Suamiku CEO Kaya

Suamiku CEO Kaya
Bab 67.Casandra?!


__ADS_3

" Francisco di temukan terbunuh karna perampokan yang terjadi di rumahnya. "seketika ponsel yang di pegang oleh seorang wanita jatuh dari genggamannya.


Air matanya langsung pecah begitu ia membaca berita tersebut. Kakinya langsung melemah, ia tak sanggup untuk berdiri. Wanita tersebut bersimpuh di atas lantai dengan tangis yang tersedu-sedu.


Seorang suster masuk keruangan wanita tersebut, suster tersebut langsung panik melihat wanita tersebut telah bersimpuh di atas lantai dalam keadaan menangis.


"Dokter casandra, dokter kenapa dok?" suster tersebut bertanya tentang apa yang terjadi pada perempuan yang bernama casandra tersebut.


Perempuan tersebut masih dalam keadaan sangat syok ia tidak manpu menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh suster tersebut.


Karna tidak ada jawaban dari dokter tersebut, Suster itupun menelfon para suster lain untuk membawa perempuan tersebut ke ruangan rawat untuk menenangkannya.


*************


"Sheila?.. Sheila kamu kenapa?"Xavier langsung meletakkan piring nasi goreng tersebut karna melihat sheila yang panik seperti inj. Sepertinya sheila menerima kabar buruk dari temannya.


Sheila memantikan telfon dari mita dan langsung mencari berita tebtang kematian frans.


" Hah..." sheila menutup mulutnya tak percaya dengan berita yang ia lihat saat ini. Apa yang di katakan mita benar adaya, fras terbunuh karna perampokan yang terjadi di rumahnya.


Xavi memegang kedua bahu sheila, "Sheila ada apa?" tanya xavi sangat penasaran dengan apa yang terjadi.


"Pak frans bos saya di bar meninggal. "jawab sheila.


Xavier mengambil ponsel sheila dan melihat berita kematian frans yang saat ini sedang viral.


" Saya ngga nyaka dia meninggal dengan cara tragis seperti ini." ucap sheila masih tidak menyangka dengan kematian frans.


" Dia orang yang baik, dia selalu bantu saya di saat saya sedang ke susahan. Dia bos yang paling mengerti pada kariawannya. "


"Saya bener-bener ngga gerti kenapa orang sebaik pak frans di bunuh seperti ini. "


Xavier memeluk sheila,yang terlihat sangat sedih dengan kematian bosnya itu. "itulah yang di namakan takdir kita ngga ada yang tau, Bahkan orang baik sekalipun." ucap xavier menenangkan sheila.


*************


"Stiven. "


"Ini aku Casandra. "


"Aku mau minta tolong untuk jemput aku ke bandara jam dua sore ini. Kamu bisakan? "


Casandra mengirimkan pesan tersebut pada stiven saat ia sedang menunggu keberangkatan pesawatnya untuk ke Indonesia.


Ting.. Ting


Stiven yang masih tertidur pulas terganggu dengan semua notif dari ponselnya itu.


Stiven mengeliat dan meraba-raba di mana keberadaan ponselnya dengan mata yang masih terpejam.


"Siapa sih pagi - pagi gini udah ganggu. "kesal stiven ketika mendapatkan ponselnya.


Stiven membuka notif chet tersebut. Sebuah nomor tak di kenal masuk ke ponselnya.


"Stiven. "

__ADS_1


"Ini aku Casandra. "


"Aku mau minta tolong untuk jemput aku ke bandara jam dua sore ini. Kamu bisakan? "


Stiven langsung duduk ketika selesai membaca chet tersebut.


"Casandra? "kaget stiven yang masih tidak menyangka jika casandra kembali ke indonesia.


Dengan cepat stiven membalas pesn tersebut.


" Iya aku bisa, aku bakal jeput kamu ke bandara nanti." balas stiven tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.


" Casandra.... Akirnya saya bisa ketemu dengan dia lagi. "ucap stiven tersenyum bahagia dengan kabar yang ia terima saat ini.


" Kembalinya casandra bisa saya manfaatkan untuk merusak hubungan xavi dan sheila."


" Jika Rico tidak bisa membuat xavier cemburu mungkin dengan hadirnya casandra bisa membuat sheila cemburu. "


Stiven masih memperhatikan chet dari casandra, "kamu datang di saat yang tepat ra." ucap stiven.


Casandra adalah adik kelas stiven waktu ia di SMA dulu, satu - satunya wanita yang berani melawannya. Bahkan sandra juga satu - satunya wanita yang membuat hubungannya dan xavi dulu sempat akur.


Dulu kemana-mana mereka selalu bertiga, mereka terlihat seperti saudara yang tidak akan pernah terpisahkan. Sandra yang mampu mencairkan suasana antara Stiven dan xavier yang selalu ribut karna hal yang menurutnya tidak patut untuk di ributkan.


Diam - diam stiven menyimpan rasa pada sandra, sifat ceria dan pemberani Sandra membuat Stiven jatuh cinta dengannya. Stiven menyatakan cintanya di rooftop saat semua murid telah pulang.


"En kita mau kemana sih?" Stiven langsung mengajak sandra untuk ikut dengannya ketika jam sekolah usai.


"Udahlah ra kamu ikut aja! "ucap stiven menyuruh sandra untuk tidak banyak protes.


" Awas ya kalau kamu berani macem - macem!" ancam Sandra.


