Takdir Cinta Terindah

Takdir Cinta Terindah
Episode 112


__ADS_3

Karin dan Rafa begitu datang menjadi pusat perhatian semua orang.


Satu persatu memberikan selamat pada kedua mempelai.


"Selamat ya..bro...buat pernikahan ya...semoga langgeng dan samawa..." Ucap teman Rafa yang datang sambil memeluk sahabatnya itu.


"Thank you bro..."


"Ya...ampun aku jadi galau tingkat abis nih Rafa kita sudah meried." Ucap salah satu teman perempuan Rafa yang datang memberikan selamat.


"Kamu bisa saja ..." Ucap Rafa menyalami temanya


"Sayang...kamu kelihatannya sangat letih ."


Rafa meneliti Karin.


"Sedikit...perasaan tamu dari tadi ga abis abis." Karin menjawab Rafa dengan sedikit nyengir.


"Tamu kita kan selain rekan bisnis kita juga rekan bisnis Ayahku dan Ayahmu Rin..ya wajar saja kalau tamunya banyak banget. Tapi kalau kamu lelah mending kita istirahat saja. Ga usah maksain." Rafa tersenyum memegang tangan Karin.


"Ga ko...aku masih kuat...lagian ga enak kalau ninggalin tamu begitu saja."


"Ia...sebentar saja ko...istirahat nya. Nanti kita nemuin mereka lagi." Ajak Rafa mencoba cari solusi.


"Ga usah Raf..."

__ADS_1


"Yakin...?" Rafa memastikan.


"Ia...yakin Raf kamu tenang saja."


Tiba tiba MC meminta Rafa dan Karin untuk maju ketengah.


MC meminta mempelai untuk berdansa dan setiap pasangan diperbolehkan untuk mengikutinya.


"Raf...kamu ga bilang ada acara seperti ini. Setahu aku di susunan acara ga ada tuh agendanya. " Karin sedikit mengerutkan keningnya.


"Nikmati saja sayang pestanya...mungkin kamu nanti akan senang." Tutur Rafa santai.


"Tapi Raf...aku ga terbiasa dansa dansa kaya gitu, nanti malu maluin lagi."


Karin dan Rafa maju ke depan ke tempat yang sesungguhnya sudah di persiapkan oleh Rafa.


Rafa dan Karin kini menjadi pusat perhatian semua orang.


Alunan musik mulai terdengar kini Karin yang semula canggung mulai terbawa suasana Karin menikmati moment moment itu.


Tiba tiba begitu jam dua belas teng musik berhenti. Malam itu suasana menjadi senyap dan gelap.


"Raf...ada apa ini ? " Terdengar suara Karin begitu khawatir.


Rafa tidak menjawab Karin. Membuat Karin semakin di landa kepanikan.

__ADS_1


Dia meneliti sekitar kemana semua orang.


Tiba tiba...


"Dar...dar...dar..." Suara petasan terdengar membuat Karin mengalihkan arah pandangnya.


..."SELAMAT ULANG TAHUN MY WIFE...TERIMA KASIH SUDAH BERSEDIA MENJADI BIDADARI DALAM HIDUPKU...AKU MENCINTAIMU DUNIA AKHIRATKU...SEMOGA PERNIKAHAN KITA SMAPAI JANNAH."...


Karin dengan mata berkaca kaca membacanya. Sebelum Karin berkata apa apa dari belakang terdengar suara Rafa berbisik di telinga Karin.


"Selamat ulang tahun sayangku..."


Sontak Karin memeluk Rafa dengan tangisan haru.


Tiba tiba lampu menyala terlibat keluarga besar sudah bersiap disana memberikan kejutannya untuk Karin.


Mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama sama dengan kompak. Membuat Karin semakin merasa tersanjung dengan kejutan kejutannya.


Jujur Karin memang lupa akan hari kelahiran nya mengingat hari hari kemarin penuh dengan kesibukan kesibukan ini dan itu.


Jadi pesta ulang tahun yang berbarengan dengan resepsi pernikahan dirinya memang Karin sungguh tak menyangka. Ini benar benar kejutan besar untuk dirinya.


Karin menatap seluruh keluarga dengan rasa haru.


"Terima kasih...terimakasih...untuk semuanya aku benar benar merasa menjadi orang yang sangat berarti banget. Aku menyayangi kalian semua." Dengan suara terbatas bata Karin mengungkapkan isi hatinya.

__ADS_1


__ADS_2