Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Berangkat ke Magelang


__ADS_3

Malam berganti pagi, Rocky sudah mandi dan berpakaian dengan rapi dengan hati riang suasana hatinya sangat senang.


" Kenapa hatiku sangat senang seperti ini ya?" tanya Rocky sambil mengambil kunci mobilnya.


Rocky masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang hanya membutuhkan waktu 25 menit Rocky sudah sampai di rumah Doddy bertepatan keluarnya Doddy dari gerbang rumahnya.


" Wih tumben sudah siap saja." ledek Rocky


" Iya donk, tahu tidak semalam aku tidak bisa tidur." ucap Doddy


" Kenapa tidak bisa tidur?" tanya Rocky penasaran.


" Kemarin setelah kita keluar dari rumah Putri aku ingin bilang tapi mulutku seperti terkunci. Aku ingin mengatakan aku yang sudah lama mengejar - ngejar Putri eh temanku yang mendapatkannya." keluh Doddy


" Maaf bro, bukannya aku mau nikung teman sendiri tapi waktu kemarin jujur aku tidak tega melihat Putri di hina oleh keluarganya belum lagi cibiran dari tetangganya padahal hatinya sedang terluka karena calon tunangannya kabur sama sahabat nya karena itulah aku melakukannya." ucap Rocky merasa tidak enak hati.


" Iya aku mengerti santai saja. Sebenarnya aku ingin seperti dirimu tapi mulutku seakan terkunci." ucap Doddy.


" Terima kasih atas pengertiannya. Kita ke rumah Putri yuk?" ajak Rocky


" Ayuk tapi kalian berdua jangan cium - ciuman atau pegangan tangan kasihan cowok jomblo ini." pinta Doddy dengan wajah melas.


" Iya tenang saja." jawab Rocky sambil menahan senyumannya karena melihat temannya sangat menggemaskan.


Mereka berdua langsung berjalan ke arah samping dan melihat Putri sedang menunggu mereka di teras dengan senyuman yang menggoda.


" Seperti bukan Putri? apa dia jangan - jangan Petra?" tanya Rocky sambil berbisik ke arah Doddy


" Aku merasakan sama sepertimu karena sikap Putri tidak seperti itu. Putri itu tersenyum manis bukan senyuman menggoda seperti menarik perhatian lawan jenis terlebih pakaiannya seperti kekurangan bahan." bisik Doddy


" Hallo kak Rocky, kita berangkat ke Magelang sekarang." ucap Petra


" Kamu Petra ya." celetuk Doddy


" Bukan, Petra lagi di dalam sedang membantu ibu memasak." ucap Petra


" Kok kamu tidak ikut membantu ibumu masak?" tanya Doddy


" Kan kita berangkat pagi - pagi jadi aku tidak sempat membantu ibuku memasak." ucap Petra berbohong sambil menahan rasa kesal


" Kasihan adikmu Petra, lebih baik ajak saja adikmu sekalian kita jalan - jalan." ucap Doddy


" Kak Doddy kenapa sich!!! yang berhak mengatur itu kak Rocky karena mobil itu milik kak Rocky." omel Petra


" Panggil adikmu kesini?" perintah Rocky


" Tapi kak, aku kan sudah bilang kalau adikku sedang membantu ibu memasak." tolak Petra

__ADS_1


" Panggil atau kamu tidak usah ikut." ucap Rocky dengan nada dingin.


" Baiklah." jawab Petra dengan wajah memerah menahan kesal.


Petra pun masuk ke dalam dan diikuti oleh Rocky dan Doddy.


" Kenapa kalian berdua mengikutiku?" tanya Petra dengan nada terkejut sambil menghentikan langkahnya.


" Kamikan harus berpamitan dengan keluargamu. Kami pergi selama empat hari tiga malam jadi kami harus meminta ijin." ucap Rocky dengan nada santai


Rocky dan Doddy terpaksa mengikuti Petra yang berhenti melangkahkan kakinya


" Pasti ke dua orangtuaku mengijinkan apalagi bukannya kemarin ayahku sudah mengijinkan?" tanya Petra dengan nada mulai kesal.


" Tetap saja harus meminta ijin lagi karena kami membawa anak perempuan." ucap Rocky dengan nada santai walau hatinya sangat kesal.


Petra hanya bisa menahan rasa kesalnya dan merekapun melanjutkan langkahnya masuk ke dalam rumah orang tua Putri dan Petra. Mereka berjalan ke arah dapur dan melihat Putri yang membelakangi mereka.


Putri sedang memasak sendiri dengan rambut diikat ke atas seperti kuncir kuda dengan keringat membasahi lehernya.


" Putri." panggil Rocky tiba - tiba


" Ya." jawab Putri tanpa sadar.


Putri yang merasakan namanya di panggil langsung menjawab dan membalikkan badannya.


" Apakah kamu menyuruh adikmu yang pergi bersamaku?" tanya Rocky tanpa basa basi.


" Kak Rocky dia itu Petra aku Putri." protes Petra sambil membalikkan badannya dan menatap ke arah Rocky.


" Cukup!!! aku tahu kamu itu Petra dan aku juga tahu pasti kamu yang meminta Putri untuk menukar posisi. Aku bukan pria bodoh yang mudah dibohongi. Walau wajah, tubuh dan rambut kalian sama tapi ada perbedaan dan aku tahu perbedaannya." ucap Rocky sambil menatap tajam ke arah Petra.


" Putri sekali lagi kakak tanya, kamu ikut aku sekarang pergi ke Magelang atau tidak?" tanya Rocky dengan nada tegas.


" Ikut." ucap Putri dengan nada yakin.


" Kalau begitu ikut aku, tidak usah membawa pakaian nanti kita beli di sana ." ucap Rocky sambil tangan kanannya mengarahkan ke samping tanda Putri disuruh jalan keluar.


Putri pun tanpa banyak protes mengikuti permintaan Rocky, Putri berjalan dan di ikuti oleh Rocky dan Doddy.


" Aku ikut ke Magelang." ucap Petra tanpa punya rasa malu sedikitpun.


" Tidak." jawab Rocky singkat


" Jika Petra tidak ikut maka Putri juga tidak ikut!!!" bentak ibunya yang tiba - tiba datang.


Merekapun langsung menghentikan langkahnya kemudian saling menatap.

__ADS_1


" Kak Rocky ajak saja adikku, aku mohon sama kakak." ucap Putri dengan wajah memelas.


Rocky memejamkan matanya dan mengatur nafasnya karena menahan amarahnya yang rasanya ingin meledak - ledak. Setelah terasa tenang Rocky membuka matanya dan melihat tatapan Putri yang membuatnya tidak tega.


" Baiklah Petra ikut." jawab Rocky


" Terima kasih kak Rocky." jawab Petra senang sambil ke dua tangannya mengarah ke Rocky ingin memeluk Rocky tapi tangan kanan Rocky langsung diangkat setengahnya tanda Petra tidak boleh menyentuhnya.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2