Sandra tertawa," Oh iya iya, aku lupa. "jawab sandra sembari tertawa.


" Tapi awas aja ya kalau kamu berani macem-macem, aku bakal patahin tangan kamu lagi!" ancam sandra dengan sorot mata menusuk.


Memang dulu sandra menggunakn jurus karatenya pada stiven karna berbicara kurang hajar kepadanya. Namun siapa sangka kejadian itu malah membuat mereka berdua menjadi dekat sampai seperti sekarang ini.


" Ngga ra, ngga percayaan banget sih jadi orang. "jawab stiven terus menarik tangan sandra sembari menaiki tangga.


" En ini kita ke rooftop?" tanya sandra lagi.


" Iya aku mau nunjukin sesutu ke kamu?"


" Mau nunjukin apa?" tanya sandra penasaran.


" ada deh. '' ucap stiven tau mau memberi tahu.


Sesampainya di pintu rooftop stiven menyuruh sandra untuk berhenti.


" Biar makin penasaran, aku harus nutup mata kamu." Stiven menutap mata sandra menggunakan sapu tangan yang sudah ia sediakan.


" Kejutan apa sih,? "tanya sandra yang semakin penasaran dengan semua perlakuan stiven kepadanya.


" Sesuatu yang indah yang aku jamin kamu pasti akan suka." jawab stiven sambil mengikat sapu tangan tersebut.

__ADS_1


Stiven membuka pintu rooftop tersebut dan menuntun sandra untuk berjalan menuju Rooftop.


"Oke.... Stop! "ucap stiven saat mereka berdua telah berada di tengah - tengah rooftop.


Stiven membuka ikatan mata sandra," Gimana kamu suka? "tanya stiven.


Sheila melihat sekeliling rooftop yang telah di hias oleh stiven seindah mungkin. Ia tidak tau kapan stiven menyiapkan ini semua untuknya. Semua balaon berwarna pink dan putih di padu menjadi indah. Di tambah lagi dengan rangkaian - rangkai an mawar merah yang menambah kesan cantik di sana.


"En.... Ini bangus banget"ucap sandra yang sangat terharu melihat kejutan yang di persiapkan oleh stiven itu.


Stiven berlutut di hadapan sandra dengan memegang sekuntum mawar merah besar di tangannya.


" En... Kamu ngapain?" fanya sandra melihat stiven yang berlutut di hadapannya.


"Ra izinnin aku untuk bicara jujur sama kamu tentang perasaan aku selama ini ke kamu. "


"Jujur kamu adalah satu - satunya wanita yang merebah semua sifat buruk aku. Kamu satu - satunya wanita yang bikin hubungan aku dan xavi jadi akur."


"Kamu bagaikan malaikat ra di hidup aku. Malaikan cantik yang di utus tuhan untuk merubah aku menjadi pria yang baik. "


"Kamu wanita yang selama ini aku cari ra. Wanita yang selalu sabar menghadapi semua prilaku buruk aku. Wanita yang tahan dengan semua bentakan dan ucapan kasar aku."


Jujur tanpa aku sadari aku jatuh cinta sama kamu ra.


Aku ngga pernah ngerasaan perasaan ini selain sama kamu.


Dengan kamu aku bahagia, dengan kamu aku berasa di anggap. Kamu membuat hidup aku berwarna ra"


"Ra aku cinta sama kamu, kamu maukan jadi pacar aku? ." Stiven menatap Sandra dengan penuh harap.


Sandra mengambil sekuntum bunga mawar besar tersebut dari tangan stiven.stiven tersenyum lebar akan itu, ia yakin pasti Sandra juga menyukainya.


Sandra tersenyum pada Stiven," Makasi atas semua kejutan yang kamu berikan ini sama aku. Aku senang, kamu mendekor tempat ini dengan sangat indah."


"Makasi juga karna kamu udah suka dan Cinta sama aku. "


Sandra menatap mata stiven, "Tapi en..... Aku ngga bisa bales perasaan kamu." ucap sandra.


Sandra memegang pipi Stiven "Aku ngga bisa cinta sama kamu en, karna selama ini aku cuma ngangep kamu sebagai kakak aku."


Stiven memegang tangan sandra yang berada di pipinya, "Kenapa ngga bisa ra, ini cuma persoalan waktu. Aku takin kamu bisa mencintai aku kalau kita mencoba hubungan ini." ucap stiven yang tidak bisa menerima penolakan dari sandra.


Sandra menggeleng, sandra menempelkan keningnya di kening stiven. "Maaf en aku ngga bisa. Cinta ngga bisa di paksa en. Kalau kita tetep ngejalin hubungan ini kita ngga akan bahagia. Kita cuma bakal menyakitibdiri kita masih - masing!"


"Jadi aku mohon jangan paksa aku buat pura-pura cinta sama kamu. Jangan buat aku sebagai seorang pembohong." ucap sandra penuh permohonan pada stiven.


"Dan aku harap hubungan persahabatan kita ngga hancur cuma gara - gara ini! "sambung sandra.


Stiven mengingat kejadian lima tahun yang lalu di mana dirinya di tolak oleh sandra. Wanita yang ia sangat cintai bahkan sampai sekarang.


" Coba saja kamu ngga nolak aku waktu itu ra pasti saat ini kita sudah menikah. "gumam stiven yang kemudian berdiri untuk bersih - bersih dan berangkat untuk menjemput sandra.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2