Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Di Kepung


__ADS_3

glek


glek


glek


Ke tiga pria itupun menelan salivanya dengan kasar.


" Baiklah kami akan mengaku kalau kami di suruh oleh..." ucapannya terpotong oleh suara tembakan.


dor


akhhhhh


dor


akhhhhh


dor


akhhhhh


Ke tiga pria itupun mati di tempat karena tanpa sepengetahuan mereka ada seseorang dari jarak jauh menembak ke tiga pria itu tepat di keningnya.


" Si*l, kejar orang itu." umpat pria tersebut.


Tidak berapa lama ponselnya berdering dan tanpa melihat pria itu langsung mengangkat ponselnya.


" Seorang pria bersembunyi di dekat markas kita, dia anak buah kepercayaanmu." Ucap pria dari sebrang.


" Rian." Ucap pria itu.


" Ya benar." Ucap pria dari sebrang


" Baik kami akan datang ke sana." Ucap pria itu


" Percuma dia bunuh diri dengan meminum racun yang di simpan di balik bajunya." Ucap pria dari sebrang.


" Si*l siapa musuh kita sebenarnya." ucap pria itu


" Bersabarlah keluargaku sedang menyelidikinya." Ucap pria dari sebrang.


tut tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak.


xxxxxxx


Di tempat yang berbeda seorang wanita berteriak sambil membanting semua barang - barang karena usahanya untuk mencelakai anggota keluarga Alvonso gagal total.


" Aku harus cari cara untuk menghancurkan keluarga Alvonso bagaimanapun caranya." Ucap wanita itu sambil membanting semua barang - barang.


" Nyonya jaga kondisi nyonya kasihan bayi yang di dalam kandungan nyonya." Ucap kepala pelayan.


" Aku sangat membenci bayi ini sama seperti pria tua itu. Sayang pria itu cepat mati kalau tidak aku akan menyiksanya sampai mati." Ucap wanita itu sambil memukul janinnya yang sudah berusia delapan bulan.

__ADS_1


" Nyonya jangan, kasihan bayi itu tidak berdosa." Mohon kepala pelayan sambil memegangi ke dua tangan wanita itu tapi tenaga wanita tua itu yang bekerja sebagai kepala pelayan kalah kuat.


" Aku sangat membencinya segala upaya agar bayi ini gugur tapi tidak pernah berhasil. Aku sangat membencinya kenapa kamu tidak mati saja." Maki wanita itu memukul perutnya.


" Akhhhhh perutku sakit!!" teriak wanita itu


" Nyonya!!" teriak kepala pelayan terkejut.


Wanita itu mengalami pendarahan ketika memukul perutnya yang sudah membuncit karena tidak kuat wanita itu tidak sadarkan diri.


bruk


" Tolong - tolong.." Teriak kepala pelayan memanggil bodyguard


Para bodyguard langsung berlarian dan membawa wanita itu pergi ke rumah sakit. Tanpa sepengetahuan mereka empat orang memperhatikan mereka dan salah satu menghubungi seseorang. Panggilan pertama langsung di angkat.


" Tuan, target sudah keluar dari mansion kita bisa menyerang sekarang." Ucap pria itu


" Bagus, ikuti mobil mereka." ucap pria dari sebrang.


" Baik tuan." Jawab pria itu.


tut tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan dan pria itupun bersama ke tiga anak buahnya mengikuti mobil mereka.


xxxxxxx


Di tempat yang berbeda keluarga besar Alvonso berkumpul di markas.


" Baik dad." Jawab mereka serempak dan langsung pergi meninggalkan markas.


" Baron sebagai ketua dan anggotanya Charli, Alex, Louis dan Leo kalian serang mobil mereka di jalan xxxx bersama anak buah kalian." Perintah daddy Alvonso.


" Baik dad." Jawab mereka serempak dan langsung pergi meninggalkan markas.


