SUPIR KU SEORANG MAFIA

SUPIR KU SEORANG MAFIA
Galaunya Seorang Billy


__ADS_3

Brasil pukul 20:00, Billy dengan tatapan sendu memainkan gitar di balkon rumahnya sembari menyanyikan lagu milik salah satu Band yang hits di tahun 2000 yaitu Roullete. Ternyata Billy sama Othor sama-sama penggemar Band itu.😜😜😜😜


🎀🎼🎸


Awalnya kutak mengerti apa yang sedang kurasakan


Segalanya berubah dan rasa rindu itu pun ada


Sejak kau hadir disetiap malam ditidurku


Aku tahu sesuatu sedang terjadi padaku


Sudah sekian lama kualami pedih putus cinta


Dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa asmara


Dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku


Kau berbeda dari yang kukira


Aku jatuh cinta kepada dirinya


Sungguh-sungguh cinta


Oh apa adanya


Tak pernah kuragu


Namun tetap selalu menunggu


Sungguh aku


Jatuh cinta kepadanya


Coba-coba dengarkan apa yang ingin aku katakan


Yang selama ini sungguh telah lama terpendam


Aku tak percaya membuatku tak berdaya


Tuk ungkapkan apa yang kurasa


Aku jatuh cinta kepada dirinya


Sungguh-sungguh cinta


Oh apa adanya


Tak pernah kuragu


Namun tetap selalu menunggu


Sungguh aku


Jatuh cinta kepadanya


Kadang aku cemburu


Kadang aku gelisah


Seringnya ku tak mampu lalui hariku


Tak dapat kupungkiri

__ADS_1


Hatiku yang terdalam


Betapa aku jatuh cinta kepadanya


Aku jatuh cinta kepada dirinya


Sungguh-sungguh cinta


Oh apa adanya


Tak pernah kuragu


Namun tetap selalu menunggu


Sungguh aku


Jatuh cinta kepadanya.


Ingatanny pada sosok Vivid selalu menghantuinya.


"Hei Brother kau belum tidur rupanya?" tanya Fablo sepupunya.


"Ku belum merasakan kantuk" jawabnya.


"Kenapa wajahmu kusut sekali?" tanya Fablo.


"Aku sedang merindukan seseorang" jawabnya lesu.


"Aku tahu obatnya!" ucap Fablo.


"Apa?" tanyanya.


"Club malam obatnya. Kau bisa meniduri semua wanita disana sampai sp*rm@ mu kering" ucap Fablo tertawa terbahak-bahak.


"Sialan kau. Aku sudah tak main j@l@ng lagi sekarang. Aku sedang memperjuangkan seorang gadis di Indonesia" jawabnya tegas.


"Aku akan menikahinya jika urusan ku sudah selesai" ucapnya.


"Jadi kau mau kembali lagi ke negara ibumu?" tanya Fablo sedih.


Fablo adalah sepupu sekaligus teman kecilnya Billy sewaktu mereka sama-sama tinggal di Brasil. Ketika umur lima belas tahun, Billy dan orang tuanya memutuskan untuk pindah ke Indonesia karena bisnis di negara itu tidak bisa di wakilkan oleh orang lain, hingga suatu tragedi menimpa keluarganya. Pamannya sekaligus adik dari ibu Billy yang bernama Sambodo Aditama membantai orang tua dan ke dua adik Billy dengan brutal hanya karena merasa iri dan dengki dengan menggunakan senjata api. Beruntung saat itu Billy bisa selamat karena lari dan memanjat genting rumahnya. Di umur dua puluh tahun rasa benci itu semakin besar, dia kemudian bergabung dengan mafia Bikini Bottom untuk membantunya balas dendam pada pamannya beserta anak istrinya.


"Apa wanita itu anak dari CEO di negara mu atau pewaris tunggal tahta perusahaan orang tuanya? Apa wanita itu seorang selebritis?" taanya Fablo.


"Dia seorang pembantu" ucap Billy tanpa sungkan mengatakan itu membuat seketika Fablo tertawa terbahak-bahak dan langsung mencibirnya.


"Apa kau sudah kehabisan stok wanita berkelas, hah? Wanita Lux, wanita Selebritis! Ayolah hancur reputasimu brother" Fablo tak percaya jika Billy sang flayboy akan menjatuhkan hatinya pada seorang pembantu.


"Apa yang salah dengan pilihan hatiku? Asal kau tahu, cinta itu tidak bersyarat yang terpenting kita nyaman menjalankannya. Wanita berkelas hanya mau uangku saja" tandas Billy.


"Bukannya wanita miskin yang mau uang? Wanita kaya sudah tak perlu uang" ucap Fablo dengan entengnya.


"Apa kau tau Dennis Natasya yang artis itu?" tanya Billy.


"Ya aku tahu dari televisi. Serial telenovela yang dia bintangi sukses besar" jawab Fablo.


"Apa dia wanita miskin?" tanya Billy sekali lagi.


"Kurasa tidak! Tercatat dia punya Mansion, panthouse, dan jangan lupakan beberapa buah kapal pesiar, pesawat pribadi dan pulau pribadinya. Ukhh wanita itu sangat crazy rich sekali" ungkap Fablo.


"Mungkin kau akan terkejut setelah ku mengatakan nya, Waktu musim panas tahun lalu ku ke Mexico untuk berlibur, dan aku bertemu dengan dia di sebuah kapal pesiar, Dia dengan beraninya menghampiriku dan menawarkan dirinya untuk ku tiduri. Aku menyanggupinya dan ku bayar dengan harga sangat tinggi padanya. Seperti mendapat jackpot ternyata dia masih perawan dan aku orang pertama yang mengambilnya. Kami bercinta hingga jam dua malam saat itu. Ketika ku bertanya kenapa dia menjual tubuhnya, dia dengan entengnya menjawab: (Karena aku masih butuh uang dan ku lihat kau sepertinya banyak uang! Dan terimakasih aku? sangat suka stamina mu yang luar biasa)" ucap Billy sembari membayangkan aksi panas mereka dahulu.


