
Brak.
Rashel menghempas pintu rumah mamanya dengan sangat keras, perasaan marah serta sakit hati terlihat jelas di wajah Rashel.
Mendengar hempasan tersebut Helen langsung keluar dan melihat anaknya sedang marah - marah di dekat ruang tamu.
"Rashel.... Kamu kenapa sayang? "tanya helen langsung bergegas menuju anaknya.
" Ini semua gara-gara anak haram itu ma." rashel menepis air matanya.
" Anak haram itu sudah terang-terangan menggoda Rico di depan aku ma." jelas Rashel.
" Kamu bertemu dengan dia di mana? "tanya helen.
" Aku bertemu dengan dia di restoran tempat Rico dan papa meeting ma." Rashelpun menceritakan semua yang terjadi di sana sampai bagaimana ia bisa sangat marah dengan Sheila.
******************
" Kamu kenapa bisa ada di sini er?" tanya Casandra yang sedang duduk di dalam ruang rawat. Ya ruang rawat, hidung sandra mengeluarlan darah akibat benturan yang sangat keras yang di sebabkan oleh xavi.
Xavi sangat hawatir tadi, ia langsung menggendong casandra kedalam ruangan rawat saat ia melihat hidung casandra berdarah akibat dirinya yang tidak berhati - hati.
"Harusnya saya yang tanya, kenapa kamu bisa ada di rumah sakit keluarga saya? "ucap xavi sembari membawakan tisu yang sudah ia basahi untuk membersihkan darah yang masih tersisa di hidung Sandra.
" Apa?" kejut sandra sandra, ia tidak tau sama sekali jika rumah dakit tempat ia akan bekerja ternyata adalah rumah sakit keluarga xavi.
Xavi mulai membersihkan secara perlahan darah yang ada di hidung sandra. Sedangkan sandra masih larut dalam keterkejutan serta pemikirannya.
Xavi sangat telaten membersihkan darah juga memar di hidung Sandra. Karna salahnya sandra jadi seperti ini sekarang.
"Kenapa kamu harus pindah ke jakarta dan kembali masuk kedalam kehidupan aku lagi? "tanya xavi menatap sandra.
Sandra membalas tatapan xavi" Ada hal penting yang harus aku selesaikan di sini. "
" Hal apa?" tanya xavi, xavi meletakkan tisu yang ada di tangannya kedalam wadah yang ia bawa bersamaan dengan tisu tadi." Atau jangan - jangan kamu dan stiven akan segera menikah makannya kamu kembali ke jakarta dan stay di sini. "tebak xavi.
Sandra memegang tangan xavi yang hendak pergi," Aku dan stiven tidak ada hubungan apa - apa er. "
"Itu sekarangkan tapi dulu? "sindir xavi melepas pegangan tangan Sandra.
Sandra menggeleng," Xavier Alexander ....! "panggil sandra yang menghentikan langkah xavi. Baru kali ini xavi mendengar sandra memanggilnya dengan nama lengkapnya sepeeti itu.
__ADS_1
Xavi berbalik karna ia merasa jika ada pembicaraan serius yang akan sandra katakan.
" Kamu belum buka kotak pemberian aku kan? "
"Untuk apa, saya buka atau tidak kotak yang kamu kasih itu tidak akan merubah keadaan? "
Sandra benar-benar tidak menyangka xavi berubah sedrastis ini kepadanya.
"Saya rasa tidak ada hal yang oerlu kita bicarakan lagi. Kalau begitu saya pergi, maaf atas ketidak hati - hatian saya tadi." ucap xavi sebelum ia pergi.
"XAVIER.... AKU CINTA DAN SAYANG SAMA KAMU! "pekik sandra yang sudah sangat geram dengan keadaannya dan xavi selama ini.
" AKU JATUH CINTA DENGAN KAMU DARI KITA SMA DAN SAMPAI SEKARANG!"
" Sampai sekarang er.... Sampai sekarang cinta aku ke kamu masih sama. '' ucap sandra dengan penuh ketulusan.
