Suamiku Pria Tulen

Suamiku Pria Tulen
Novel Baru "Wanita Pilihan CEO 2"


__ADS_3

Selamat malam, terima kasih sudah membaca kisah pria-pria Tulen di novel Suamiku Pria Tulen. Sekarang Sept mau promo nih, semoga ada yang mau baca juga. Hehehe


Berikut cuplikan Bab pertama.


Seorang wanita berjalan sempoyongan menuju salah satu bilik toilet di sebuah hotel bintang lima yang megah. Alexa Hutama, sang anak haram dari keluarga Hutama yang kehadirannya sangat tidak dianggap. Alexa bagai aib, seperti noda. Kehadirannya hanya merusak citra keluarga.


Gadis yang kelahirannya tidak diharapkan sama sekali itu, kini sudah beranjak dewasa. Ia tumbuh dan memiliki paras yang sangat menawan. Cantik dan memiliki daya tarik tersendiri. Tapi, sekarang gadis itu malah berjalan sambil tertatih, hampir saja ia jatuh terjerembab ke lantai kalau tidak berpegang pada dinding di sebelahnya. Akhirnya, setelah susah payah berjalan. Ia pun sampai di dalam salah satu bilik.


Ingin menenangkan diri sejenak, Alexa memilih duduk di atas closet yang masih tertutup. Ia memijit pelipisnya, kepalanya pusing, perutnya mual seperti diaduk-aduk.


"Sial!" Gadis itu memaki dan merutuk, sorot matanya menatap tajam ke depan. Alexa bangkit, ia berpegang pada apa saja yang bisa ia buat tumpuan. Kemudian melihat pantulan dirinya dengan rasa benci yang dalam. Alexa menatap cermin seperti musuh.


Tangannya menyalahkan keran air, membiarkan wajahnya basah sempurna. Ia harus segera mendapatkan kesadarannya lagi. Sembari membasuh wajah, kembali ia merutuk kesal.


"Argggh!"


Bibirnya yang merah menggoda perlahan terangkat, Alexa kemudian tersenyum kecut. Menyadari ia sedang dijebak, untung saja ia bisa menghindar. Namun, tubuhnya masih terasa amat lemas. Entah apa yang dimasukkan ke dalam minuman yang sudah ia minum beberapa saat lalu.


Tap tap tap


Tiba-tiba terdengar derap langkah yang semakin mendekat, Alexa menajamkan telinga, kemudian bersikap siaga. Takut bila orang yang sudah menjebak dirinya yang datang.

__ADS_1


Klek


"Astaga!" Alexa yang masih merasa pusing, memegangi dadanya. Ia terhenyak menatap siapa yang datang. Jantungnya hampir lepas karena was-was yang berlebihan.


"Kamu nggak apa-apa?" Jessy mendekat. Teman baiknya itu merasa khawatir dengan kondisi Alexa. Ia berjalan ke arah Alexa yang nampak kacau tersebut.


"Oles ini," Jessy mengulurkan sebotol minyak. Berharap akan bisa meredakan rasa tak nyaman pada temannya itu. Jessy sepertinya bisa menebak, kalau Alexa sudah dijebak.


"Terima kasih," ucap Alexa kemudian mengoles benda itu pada perut dan pelipisnya.


"Aku bilang juga apa, terlalu beresiko datang ke tempat seperti ini."


"It's okay! Aku nggak apa-apa, kamu gak usah khawatir," ucap Alexa yang melihat penyesalan pada wajah teman baiknya itu. Bagaimana pun juga ini tidak ada kaitannya dengan Jessy. Anggap saja ia sedang kena apes, ketemu pria hidung belang yang mau menjebak dan menyeret dirinya ke ranjang.


"Kamu balik aja, aku beneran udah nggak apa-apa." Alexa menepis tangan Jessy yang memegangi tubuhnya.


Jessy nampak ragu. Namun, ia juga memiliki sesuatu yang harus ia kerjakan.


"Beneran kamu nggak apa-apa kalau aku tinggal?"


"Hemm!" Alexa mengangguk, yang artinya tidak masalah ia ditinggal sendirian.

__ADS_1


"Beneran, aku tak apa," tambah Alexa yang menangkap mimik penuh ragu Jessy.


Karena Alexa memaksa, akhirnya Jessy pun memutuskan keluar. "Hati-hati ya,"


Setelah mengatakan itu, Jessy bangkit. Gadis itu keluar dari bilik. Tapi, apa yang terjadi. Baru melangkah, ia malah dikejutkan dengan kehadiran sosok yang menakutkan.


"Gawat! Kalau sampai Austin tahu, mati aku!" batin Jessy melihat kekasih Alexa yang mendekat ke arahnya.


Dengan tatapan dingin dan mencekam, Austin berjalan melewati Jessy. Sepertinya ia tidak akan membiarkan Jessy. Tapi, ada yang lebih penting. Ia harus mengurus Alexa terlebih dahulu.


"Aduh ... bakal ada perang!" pikir Jessy, ingin melarikan diri. Begitu Austin memeriksa tiap bilik, buru-buru Jessy kabur.


Klek


Alexa muncul dari balik pintu dengan manik mata yang menajam .........



Jangan lupa pencet tombol love/favorite ya. Terima kasih.


__ADS_1


Siap crazy up??? Hihihih


__ADS_2