Suamiku CEO Kaya

Suamiku CEO Kaya
Bab 93.Teror di mulai.


__ADS_3

Parr..


Gelas yang di pegang oleh qania pecah, semua pecahannya berserakan di dalam kamarnya. Air yang ada di dalam gelaspun juga tumpah hingga membasahi lantai kamar.


Air mata qania jatuh begitu melihat tulisan yang ada di kaca riasnya.


SAYA TIDAK AKAN MEMBIARKAN KAMU DAN ANAK KAMU BAHAGIA, TUNGGU DAN LIHAT KEHANCURAN KAMU DAN ANAKMU!!!


Qania tidak mau ada orang lain yang melihat ancaman yang tidak tau siapa yang telah menulis itu di kaca riasnya. Bagimana orang itu masuk dan bagaimana bisa ia melewati para penjaga yang berjaga di luar.


Brak..


Air yang bergenang di lantai membuat qania tergelincir dan jatuh ke lantai.


"Aaaakkkhh.. "pekik qarina memegang luka bekas jahitan transplantasi ginjalnya.


" Aaaakkk.." rintih qania melihat tangannya yang telah berlumur darah.


" RATIH!.... aaakkh... RATIH. "pekik qania sekuat tenaga yang ia punga.


Mendengar namanya di panggil ratihpun dengan segera berlari menuju kamar qania.


Ceklek.


" IBUK." ucap ratih melihat qania yang telah tergeletak tak sadarkan diri di atas lantai kamarnya dengan pecahan gelas serta air yang berserakan.


Ratih melihat ke arah kaca rias qania. Sebelum menyelamatkan qania ratih menghapus tulisan yang ada di kaca rias tersebut lebuh dulu.setelah bersih ratihpun berteriak memanggil dua penjaga yang berjaga di deoan.


Pak!! "panggil ratih memanggil dua oenjaga itu dari jendela kamar qania.


Tolong pak, ibuk jatuh!" ucap ratih saat penjaga tersebut melihat ke arahnya.


Mendengar itu dua penjaga itupun langsung berlari masuk kedalam rumah.


Ibuk... Ibuk! "ucap ratih memangku kepala qania dan berusaha menyadarkannya.


Ratih melihat tetesan darah yang keluar dari bekas luka jahitan operasi qania.


" Darah?" ratih menjadi panik dan kembali memanggil - manggil nama qania.


Dua penjaga itu datang dan langsung mengangkat tubuh qania untuk segera di bawa ke rumah sakit.


*************


Sheila telah sampai di restoran tempat xavi dan dirinya akan dinner untuk merayakan hubungan suami istri mereka.


Sheila memperbaiki rambut serta pakaiannya di toilet sebelum pergi kemeja pesanan untuk menunggu xavi.

__ADS_1


Sheila tersenyum menatap wajahnya yang sangat cantik dengan penampilan yang sangat perfek malam ini. Sheila sudah tidak sabar ingin bertemu dengan xavi dan membuka lembaran baru bersamanya.


" Oke, walaupun saya belum yakin jika yang saya rasakan ini cinta tapu ini cukup membuat saya bahagia.''


Sheila mengelus perutnya, "semoga kamu juga bahagia ya sayang." ucap sheila yang kemudian keluar dari toilet.


Senyum di wajah sheila tak lepas dari wajahnya, ia tidak tau kenap ia sampai sebahagia ini sekarang padahal ini hanya acara diner biasa yang ia lakukan dengan xavi tapi menjadi sangat iatimewa hanya karna xavi telah mengungkapkan perasaannya kemarin kepadanya.


Sheila melihat ke arah meja yang ternyata sudah ada xavi duduk di sana.


"Di lihat dari jauh seperti ini membuatnya semakin tampan apalagi dengn semua perubahan sikapnya. Membuat dia terlihat sebagai pangeran impian yang sudah saya rindukan sejak lama. "batin sheila yang kemudian melangkah perlahan menuju kuri xavi.


Drrrttt... Drtttt


Casandra is call


Sndra." ucap xavi yang kemudian menganggkat telfinnya.


Halo ca


Er, aku udah nemuin oetunjuk soal kematinnya frans. Sekarang aku butuh bantuan kamu untuk ngelakuin tindakan selanjutnya.


Kamu bisa kesinikan er.


Maaf ca aku lagi..


Aku butuh kamu sekarang, tolong sekali ini aja aku ngga tau harus minta tolong sama siapa lagi selain kamu er.


