Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Menjadi Seorang Prajurit TNI


__ADS_3

Mommy Laras masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menyikat gigi setelah selesai mommy Laras duduk di ranjang. Daddy Alvonso juga sama mencuci muka dan menyikat gigi. Kini mereka berdua duduk di samping ranjang.


" Tidak terasa ya anak kita sudah besar." ucap mommy Laras sambil berbaring di ranjang.


" Iya benar, besok putri kita menikah dan tinggal Dennis." ucap daddy Alvonso sambil berbaring di samping istrinya.


Daddy Alvonso memeluk mommy Laras begitu pula dengan mommy Laras membalas pelukan suaminya dan kepalanya bersandar di dada suaminya.


" Mommy harap Dennis mendengarkan ucapan kita dan saudara - saudaranya." ucap mommy Laras dengan nada sendu.


" Daddy yakin sekarang anak kita lagi merenungkan ucapan kita juga saudara - saudaranya." ucap daddy Alvonso.


" Semoga saja Dennis sadar kalau wanita itu memanfaatkan anak kita Dennis." harap mommy Laras.


" Semoga saja, sudah malam besok kita harus bangun pagi-pagi mempersiapkan pernikahan anak kita." ucap Daddy Alvonso sambil menguap karena dirinya sangat lelah dan mengantuk.


" Iya dad, kita tidur mommy sangat mengantuk dan badan mommy sangat lelah mungkin karena mommy sudah tua jadi mudah lelah." ucap mommy Laras sambil menguap.


" Daddy juga sama mom badan daddy sangat lelah. Kita sama - sama sudah tua jadi mudah lelah." ucap Daddy Alvonso sambil menguap kembali.


hening


hening


Daddy Alvonso menunduk ke bawah melihat mommy Laras sudah memejamkan matanya.


" Selamat malam belahan jiwaku semoga kita bertemu di alam mimpi." ucap Alvonso sambil memejamkan matanya.


" Selamat malam jantung hatiku. Mommy mencintaimu." ucap mommy Laras dengan mata masih terpejam.


Daddy Alvonso tersenyum kemudian tidak berapa lama Daddy Alvonso tertidur begitu pula dengan mommy Laras.


xxxxxxx


Di Kamar Dennis


Setelah orang tuanya keluar bersama saudara - saudaranya, Dennis hanya berbaring dan sulit memejamkan matanya karena memikirkan perkataan mereka semua yang menusuk hatinya.


" Kenapa aku tidak bisa melupakan Elisabeth, aku sangat mencintainya. Apakah benar kata keluargaku kalau Elisabeth itu adalah wanita matre dan hanya memanfaatkan aku saja?" tanya Dennis.


" Akhhhh pusing kepalaku, besok aku akan menanyakan tentang keluarganya. Benar kata mommy aku bisa program IT aku akan cari siapa sebenarnya Elisabeth. Jika benar apa yang dikatakan keluargaku, aku tidak akan pernah memaafkanmu." ucap Dennis


Karena lelah Dennis pun tertidur pulas mengarungi mimpi indah bersama kekasihnya Elisabeth.


xxxxxxx


Di Tempat Yang Berbeda Tepatnya di mansion milik Ronald dan Clarisa.


Rocky Alexander sudah mendengar kabar kalau Debby gadis yang sangat dicintainya sejak kecil besok akan menikah dengan Leo membuatnya sangat terluka, cintanya bertepuk sebelah tangan. Rocky membuka ponselnya dan membuka galeri yang berisi foto - foto Debby sendiri, foto mereka berdua dan ada juga foto keluarganya dengan Debby.


Rocky memandangi foto - foto itu satu persatu hatinya sangat sakit dan terluka karena Debby adalah cinta sejatinya sejak mereka masih kecil. Tidak terasa air matanya jatuh membasahi foto Debby yang berada di ponselnya.


" Seandainya saja dulu aku jujur padanya kalau aku mencintainya tanpa menunggu aku sukses Debby tidak akan menikah dengan laki - laki itu." ucap Rocky menatap sendu foto Debby yang berada di ponselnya sambil berbaring di ranjang.


