Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Putri dan Petra


__ADS_3

Putri menatap orang yang dicintainya sudah tertidur pulas membuatnya tersenyum bahagia.


" Aku sangat mencintaimu sayang, walau apapun yang terjadi aku akan tetap setia dan mencintaimu. Maafkan aku yang sering melukai hatimu. Jujur hatiku sangat sakit jika dirimu terluka karena separuh hatiku sudah kuberikan padamu. Aku akan pergi dari kehidupanmu jika sayangku menginginkan aku untuk pergi. Selamat tidur sayang semoga mimpi indah. Mu...ach cium dari jarak jauh." Ucap Putri sambil terus tersenyum.


Setelah puas memandangi wajah tampan Rocky, Putri pun mematikan ponselnya dan berjalan mendekati Elisabeth.


" Elisabeth terima kasih atas nasehatmu dan mulai sekarang aku lebih mempercayai Rocky dari siapapun." Ucap Putri sambil memeluk sahabatnya.


" Sama - sama Put, jemputlah kebahagiaan untuk dirimu jangan pernah perdulikan orang yang ingin merusak hubungan kalian berdua karena kamu berhak bahagia." Ucap Elisabeth sambil membalas pelukan sahabatnya.


" Aku akan menemui adikku." Ucap Putri sambil melepaskan pelukannya.


" Apakah aku perlu menemanimu?" tanya Elisabeth sambil melepaskan pelukannya."


" Tidak perlu aku akan menyelesaikan urusanku dengan adik kembarku." Ucap Putri


" Ingat apapun yang terjadi kamu berhak bahagia dan jangan percaya apa yang dikatakan Petra nanti." Ucap Elisabeth


" Iya, sekali lagi terima kasih." Jawab Putri


Elisabeth hanya tersenyum sedangkan Putri masuk ke dalam untuk menemui adik kembarnya.


ceklek


Putri membuka pintu dan melihat Petra sedang menatap dirinya.


" Bagaimana kak sudah menghubungi kak Rocky? kakak sudah putuskan sama kak Rocky?" tanya Petra penuh harap


" Kakak sudah menghubungi kak Rocky dan maaf kakak tidak bisa memutuskan hubungan dengan kak Rocky." Ucap Putri

__ADS_1


" Apa??? kenapa kak??" tanya Petra dengan nada kesal.


" Karena kakak dan kak Rocky saling mencintai jadi kakak tidak bisa melepaskan orang sebaik kak Rocky." Jawab Putri


" Apa kakak tidak tahu akibat perbuatannya aku harus mengalami nasib seperti ini menikah dengan pria jelek dan gendut dan mengalami keguguran." Ucap Petra dengan nada naik satu oktaf.


" Itu bukan gara - gara perbuatan kak Rocky tapi itu perbuatan dirimu sendiri. Kakak sudah tahu kamu sengaja menaruh obat perangsang di semua makanan dan minuman untuk kak Rocky, untunglah kak Rocky pergi jika tidak kamu akan menjebaknya sama seperti kamu menjebak calon tunanganku. Apa yang terjadi dengan dirimu itu adalah karmamu sendiri." Ucap Putri dengan nada dingin.


" Dulu kakak selalu diam apa yang kamu lakukan ketika kita masih sekolah hingga sekarang tapi kini maaf kakak tidak bisa lagi untuk menghadapi sikapmu yang hanya mementingkan dirimu sendiri." Ucap Putri.


Petra sangat terkejut karena apa yang dilakukan dulu dan sekarang diketahui oleh kakaknya yang bernama Putri tapi Petra cepat - cepat menguasai dirinya karena bagaimanapun dirinya harus bisa mendapatkan Rocky. Laki - laki yang sangat tampan dan kaya raya idaman para wanita.


" Kakak, kenapa kakak lebih mempercayai orang luar dari pada adik kandungmu sendiri." Ucap Petra


Putri menghembuskan nafasnya dengan berat kemudian menatap Petra dengan tatapan tajam.