" Untuk mommy dan Alviana kalian berdua memonitor cctv yang berada di mansion berikan informasi ke Alvonso. Untuk Debby dan Dennisa kalian berdua memonitor cctv yang membawa wanita itu ke rumah sakit." Ucap daddy Alvonso.


" Kasihan wanita itu yang hamil besar tapi kejahatannya sudah tidak terhitung." ucap mommy Laras


" Benar kata mommy, tapi dia juga hampir mencelakai calon menantu kita Elisabeth dan juga calon menantu sahabatku Ronald. Wanita itu tidak pantas dikasihani." Ucap daddy Alvonso.


" Benar kata daddy, apa yang daddy lakukan?" tanya mommy Laras


" Daddy akan mengirimkan ke tempat mansion yang sangat terpencil dan tidak ada akses keluar dari mansion hanya jalan satu - satunya menggunakan helikopter." Ucap daddy Alvonso


" Bagaimana dengan makan dan minum?" Tanya mommy Laras


" Ada empat orang bodyguard yang memberikan makan dan minum jika makanan kurang kita akan mengirimkan makanan lagi." Ucap daddy Alvonso.


" Kalau wanita itu berusaha kabur?" tanya mommy Laras


" Terpaksa anak buah daddy menembak mati karena wanita itu sangat berbahaya." Ucap daddy Alvonso


" Mommy tidak nyangka kalau Clara seorang psycophath sangat mengerikan." Ucap mommy Laras

__ADS_1


" Iya, Daddy saja tidak menyangka wanita itu ternyata seorang psycophath dan sangat pintar menyamar menjadi salah satu anggota keluarga kita tanpa kita curigai." Ucap daddy Alvonso


" Oh iya dad, Kennath dan Ronald bagaimana?" tanya mommy Laras.


" Sudah daddy beritahukan dan mereka juga sudah bersiap jika kita butuh bantuan." Ucap daddy Alvonso.


" Baguslah." Ucap mommy Laras sambil berjalan ke arah putrinya dan duduk di sampingnya.


Daddy Alvonso melihat rekaman cctv yang di retas oleh istrinya dan ke tiga putrinya. Hatinya sangat bahagia karena mempunyai istri dan anak - anak yang sangat pintar.


xxxxxxx


Mansion


Alvonso, Alvian, Arlan, Harlan dan Max serta anak buahnya mengendarai mobil menuju ke ruangan rahasia yang sudah di retas oleh Max.


" Aku dan Alvian berjalan ke arah kanan, Arlan dan Harlan berjalan ke arah kiri dan untuk Max serta Alan jalan lurus. Jika ada apa - apa kabarin lewat alat komunikasi yang menempel di telinga kita." Perintah Alvonso


" Ok." Jawab mereka serempak


Mereka pun berpencar begitu pula dengan anak buahnya sambil masing - masing memegang pistol.


Alvonso dan Alvian berjalan dan tidak berapa lama Alvonso dan Alvian mendengar suara mommy Laras dari sambungan komunikasi yang menempel di telinganya.


" Alvonso dan Alvian di depanmu ada empat orang yang berjaga sambil membawa senjata." Ucap mommy Laras.


dor


akh


dor


akh


dor


akh


dor


akh


Empat orang langsung mati di tempat karena pas di keningnya. Alvonso dan Alvian menggunakan senjata peredam suara sehingga musuh yang lain tidak mendengarnya.


" Alvonso, di belakangmu." Ucap mommy Laras


dor


Alvonso berhasil menghindar tapi suara tembakan itu terdengar oleh penghuni mansion membuat para bodyguard berlarian menuju ke tempat Alvonso dan Alvian.


" Alvonso dan Alvian hati - hati kalian di kepung." Ucap mommy Laras


" Kak Arlan dan Harlan tolong bantu kak Alvonso dan kak Alvian." Pinta Alviana


" Max dan Alan hati - hati di depan dan di samping kalian ada musuh." Ucap mommy Laras.

__ADS_1


__ADS_2