" Maaf Debby foto - fotomu aku hapus karena jika melihat fotomu hatiku terlalu sakit." sambung Rocky.


Rocky pun menghapus semua foto Debby baik sendiri maupun dengan dirinya kecuali dengan keluarganya. Setelah selesai menghapus semua foto Debby, Rocky termenung di kamarnya.

__ADS_1


" Besok pernikahan Debby dan aku tidak sanggup melihatnya." ucap Rocky lirih.


Tiba - tiba ponselnya berdering, Rocky melihat teman kuliahnya menghubungi dirinya. Rocky pun menggeser tombol berwarna hijau.


" Hallo." panggil Rocky sambil duduk di kepala ranjang.


" Hai bro lagi apa?" tanya teman kuliahnya.


" Lagi bengong, ada apa?" tanya Rocky


" Besok aku mau mendaftar menjadi prajurit TNI karena kakek ingin cucunya menjadi prajurit TNI." ucap teman kuliahnya.


" Terus kuliahnya?" tanya Rocky


" Aku berhenti kuliah dulu karena nanti kalau sudah tahu ditempatkan di mana, baru aku daftar kuliah lagi mengambil jurusan kedokteran." ucap teman kuliahnya menjelaskan.


" Memangnya pendidikannya di mana?" tanya Rocky.


" Pendidikannya di Magelang, aku sudah daftar lewat anaknya sahabat kakekku." ucap teman kuliahnya.


" Kapan berangkat ke Magelang?" tanya Rocky


" Besok aku akan daftar ke Magelang sekalian jalan-jalan melihat kota Magelang." ucap teman kuliahnya.


" Daftarkan aku juga, besok aku akan menjemputmu kita berangkat bersama." ucap Rocky.


" Serius?" tanya teman kuliahnya.


"Serius, bilang sama anaknya sahabat kakekku ya." pinta Rocky


" Baiklah. Aku tunggu besok." ucap teman kuliahnya.


" Bye juga." ucap teman kuliahnya.


Tut Tut Tut Tut Tut Tut Tut


Sambungan komunikasi pun terputus, Rocky merenungkan perkataannya.


" Mungkin ini jalan terbaik melupakan Debby dengan menjadi seorang tentara. Aku akan mengatakan ke orang tuaku sekarang kalau aku ingin mendaftar menjadi seorang prajurit TNI."ucap Rocky.


Rocky terbangun dari ranjangnya dan berjalan keluar dari kamarnya. Rocky mengetuk pintu kamar orangtuanya.


tok tok tok tok


" Masuk." ucap Ronald.


Ceklek


Rocky membuka pintu kamar orang tuanya. Rocky melihat ayahnya Ronald sedang duduk berdampingan dengan bundanya Clarissa. Rocky berjalan ke arah mereka berdua.


" Ayah , bunda ada yang ingin Rocky katakan." ucap Rocky


" Silahkan duduk sayang." ucap Bunda Clarisa.


Rocky duduk di kursi berhadapan dengan ayah dan bundanya.


" Ayah dan bunda besok Rocky mau mendaftar menjadi seorang prajurit TNI." ucap Rocky tanpa basa basi.

__ADS_1


" Apa???" tanya Ayah Ronald dan bunda Clarissa.


" Iya ayah dan bunda, Rocky mau mendaftar menjadi seorang prajurit TNI." ucap Rocky mengulangi perkataan nya.


" Kamu serius sayang?" tanya bunda Clarissa.


" Rocky serius bunda, bolehkan?" tanya Rocky


" Apa karena Debby menikah makanya kamu ingin menjadi seorang prajurit TNI agar kamu melupakannya?" tanya ayah Ronald.


" Di antaranya itu juga dad tapi sebenarnya Rocky sejak dulu ingin menjadi seorang prajurit TNI." ucap Rocky.


" Terus kuliahnya?" tanya Ronald


" Nanti kalau sudah ditempatkan di mana Rocky akan melanjutkan kuliahnya." ucap Rocky.


" Ayah terserah padamu karena kamu sudah besar dan harus berani mengambil keputusan." ucap ayah Ronald.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2