Mendengar sandra yang memohon - mohon seperti ini membuat xavi menjadi tidak enak untuk menolaknya tapi di sisi lain ia juga punya janjibdengan sheila malam ini bahkan tempat serta semua makannya sudah siap. Sekarang ia hanya menunggu kehadiran sheila yang mungkin sebentar lagi akan sampai di restoran ini.


Er.. Aku hiks... Hiks. "terdengar jika sndra saat sedang menangis membuat xavi semakin hawatir dengan kondisi sandra.


Ca kamu kenapa nangis, kamu baik baik ajakan.


Aku ngga lagi baik - baik aja er aku butuh kamu tolong kamu ke sini sekarang ada bukti yang sedang aku pegang tentang kematian frans.


Rekaman vidio perampok itu,... Hiks... Hiks.


Ca


"Pliase er"


"Yaudah aku akan kesana sekarang! "ucap xavi menyerah, ia sngat menghawatirkan sandra ia tidak bisa tinggal diam dan menikmati waktunya dengan sheila dalam leadaan seperti ini. Masalah sheila mungkin nanti ia akan mengabri untuk meminta maaf dan memohon pengertian dari sheila.


Xavi berdiri kemudian berlari dengan sangat tergesa - gesa sebwlum ia menyampaikan sesuatu pada seorang pelayan yang berdiri tidak jauh dari meja tempatnya memesan makanan.


Pelayan itu mengangguk, dan setelah itu xavi berjalan dengan sangat cepat keluar dari restoran. Bahkan Panggilan sheilapun tidak ia dengarkan.

__ADS_1


"Xavi! "teriak sheila melihat xavier yang berlari keluar restoran.


Pelayan yang berbicara dengan xavi tadi langsung menghampiri sheila saat sheila hendak mengejar xavi.


Maaf nona, apa nona yang namanya sheila istri dari tuan muda xavi? Tanya pelayan tersebut yang di angguki oleh sheila.


"Apa yang di katakan suami saya? '' tanya sheila karna ia melihat xavi berbicara dengan oelayan itu tadi.


"Tuan muda bilang jika ia harus pergi karna ada urusan mendadak, tuan muda menyuruh nona untuk pulang saja karna ia tidak mungkin bisa kembali! "


Sheila mengangguk, "terima kasih."


"Sama - sama nona. "ucap pelayan tersebut kemudian kembali kepada pekerjaannya.


Baru kemarin kamu mengungkapkan perasaan kamu pada saya tapi sekarang apa? Kamu membatalkan acara spesial yang sudah kamu buat sendiri demi urusan yang saya sendiri tidak tau apakah itu benar - benar penting atau tidak "batin sheila yang merasa sangat sedih, ia merasa di patahkan oleh harapannya sendiri. Sakit dan sulit untuk ia ungkapkan.


" Sheila." daniel datang dan menghampiri sheila yang saat ini sedang berdiri di dekat mej dinner nya dengan xavi sambil diam, menangis.


Sheila menghapus air matanya lalu melihat ke arah daniel.


"Daniel?kenapa kamu bisa di sini "ucap sheila menatap dengan tatapan penuh tanya.


" Saya di perintahkan oleh tuan muda untuk mengatarkan kamu pulang karna tuan muda sedang ada urusan."


" urusan apa? Apa ini ada sangkut pautnya dengan sandra? "


" Maaf sheila saya tidak tau tuan muda hanya mengatakan itu pada saya. Ayo kita pulang! "ucap daniel yang terpaksa harus di turuti oleh sheila.


***********


Di sepanjng perjalanan pulang air mata sheila tidak henti - hentinya menetes, ia tidak tau kenapa padahal ia sudah mencoba untuk menghentikannya tapi rasa sesak di dadanya terus mmbut air matanya menetes bahkan otaknya pun tidak mampu untuk menghentikannya.


Drrrrttt.... Drrrttt... Ddddrrr


Bik ratih is call.


Sheila mengerutkan keningnya melihat art rumah mamanya menelfonnya malam - malam seperti ini.


"Halo bik? "uacap sheila saat ia mengangkat telfon dari art mamanya.


" Ada kabar buruk non, ibuk jatuh di kamarnya dan sekarang sedang ada di rumah sakit."


" Mama jatuh, kenapa bisa bik?" sheila menggeleng saat pertanyaan itu terlontar di mulutnya. Sheila sadr bukan itu yang harys ia tanyakn sekarang.


" Saya akan segera ke sana sekarang bik!" ucap sheila dengan paniknya.


"kita harus ke rumah sakit sekarang!" ucap sheila pada daniel.

__ADS_1


"Daniel langsung memutar mobilnya dan bergegas melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


__ADS_2