Dia ingat waat wanita itu menjerit, meronta dan melenguh di bawah kungkungan badan kekar berorot Billy. Tanpa rasa ampun, dia terus menempa gadis di bawahnya sampai punggungnya penuh luka cakar bekas wanita itu.

__ADS_1


Fablo sampai ternganga mendengar ucapan Billy.


"Kau tidak bercanda?" tanya nya dengan raut wajah membagongkan.


"Untuk apa ku bercanda?" tanya nya.


"Maka dari itu, sekarang aku ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengan wanita. Nama nya Vivid, dia seorang pembantu di rumah teman ku. Wajahnya hitam manis badannya mungil! Aku mencintainya sejak pertama kami bertemu" ucapnya dengan senyuman mengembang.


"Kau yakin dengan wanita itu? Bagaimana jika kakek tahu kau mencintai wanita rendahan?" tanya Fablo.


"Tak masalah! Jika kakek menolak aku takan ke mari lagi" Ancamnya.


Seketika Fablo termenung memikirkan sesuatu.


"Kau kenapa bersedih?" tanya Billy pada sang sepupu.


Fablo seketika menatap kanan kiri melihat sesuatu.


"Kau tahu anak paman Mark?" tanya Fablo.


"Paman Mark penjaga peternakan milik Kakek? Anak nya kan bernama Selena yang waktu kita kecil kau selalu membuatnya menangis!" ucap Billy tertawa.


"Ya betul itu!" ucapnya.


"Terus kenapa dengan selena?" tanya Billy.


"Hmmmmmzz, HmmmmmzzzSebenarnya aku sudah lama mencintainya. Bahkan ku mencintainya sewaktu masih umur lima belas tahun. Dia cinta pertamaku tapi aku tak berani bicara padanya karena aku tidak ingin mempunyai seorang kekasih wanita yang miskin dan ayahnya hanya seorang penjaga peternakan tapi bagaimana lagi aku mencintainya! Aku sudah mati-matian menyangkal perasaan itu tapi aku tidak mampu. Setiap pria yang datang ke rumah paman Mark untuk mengajak Selena berkencan, aku hadang lalu aku pukuli di tengah jalan. Aku setiap minggu mengirim dia bunga, cokelat, Susu, baju, bahkan uang juga dengan nama pengirim rahasia. Aku takut jika kakek tahu dia akan memarahiku bahkan memecat paman Mark" Fablo mengatak itu sembari berkaca-kaca.


Tak di sangka sang kakek yang bernama Morgan keluar dari balik pintu.


"Hmmmmmmmmm" ucapnya dengan nada menggelegar.


Billy dan Fablo seketika terdiam dengan wajah tegang dan takut.


"Jadi kalian mencintai wanita seperti itu?" tanya sang kakek.


"Hmmmm~~Grandfa dengar?" tanya Billy.


"Ya aku mendengar semuanya" jawabnya datar.


"Dia grandfa yang menyukai wanita rendahan, bukan aku!" seru Fablo sembari menunjukan telunjuknya pada Billy.


"Kau juga bodoh!" balas Billy.


"Sudah diam!! Fablo kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau mencintai Selena anak si Mark?" tanya kakek Morgan.


"Tidak kek tidak! Itu hanya becanda kek. Tolong jangan apakan mereka aku mohon!" ucap Fablo memohon agar gadis pujaannya tak di jahati sang kakek.


"Dasar anak bodoh kau ini. Memang aku mau apakan mereka? Si Mark itu sudah bekerja padaku selagi dia masih muda, dia orang yang baik dan jujur. Dan mengenai kau menyukai anaknya aku pun sudah tahu lama hanya aku sengaja diam untuk mengetahui seberapa dalam kau mencintai gadis itu. Tapi kau memang pemuda pengecut yang selalu berlindung di balik kata harta. Kau tahu mencintai wanita itu tak perlu banyak alasan! Aku tahu kau selalu mengirimi sesuatu ke rumah gadis itu dan sialnya kau mengambil uangku" tutur Kakek Morgan sembari mentoyor kepala Fablo.


"Maafkan aku grandfa! Aku takut kau marah karena ku menyukai gadis miskin" lirih Fablo.


"Aku takan sejahat itu pada kedua cucuku. Kejar gadis itu Fablo. Jika perlu nikahi dia secepatnya. Aku ini hanya punya kalian berdua. Kedua anaku sudah meninggal dunia (alias ayah Billy dan ibu Fablo adalah anak kandung kakek Morgan). Dan aku lihat tadi dia sedang berkencan dengan seorang pria tampan" ucap kakek Morgan sengaja memanas-manasi Fablo.


Seketika rahang Fablo mengeras dan mengepalkan tangannya.


"Siapa yang berani mengganggu wanitaku! Aku tidak terima" geramnya.


"Maka dari itu kerjarlah gadismu pemuda bodoh" ucap kakek Morgan sembari tertawa.


Fablo pun seketika berlari dan mengendarai mobilnya menuju ke arah rumah paman Mark.


"Dan untukmu cucuku, Kejarlah gadis itu dan bawa kemari! Gadis Asia memang cantik-cantik dan mungil. Dahulu aku pernah menyukai gadis Asia tetapi dia ternyata sudah menikah" ucap pria tua itu sembari terkekeh.

__ADS_1


"Baiklah grandfa, aku akan mengejar cintanya" jawab Billy semangat.


"Dek Vivid, come to papa honey" gumannya dalam hati.


__ADS_2