" Justru orang dalam ternyata menusukku dari belakang. Kamu tahu Petra siapa yang membayar biaya operasi dan biaya perawatan? kak Rocky lah yang membayar semuanya orang yang kamu jelek - jelekkan, aku wanita yang sangat bodoh jika aku harus melepaskan orang sebaik kak Rocky." ucap Putri


" Siapa bilang, kak Rocky juga membayar uang kuliahku hingga lunas sampai aku lulus dan kak Rocky juga memberikan kartu kredit tanpa batas juga kartu debit. Jadi Petra mulai sekarang dan seterusnya aku lebih percaya Rocky dari pada kamu ataupun orang lain." ucap Putri yang masih menahan kesabarannya.


" Aku tahu kak Rocky melakukan itu karena kakak membayarnya dengan menggunakan tubuh kakak. Kakak hari ini sangat bangga dan bahagia tapi jika kak Rocky bosan dengan tubuh kakak bersiaplah kakak di tendang oleh kak Rocky dan kakak akan menangis darah." ucap Petra sambil menatap tajam ke arah kakaknya.


plak


plak


Putri menampar ke dua pipi Petra kanan dan kiri karena kesabaran Putri sudah habis.


" Asal kamu tahu kak Rocky masih menjaga kehormatanku karena kak Rocky mencintaiku dengan tulus. Kak Rocky tidak sama seperti wanita lainnya. Mulai sekarang dan seterusnya kakak tidak akan perduli lagi padamu karena kamu tidak pantas untuk kakak sayangi. Asal kamu tahu Petra selain kamu mengalami keguguran rahimmu juga di angkat itulah kamarmu." Ucap Putri sambil mengatur nafasnya karena perkataan Petra membuat dirinya menjadi emosi.

__ADS_1


" Apa??? kamu jahat sekali kak." ucap Petra dengan nada satu oktaf.


" Yang jahat itu kamu, kamu yang ingin mencelakaiku dan Tuhan baik padaku karena itulah dirimu yang terkena. Apa yang kamu lakukan padaku selama ini kini kamu sendiri yang menanggungnya. Selamat tinggal Pet mulai sekarang dan seterusnya kakak tidak memperdulikan dirimu sudah cukup kamu menyakiti perasaan kakak selama ini." ucap Putri sambil membalikkan badannya dan meninggalkan Petra sendiri di ruang perawatan."


" Kakak!!!" teriak Petra


Putri menulikan telinganya hatinya terlalu sakit dengan perbuatan adik kembarnya padahal selama ini dirinya selalu berbuat baik.


" Si**an kamu kak, awas kamu kak akan akan membalas dendam karena aku tidak ingin kakak bahagia." ucap Petra


Petra berusaha mengatur emosinya dan mencari cara agar bisa mencelakai kakak kembarnya.


Putri keluar dari ruang perawatan dan melihat Elisabeth sedang duduk. Putri duduk di samping Elisabeth kemudian memeluknya dari arah samping.


" Hiks... hiks... aku tidak menyangka adik kembarku sangat jahat padaku dan tidak pernah merasa bersalah sedikitpun." ucap Putri sambil terisak.


" Kita doakan saja semoga Petra sadar akan perbuatannya. Bagaimana kalau kita pulang saja karena besok pagi kita berangkat kuliah." Ucap Elisabeth sambil membalas pelukan Putri dan menepuk punggung Putri.


" Bukankah besok libur?" tanya Putri sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan Elisabeth.


" Oh iya.. aku lupa hehehehe.. kita pulang yuk?" ajak Elisabeth sambil berdiri.


" Ayuk." Jawab Putri singkat sambil berdiri.


Mereka berdua keluar dari rumah sakit dan tanpa sepengetahuan mereka berdua seseorang mengikuti Elisabeth dan Putri menuju ke parkiran mobil.


( " Menarik ada dua gadis yang sangat cantik dan malam ini aku tidur ditemani oleh dua bidadari yang turun dari langit." ucap pria itu dalam hati sambil tersenyum menyeringai ).


Pria itupun mengambil ponselnya di saku kemejanya kemudian menghubungi seseorang. Panggilan pertama langsung di angkat, pria itupun berbicara setelah dua belas menit kemudian pria itu mematikan ponselnya dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya.

__ADS_1


( " Malam ini aku akan bermain dengan sangat puas karena ada dua gadis yang sangat cantik menemaniku bermain hahahaha." ucap pria itu dalam hati sambil tertawa jahat ).


__ADS_2