
" Ok, terima kasih El." Ucap Putri sambil menerima rantang tersebut dan membalikkan badannya dan berjalan ke arah Rocky untuk duduk di sampingnya.
Begitu pula dengan Elisabeth duduk di samping Dennis. Elisabeth dan Putri memasukkan semua cemilan buatan dirinya bersamaan ponsel milik Dennis berdering. Dennis mengambil ponselnya dan melihat ada nama *K**ak Arlan Memanggil*
" Kak Arlan telepon." Ucap Dennis sambil berdiri dan meninggalkan mereka.
" Hallo kak Arlan." Panggil Dennis
" Dennis, yang menyerang kekasihmu Elisabeth dan Putri adalah orang bayaran." Ucap Arlan tanpa basa basi.
" Siapa kak?" Tanya Dennis sambil menahan amarahnya
" Petra, kamu masih ingat kan?" Tanya Arlan
" Iya aku masih ingat kak." Ucap Dennis
" Petra sudah di tangkap oleh anak buah kakak." Ucap Arlan
" Orang bayaran dan Petra apakah di tembak mati atau dimasukkan ke penjara?" Tanya Alvian
" Kak Alvian." Panggil Dennis yang hapal suara kakaknya.
" Iya aku Alvian, menurut kakak wanita itu sangat jahat dan tidak pernah sadar lebih baik tembak mati saja." Ucap Alvian yang sangat kesal dengan sifat Petra.
" Aku akan berbicara dengan sahabatku dulu Rocky dan Doddy." Ucap Dennis
" Bicaralah, kami akan menunggu kabarmu." Ucap Arlan
" Baik kak, terima kasih kak Arlan dan kak Alvian
" Ok. Bye." Jawab Arlan dan Alvian bersamaan
" Bye." Jawab Dennis
tut tut tut tut tut
Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian Dennis menyimpan kembali ponselnya. Dennis menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian berjalan ke arah ruang keluarga.
" Rocky dan Doddy aku ingin bicara dengan kalian di dalam mobil." Ucap Dennis ketika sampai di ruang keluarga
" Ok." Jawab mereka serempak.
Tanpa banyak bertanya mereka sudah tahu kalau ada hal penting yang ingin di sampaikan oleh Dennis.
" Kami keluar sebentar." Ucap ketiga pria tampan tersebut.
" Ok." Jawab ke tiga gadis cantik tersebut.
Dennis, Rocky dan Doddy berjalan keluar menuju ke arah mobil setelah sampai di depan mobil mereka bertiga masuk ke dalam mobil.
" Ada apa Den?" Tanya Rocky dan Doddy serempak
" Enam pria yang menyerang Elisabeth, Putri dan Dona adalah orang suruhan Petra." Ucap Dennis
__ADS_1
" Apa?? gila itu orang." Ucap Rocky
" Benar-benar gila, tidak nyangka wanita itu benar-benar tega menyakiti kakaknya padahal Petra di tolong di rumah sakit." Ucap Doddy
" Sekarang enam pria dan Petra sudah di tangkap oleh anak buah kak Arlan, menurut kak Arlan apakah di bawa ke kantor polisi atau di tembak mati? Kalau menurutku lebih baik tembak mati karena Petra tidak pernah jera dan selalu berbuat jahat." Ucap Dennis
" Kalau menurutku di penjara saja karena Kitakan sudah jadi aparat hukum." Ucap Doddy
" Aku sebenarnya setuju usul Dennis tapi apa yang dikatakan oleh Doddy benar sekarang kita ini aparat hukum jadi tidak bisa menembak mati." Ucap Rocky
Dennis menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil menatap wajah Rocky dan Doddy secara bergantian.
" Baiklah, aku akan telepon kak Arlan untuk memenjarakan mereka dan kalau bisa dihukum secara berat." Ucap Dennis
" Aku setuju." Jawab Rocky dan Doddy serempak
" Kalau begitu aku keluar dari mobil mau menemani Putri." Ucap Rocky sambil keluar dari mobil
" Aku juga mau pdkt sama Dona." Ucap Doddy ikut turun dari mobil
Dennis menghubungi Arlan kembali untuk memenjarakan mereka. Setelah selesai menghubungi Dennis turun dari mobil dan masuk ke dalam ruang keluarga.
" Kita jalan-jalan yuk." Ajak Rocky ketika Dennis hendak duduk di sebelah Elisabeth
" Ayuk, jalan kemana?" Tanya Putri
" Ke mall." Jawab Rocky
" Kalau jalan-jalan ke mall sudah bosan." Ucap Putri
" Biasanya cewe suka ke mall? Belanja barang-barang branded. Apakah kalian tidak ingin belanja barang-barang branded" Tanya Doddy
" Tidak." Jawab ke tiga gadis serempak
" Kenapa?" Tanya Doddy dengan nada terkejut
" Sayang duit." Jawab Putri
" Benar sayang duit." Jawab Elisabeth dan Dona
" Tenang saja kami yang akan membayar." ucap ke tiga pria tampan tersebut.
" Tidak, lebih baik duitnya di simpan." Jawab Elisabeth
" Bagaimana kalau kita ke kebun binatang?" Usul Putri.
" Ide bagus." Jawab mereka serempak
" Kita masak saja." Usul Elisabeth
" Ok." Jawab Putri dan Dona serempak
" Kita beli saja." Ucap Dennis
__ADS_1
" Lebih enak bawa makanan lebih sehat dan higenis." Ucap Elisabeth
" Iya betul." Jawab Putri dan Dona serempak lagi
" Aku tidak bisa memasak." Jawab ke tiga pria tampan tersebut.
" Kita bertiga saja yang masak." Jawab ke tiga gadis itu serempak
Ke tiga gadis cantik itupun pergi ke arah dapur untuk memasak sedangkan ke tiga pria tampan masih duduk di ruang keluarga.
" Kalau kita bertiga sudah menikah akankah bisa berkumpul seperti ini?" Tanya Doddy
" Bisa saja." Jawab Dennis dan Rocky serempak dengan nada yakin.
" Kalian berdua jawabnya serempak dan dengan nada yakin." Ucap Doddy dengan nada bingung
" Oh iya aku lupa bilang sama kamu kalau aku dan Rocky bersahabat karena ke dua orang tua kami juga bersahabat." Ucap Dennis
" Oh iya, dari daddymu atau mommymu?" Tanya Doddy dengan nada terkejut
" Dua - duanya." Jawab Dennis dan Rocky serempak
" What??? kok bisa?" Tanya Doddy
" Bisa saja, mommyku mempunyai dua sahabat dan salah satunya ibunya Rocky dan ibunya Rocky menikah dengan salah satu sahabat daddyku." Ucap Dennis
" Terus sahabat satunya orangtuamu apakah masih bertemu?" Tanya Doddy kepo
" Masih dan selama enam bulan sekali kamu mengadakan pertemuan keluarga" Jawab Dennis
" Tidak ku sangka persahabatan ke dua orangtuamu sangat awet, biasanya kalau sahabat sudah menikah sudah sibuk masing-masing dan jarang bertemu." Ucap Doddy seakan tidak percaya
" Awet sekali, ke dua sahabat daddy menikah dengan ke dua sahabat mommyku, kita saling membantu jika membutuhkan pertolongan." Ucap Dennis
" Minggu depan pertemuan keluarga kalau kamu mau datang silahkan saja." Ucap Rocky
" Aku kan orang luar masa ikut kumpul dengan keluargamu." Ucap Doddy
" Siapa bilang orang luar? kita semua adalah saudara." Ucap Rocky
" Ya benar, kamu tahu orang tuaku banyak mengangkat anak terakhir yang aku tahu nambah dua lagi." Ucap Dennis
" Bukannya nambah delapan orang lagi? Baron, Charli, Alex dan Louis beserta masing-masing istrinya?" Tanya Rocky
" Bukan sekarang nambah lagi Aldo dan calon tunangannya." Ucap Dennis
" What?? Berarti aku ketinggalan berita donk." Ucap Rocky
" Keluarga mu senang banget angkat anak." Ucap Doddy
" Bukan itu saja orang tuaku memberikan perusahaan pada anak-anak angkatnya." Ucap Dennis
" What??? Kamu serius? Setahuku orang-orang di luaran sana ribut untuk memperkaya diri sendiri tapi keluarga mu.." Ucap Doddy menggantungkan kalimatnya seakan tak percaya
__ADS_1
" Iya benar tapi ke dua orang tuaku mengajarkan untuk tidak tamak, iri hati, dendam dan mengusai harta karena harta tidak bisa di bawa mati karena itulah kedua orang tuaku membagikan hartanya ke anak-anak tanpa ada niat untuk merebutnya malah saling membantu jika ada masalah di perusahaan." Ucap Dennis
" Aku benar-benar salut dengan keluargamu Den. Oh iya saudaramu yang perempuan ada yang jomblo tidak?" Tanya Rocky kepo.