
Rocky lagi - lagi menghembuskan nafasnya perlahan kemudian menatap wajah cantik Putri.
" Apakah kamu mencintai kakak?" tanya Rocky sambil menatap mata Putri.
" Aku tidak tahu, apakah kakak mencintaiku?" tanya Putri balik
" Sama aku juga tidak tahu, bagaimana kalau kita jalani terlebih dahulu kalau memang jodoh kita pasti bertemu kembali. Kakak juga sama, kakak ingin mendaftar sebagai prajurit TNI dan kemungkinan bisa 4 sampai 6 tahun." ucap Rocky.
" Aku setuju kak kita jalani saja dulu." ucap Putri.
" Aku minta nomer ponselmu agar kita bisa saling mengobrol walau dari jarak jauh." ucap Rocky sambil memberikan ponselnya ke Putri.
" Baik kak." jawab Putri sambil menerima ponsel Rocky dan mengetik nomernya kemudian memencet nomor miliknya.
" Sudah kak, nomer kakak nanti aku simpan." ucap Putri sambil memberikan ponsel milik Rocky.
" Ok." Jawab Rocky singkat.
" Kak Rocky, kalau di tanyain sama ayah tentang pernikahan kita apa jawaban kakak?" tanya Putri.
" Bilang saja 5 tahun lagi kita akan menikah tapi jika seandainya kamu menemukan seseorang kakak tidak akan marah begitu pula sebaliknya. Jika memang kita jodoh sejauh apapun pasti kita akan dipertemukan kembali." ucap Rocky
" Apakah kak Rocky sudah mempunyai seorang kekasih atau sudah menikah?" tanya Putri
ctak
" Aduh sakit kak." ucap Putri sambil mengusap keningnya yang di sentil oleh Rocky.
" Kakak tidak mempunyai kekasih apalagi istri makanya kakak berani mengambil keputusan untuk bertunangan denganmu." ucap Rocky sambil mengusap keningnya sambil meniupnya.
Bau harum mint dari mulut Rocky membuat Putri memejamkan mata. Rocky menatap bibir warna pink membuat Rocky ingin merasakannya. Rocky mendekatkan wajahnya ke wajah Putri hingga menyisakan 3 cm.
cup
Rocky mengecup bibir Putri yang sangat menggoda. Putri membuka matanya dan menjauhkan wajahnya dari wajah Rocky. Ke dua jantung mereka berdetak kencang dan wajah Putri memerah.
" Manis." ucap Rocky sambil tersenyum
" Ciuman pertamaku." ucap Putri
" Memang waktu dulu kalian pacaran tidak pernah ciuman?" tanya Rocky sambil menatap mata Putri.
" Belum paling pegangan tangan saja, dia pernah meminta tapi aku tidak mau." ucap Putri jujur
" Memangnya kenapa?" tanya Rocky penasaran.
" Karena kata teman - temanku dari ciuman lama - lama ujungnya melakukan itu." ucap Putri dengan wajah memerah.
__ADS_1
" Meminta itu apa? kakak tidak mengerti." ucap Rocky pura - pura tidak mengerti.
" Melakukan hmmm... seperti hubungan suami istri." ucap Putri sambil menutup wajahnya karena malu.
Rocky tersenyum melihat wajah memerah Putri sangat menggemaskan. Rocky mendekati wajahnya ke wajah Putri kemudian perlahan membuka ke dua tangan Putri dan diarahkan ke leher Rocky.
Rocky dan Putri saling menatap ke dua jantung mereka berdetak sangat kencang. Rocky menatap kembali bibir Putri sedangkan Putri merasakan bau harum mint nafas Rocky terasa sekali di wajahnya karena wajah mereka sangat dekat.
cup
Putri tersadar langsung melepaskan tangannya dan menjauhkan wajahnya dari wajah Rocky.
" Kak Rocky kenapa sich mengecup bibirku? Kitakan bukan pasangan kekasih." protes Putri
" Siapa bilang kita kan sudah bertunangan dan lihatlah ini kita berdua memakai cincin tunangan." ucap Rocky sambil memegang pergelangan tangan Putri yang memakai cincin tunangan dan diarah ke depan Putri bersamaan dengan tangan Rocky yang memakai cincin tunangan.
