bejat yang sudah menodainya. Apalagi di sana pasti juga ada rico sedikit salah bicara rahasianya dan stiven bisa terbongkar nantinya.
Rashel melepaskan pegangan tangan mamanya, "Percuma kita ke sana ma, kita ngga akan bisa masuk yang ada kita hanya akan mempermalukan diri kita sendiri." ucap Rashel.
"Kita bisa nerobos masuk Rashel!, biasanya kamu selalu mau bantu mama apalagi ini soal anak haram itu. "heran helen karna rashel terlihat seperti tidak ingin pergi dengannya.
__ADS_1
" Ma sekarang Status Rashel itu adalah istri dari Rico Arsenio, anak dari pengusaha sukses ma. Jadi Rashel harus bisa menjaga nama baik Rico juga nama baik keluarga mama tari." Rashel mencoba menjadikan statusnya sekarang untuk bisa menolak ajakan dari mamanya.
Helen terlihat sangat kecewa dengan Penolakan halus yanh di ucapkan oleh anaknya, dukungan - dukungan yang dulu sering ia dapatkan dari Rashel anak kesayangannya itu sekarang terasa hilang.
"Jadi kamu tidak mau ikut dengan mama? '' tanya Helen lagi.
" Maaf ma Rashel ngga bisa,"tolak rashel lagi, yang hendak kembali masuk kerumahnya namun tak jadi karna ada satu hal lagi yang ingin ia katakan pada mamanya.
" Sepertinya mama harus bisa mengurangi sikap mama yang anarkis seperti ini ma. Kalau mama mau hubungan mama dan papa bisa kembali membaik. "sambung rashel yang kemudian masuk kedalam rumahnya.
Sedangkan helen masih berdiri mematung di dekat mobilnya, ia tidak menyangka anak kesayangannya bisa berbicara seperti itu kepadanya.
*************
" Qania!" panggil leonard di saat acara pesta pernikahan Xavier dan sheila masih berlangsung.
Qania yang berada di kerumunan orangpun membalikkan badannya untuk melihat ke arah orang yang memanggilnya.
Leonard tersenyum ke arah qania, "Senang bisa melihat kamu kembali sembuh seperti ini."
"Maaf sepertinya hubungan kamu di sini hanya sebatas mantan suami dan ayah kandung dari sheila. Jadi kamu tidak perlu tau apapun keadaan saya, karna di antara kita sudah tidak punya hubungan apapun." sebenarnya qania tidak ingin bertemu dengan leonard tapi karna ini pernikahan anaknya mau tidak mau qania harus sedikit menurunkan egonya demi kebahagian sheila.
Dari atas pelaminan sheila melihat leonard dan mamanya sedang berbincang.
" Kenapa dia selalu mendekati mama sih. "geram sheila yang langsung turun dari pelaminan.
Sheila menarik tangan mamanya untuk menjauh dari leonard.
" Terima kasih atas kehadiran anda, tapi sepertinya untuk saat ini anda sudah tidak di perlukan lagi. Jadi lebih baik anda pergi dari acara pernikahan saya,sekarang!"usir sheila pada leonard.
" Tapi sheila...."
"Ayo ma temani sheila di sana! "ucap sheila yang langsung menarik mamanya untuk naik ke atas pelaminan tanpa mempedulikan ucapan leonard.
" Sebenci itu kamu dengan papa nak?" batin leonard yang merasa sangat sedih di perlakukan seperti ini oleh anak kandungnya sendiri.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung