
" Kak Doddy kenapa?" Tanya Dona
" Ah tidak ada apa-apa." Jawab Doddy
" Vanila ini juga enak." Sambung Rocky sambil memakan es krim.
" Masa sih, aku jarang makan rasa vanila." Ucap Dona
" Mau nyobain?" Tanya Doddy
" Boleh." Jawab Dona
Dona menggenggam tangan Doddy kemudian menjilat es krim milik Doddy.
" Iya kak ternyata enak." Ucap Dona
" Ada yang lebih enak." Ucap Doddy
" Apa itu kak?" Tanya Dona polos
" Kamu makan es krim punyamu dulu sampai habis nanti aku kasih tahu." Ucap Doddy sambil tersenyum menyeringai.
Tanpa curiga Dona memakan es krim miliknya hingga habis.
cup
Doddy mencium bibir Dona kemudian menggigit bibir Dona agar mulut Dona terbuka setelah terbuka Doddy memasukkan lidahnya ke mulut Dona untuk memakan es krimnya di lumut Dona kemudian melepaskan ciumannya.
" Nah ini baru enak dan manis" Jawab Doddy sambil menjilati bibirnya.
bugh
Dona memukul bahu Doddy dengan kesal.
" Ciuman pertamaku." pekik Dona sambil matanya mendelik.
" Benarkah? Sama donk aku juga ciuman pertama, mau aku balikin?" Goda Doddy.
" Tidak." Jawab Dona singkat sambil memalingkan wajahnya dengan wajah di tekuk.
grep
" Maaf." Jawab Doddy merasa bersalah sambil memeluk Dona
" Apakah kak Doddy menganggapku wanita murahan?" Tanya Dona sambil menatap wajah tampan Doddy dengan tatapan sendu sambil mendorong tubuh Doddy
grep
" Tidak, aku tidak pernah sedikitpun menganggap dirimu sebagai wanita murahan." Ucap Doddy sambil memeluk Dona kembali
" Lalu kenapa kak Doddy menciumku?" Tanya Dona tanpa membalas pelukan Doddy
__ADS_1
" Mungkin ini terlalu cepat tapi jujur pertama kali bertemu denganmu aku mulai jatuh cinta padamu, seperti kata orang jatuh cinta pada pandangan pertama. Jujur selama ini aku sangat sulit untuk jatuh cinta sejak orang yang aku suka ternyata tidak menyukaiku dan memilih sahabatku. Ketika kamu hadir perasaan untuk menyukai itu hadir kembali dan jujur ini lebih kuat dari sebelumnya." Ucap Doddy dengan jujur.
Dona hanya diam tanpa menjawab ucapan Doddy. Doddy mendorong tubuh Dona perlahan dan menatap mata indah Dona.
" Maukah kamu menjadi kekasihku?" Tanya Doddy sambil menatap wajah cantik Dona dengan penuh harap.
" Jujur Dona juga suka waktu pertama kali melihat kak Doddy." Jawab Dona sambil tersenyum
cup
" Terima kasih, kakak janji untuk selalu setia dan melindungi dirimu." Ucap Doddy sambil mengecup kening Dona
" Berjanjilah padaku untuk tidak menyakiti perasaanku." Mohon Dona
" Kakak janji." Jawab Doddy sambil memeluk Dona.
Dona membalas pelukan Doddy, hatinya bahagia cintanya tidak bertepuk sebelah tangan sama seperti perasaan Doddy yang cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.
" Ehem." Ucap Dennis berupa deheman
Doddy dan Dona melepaskan pelukannya kemudian tersenyum ke arah Dennis dan Elisabeth
" Sepertinya kita tinggal sebentar mereka berdua sudah jadian dan resmi menjadi pasangan kekasih." Goda Dennis
" Hehehehe.. Setidaknya aku sudah tidak jomblo lagi dan tidak bisa kalian menggodaku lagi." Ucap Doddy sambil memeluk Dona dari arah samping.
" Kemana Putri dan kak Rocky?" Tanya Elisabeth mengalihkan pembicaraan mereka.
" Sepertinya apa pasangan yang baru jadian ya?" Goda Rocky
" Iya nich Rock ada yang baru jadian." Goda Dennis
Dona hanya menunduk malu sedangkan Doddy hanya tersenyum mendengar godaan ke dua sahabatnya.