" Tapi apakah kak Rocky mencintaiku? tidak bukan. Pokoknya ini terakhir kita ciuman aku tidak mau lagi di cium oleh kak Rocky kecuali kak Rocky mencintaiku." ucap Putri tegas
" Maaf aku tidak tahu kenapa aku ingin sekali mengecup bibirmu lagi." ucap Rocky.
" Sudahlah lupakan yang penting kak Rocky tidak melakukannya lagi." pinta Putri.
" Ok. Kalau begitu kita masuk ke dalam tidak enak kalau di sini terus." ucap Rocky sambil berdiri dan berjalan tanpa menyentuh tangan Putri.
Mereka masuk ke dalam ruang keluarga dan melihat orang tua Putri dan Petra sedang mengobrol dengan Doddy. Tampak Petra sedang berusaha menggoda Doddy dengan menyilangkan kakinya hingga menampakkan pahanya yang putih mulus di samping Doddy tapi Doddy tidak memperdulikan nya.sama sekali.
Rocky dan Putri duduk berdampingan di sofa yang khusus untuk duduk berdua. Merekapun berhenti mengobrol, ayahnya Putri dan Petra menatap ke arah Putri dan Rocky.
Rocky menghembuskan nafasnya perlahan dan menatap ayahnya Putri dan Petra.
" Tadi barusan kami mengobrol kalau kami berencana menikah 5 tahun lagi karena Putri akan kuliah kedokteran dan aku mendaftar menjadi seorang prajurit TNI." ucap Rocky.
" Maaf kami keberatan kalau Putri kuliah kedokteran karena putri kami Petra juga kuliah kedokteran jadi khusus Putri lebih baik kamu mencari kerja kalau gajimu cukup silahkan kalau mau kuliah." ucap ibunya.
" Ibu, aku kan anak mu juga." ucap Putri dengan nada sendu dan matanya kembali memerah menahan air matanya agar tidak keluar.
" Memang tapi ibu tidak sanggup kalau bayar kuliah sekaligus dua kamu tahukan sekolah kedokteran itu mahal." ucap ibunya tegas.
" Biar ayah akan bekerja mencari tambahan dan kamu Putri silahkan kamu mendaftar kuliah kedokteran." ucap ayahnya Putri dan Petra.
" Tidak ayah lebih baik Putri kerja nanti kalau gajinya cukup Putri baru mendaftar kuliah. Putri tidak ingin ayah nanti kecapaian kerja ingat penyakit jantung Ayah." tolak Putri dengan nada halus.
" Tidak Putri, ayah masih sanggup kerja. Kebahagian orang tua adalah melihat anak - anaknya menjadi orang sukses.
" Maaf om, masalah biaya kuliah Putri biar menjadi tanggungan saya karena Putri calon istriku maka sayalah yang akan bertanggung jawab." ucap Rocky yang merasa tidak tega dengan Putri dan juga ayahnya Putri dan Petra.
" Tapi nak kalian kan belum menikah dan menikahnya juga masih lama jadi Putri menjadi tanggungan kami." ucap ayahnya Putri dan Petra merasa tidak enak.
__ADS_1
" Biarkan saja ayah, kan mereka sudah bertunangan jadi sudah menjadi tanggungan tunangannya. Walau ibu tidak tahu darimana uangnya." ucap ibu menghina Rocky.
" Bu!!!!" bentak ayahnya Putri dan Petra
" Tenang saja tante uang untuk membayar kuliah Putri adalah uang halal bukan dari hasil mengemis apalagi mencuri." ucap Rocky sambil menahan rasa kesal.
" Maaf Bu, kalau boleh tahu kenapa ibu sepertinya sangat membenci Putri padahal Putri anak kandung ibu?" tanya Doddy dengan nada penasaran.
Ibunya Putri dan Petra menatap satu persatu ke arah mereka kemudian menghembuskan nafasnya perlahan.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
xxxxxx