Xavi berbalik menatap mata Casandra," Kamu pembohong besar ca. "ucap xavi.
" Kalau kamu cinta dengan saya tidak mungkin kamu akan menerima cinta stiven waktu itu." ucap xavi
" Jadi ini alasan kamu bersikap dingin dengan aku selama ini? "
" Kamu salah paham er."
" Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri jika kamu menerima bunga dari stiven dengan wajah yang sangat senang. Dan kamu masih bilang itu salah paham? "xavi menggeleng," Saya tidak bodoh ca. "
Sandra turun dari brangkarnya dan berjalan menuju xavi," apa kamu yakin dengan apa yang kamu lihat? Apa kamu mendengar sendiri jika aku bilang aku cinta dengan stiven waktu itu? "tanya sandra yang membuat xavi bimbang.
" Enggakan Er?" tanya sandra lagi. "Aku memang menerima bunga dari stiven tapi tidak dengan hatinya. Stiven sudah aku anggap sebagai kakak aku sendiri er, aku tidak punya perasaan apa - apa dengan dia karna orang yang aku cintai itu kamu."
Melihat ketulusan dari mata sandra membuat xavi tidak tega, xavi merasa jika apa yang di katakan sandra itu benar.
Xavi menghela nafas dalam kemudian memeluk sandra. Jujur saja sampai sekarang xavi juga masih mencintai sandra. Melihat sandra yang ada di sisinya membuatnya merasa sangat bahagia namun sayangnya keadaan sudah tidak seperti dulu lagi. Biarpun ia tau jika sandra mrncintainya ia tidak akan bisa membalas itu karna statusnya saat ini adalah suami sah dari sheila lovania leonard.
***************
"Jadi apa rencana kita kali ini sayang? "tanya Helen setelah mendengar semua cerita anaknya.
Kamu ngga sedang merencanakan hal kriminalkan shel? Mama ngga akan ikut jika kamu menggunakan cara kriminal. Mama ngga mau masuk penjara dan berurusan dengan keluarga alexsander.
" Kamu taukan jika kita main kekerasan banyak yang akan membela anak haram itu nantinya.Dan sudah pasti kita akan kalah dan di jebloskan kedalam penjara. "
__ADS_1
"Ngga.. Ngga... Ngga mama ngga mau kalau kamu ataupun mama masuk penjara. "ucap Helen, membayangkannya saja ia sudah sangat takut.
" Ngga ma, mama tenang saja anak mama yang cantik ini sudah merencanakan pembalasan yang tepat untuk anak haram itu.
" Apa rencana kamu shel?"
"Image ma, kita buat nama sheila jelek di mata keluarga alexsander."
"Tapi bagaimana caranya? "tanya helen.
Rashel tersenyum sinis ke arah mamanya. Rashelpun menjelaskan semua rencana briliannya pada Helen.
" kamu sangat pintar sayang. "puji helen setelah mendengar semua rencana Rashel." mama yakin rencana kita akan berjalan dengan lancar.cucap helen sembari tersenyum ke arah anaknya.
"Anak haram itu akan hancur, dia akan di tendang dari keluarga alexsander. Ngga akan ada pawer lagi buat dia."
"Iya sayang. "
*****************
Sandra melamunkan semua perlakuan xavier kepadanya tadi siang.
" Kenapa kamu tidak menjawab apapun setelah aku menyatakan perasaan aku ke kamu er?"
" Apa dugaan aku selama ini salah, kamu memang tidak pernah mencintai aku? "
"Tapi jika kamu tidak punya perasaan dengan aku kenapa kamu marah saat stiven menyatakan perasaannya pada aku dulu? "
"Tapi memang seharusnya seperti ini, mau bagaimanapun aku juga tidak mau merusak rumah tangga kamu er."
"Aku akan bahagia jika melihat kamu bahagia bersama sheila, perempuan yang sangat berutung bisa menikah dengan kamu. "
Casandra menenggelamkan wajahnya kedalam selimut, pemikirannya terhadap xavier membuatnya lupa dengan tujuannya datang ke Indonesia.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1