" Sudah ah ... kita jangan menggoda kak Doddy dan Dona kita makan yuk." Ajak Elisabeth berusaha mengalihkan pembicaraan.
" Ayuk, aku juga lapar." Jawab Putri yang mengerti arah pembicaraan sahabatnya.
" Ok." Jawab mereka serempak
" Boleh kami bergabung?" Tanya ke tiga gadis yang tidak punya rasa malu.
Dennis, Rocky dan Doddy yang awal wajahnya berseri-seri berubah menjadi dingin dan datar.
" Maaf, makanan kami pas untuk enam orang kalau mau beli saja sendiri." Ucap Doddy dengan nada dingin
" Pergilah." Usir Dennis dan Rocky dengan nada dingin dan kejam.
Ke tiga gadis itupun langsung pergi karena merasakan aura dingin dan tatapan tajam dari ke tiga pria tampan tersebut yang terkesan menyeramkan. Elisabeth, Putri dan Dona hanya diam sambil mengambil piring dan mengisi makanan untuk kekasihnya.
" Sayang makan yuk." Ajak Elisabeth sambil memberikan piring tersebut ke arah Dennis
__ADS_1
" Terima kasih sayang." Jawab Dennis sambil tersenyum dan merubah wajahnya yang tadi dingin dan datar dan mengambil piring yang di berikan oleh kekasihnya.
Elisabeth hanya membalas senyuman dan mengambil makanan untuk dirinya.
" Sayang ini piringnya makan yuk." Ajak Putri sambil memberikan piring tersebut ke arah Rocky
" Terima kasih sayang." Jawab Rocky sambil tersenyum hangat dan menerima piring pemberian Putri
Putri hanya membalas senyuman dan mengambil makanan untuk dirinya.
" Kak Doddy, ini makanannya sudah Dona siapkan." Ucap Dona sambil memberikan piring yang sudah berisi makanan.
" Terima kasih sayang." Jawab Doddy sambil menerima piring pemberian Dona.
Wajah Dona langsung bersemu merah ketika Doddy mengatakan kata sayang. Dona mengambil piring kembali untuk dirinya. Kini mereka makan dalam diam tanpa ada yang bicara sedikitpun.
Setengah jam kemudian mereka sudah selesai makan dan minum. Kini mereka sedang santai sambil menikmati hembusan angin semilir.
" Ternyata enak juga punya kekasih ada yang mengurusi kita." Ucap Doddy
Dennis dan Rocky hanya tersenyum mendengar ocehan Doddy.
" Sudah sore kita pulang yuk?" Ajak Elisabeth
" Ok." Jawab mereka serempak
Merekapun merapikan barang-barang mereka dan pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke rumah Rocky.
Seminggu Kemudian
Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya tidak terasa sudah satu minggu usia pasangan kekasih Dona dan Doddy. Ke tiga pria tampan tersebut kini sudah berada di rumah milik orang tua Rocky mereka berencana pulang ke rumah orang tua Dennis yang kebetulan keluarga besar Alvonso dan ke dua keluarga sahabat orang tuanya semua berkumpul mengadakan reuni.
" Sayang sudah siap?" Tanya ke tiga pria tampan tersebut serempak
" Sudah sayang." Jawab ke tiga gadis tersebut serempak
" Ayo kita berangkat." Jawab Dennis
" Ok." Jawab mereka serempak
Dennis duduk di kursi pengemudi sedangkan di samping kemudi Elisabeth kekasihnya. Rocky, Putri, Doddy dan Dona duduk di kursi belakang pengemudi. Dennis mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.
" Aku tidak apa-apa nich ikut? akukan tidak ada hubungan keluarga." Ucap Doddy
" Iya benar, apalagi akukan hanya sepupunya Elisabeth." Ucap Dona
" Tenang saja, mommy dan daddy memintaku untuk mengajak kalian berdua." Jawab Dennis
" Kamu serius Den? Bukankah orang tuamu belum mengenal kami dan kami juga belum mengenal orang tua mu?" Tanya Doddy dengan nada terkejut.
" Walau tidak saling mengenal tapi keluarga besarku mengenal kalian semua." Ucap Dennis
__ADS_1
" Kalian jangan kaget orang tua Dennis dan juga keluarganya pintar IT jadi tanpa perlu berkenalan sudah tahu dan malah menganggap kalian sebagai keluarganya." Jawab Rocky