Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Aldo dan Ellie


__ADS_3

" Terima kasih kak Aldo, ada apa kak?" Tanya Clara mengulangi perkataannya.


" Apakah kamu mengenal keluarga besar Alvonso?" Tanya Aldo penasaran


" Tentu saja kenal, putra pertama mereka bernama kak Alvonso namanya sama seperti nama ayahnya, ke dua kak Alvian, ke tiga kak Alviana ( " rasanya muak menyebut nama Alviana wanita yang telah merebut kekasih ibuku." Ucap Clara dalam hati ), ke empat Debby, ke lima Dennis dan ke enam Dennisa. ( " Wanita yang telah merebut kekasihku." sambung Clara dalam hati ). Mereka juga mempunyai anak angkat dan juga menantu angkat." Ucap Clara


" Apakah kamu mempunyai foto mereka?" Tanya Aldo


" Tentu saja punya." Jawab Clara


Clara memperlihatkan foto keluarga besar Alvonso waktu dulu dirinya tinggal di mansion keluarga besar Alvonso ke Aldo dan Aldo melihat foto tersebut.


" Ini foto aku masih kecil." Ucap Clara sambil menunjuk foto dirinya.


Aldo menatap sekilas kemudian menatap Clara yang memang mirip walau sekarang sudah mulai dewasa tapi masih terlihat mirip.


" Aku akan membantumu." Ucap Aldo.


" Benarkah?" Tanya Clara sambil tersenyum bahagia


" Tentu saja." Jawab Aldo pasti


" Terima kasih kak Aldo." Jawab Clara


Aldo hanya menganggukkan kepalanya dan membalikkan badannya meninggalkan Clara sendirian sedangkan Clara tersenyum menyeringai karena berhasil membohongi Aldo.


" Untung sepupuku bisa meretas data tentang Dennis sehingga bisa tahu Dennis berteman dengan siapa saja." Ucap Clara sambil tersenyum menyeringai


xxxxxxx Flash Back Off xxxxxxx


" Itulah mom awal pertemuan dengan Clara." Ucap Aldo


" Apakah kamu ingin mendengarkan masa lalu Clara?" Tanya mommy Laras


" Mau mom." Jawab Aldo


Mommy Laras menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi membuat Aldo dan Ellie sangat terkejut betapa jahatnya Clara.


" Itulah yang terjadi, kalian tidak menyangka bukan betapa jahatnya Clara." Ucap mommy Laras


" Mommy maafkan Aldo." Mohon Aldo merasa sangat bersalah.


" Sudah lupakan yang penting kamu sudah sadar dan mulai sekarang dan seterusnya jangan percaya dengan seseorang sebelum kamu membuktikannya." Ucap mommy Laras


" Iya mom ternyata Aldo sangat bodoh dibohongi oleh dua wanita membuat Aldo tidak percaya dengan wanita." Ucap Aldo


" Tidak semua wanita jahat ada juga wanita yang baik dan tulus mencintaimu." Ucap mommy Laras sambil tersenyum.


" Kamu sudah makan?" Tanya mommy Laras


" Belum mom." Jawab Aldo


" Ellie maukah merawat Aldo? Mommy mau menengok menantu mommy dulu." Pinta mommy Laras yang ingin menjodohkan Ellie dengan Aldo.


" Mau mom, oh ya mom mengenai masalaluku bagaimana mom?" Tanya Ellie

__ADS_1


" Nanti mommy akan kasih kabar, Aldo dan Ellie mommy tinggal dulu ya." Pamit mommy Laras sambil berjalan meninggalkan mereka berdua sambil membawa laptopnya.


" Tuan Aldo mau aku suapi atau makan sendiri?" Tanya Ellie


" Panggil Aldo saja, boleh aku mau disuapi." Ucap Aldo sambil tersenyum


" Ok." Jawab Ellie


Ellie mengambil mangkok yang berisi bubur kemudian mulai menyuapi Aldo dengan telaten hingga tidak terasa bubur di mangkoknya sudah habis tanpa sisa. Ellie mencari tissue di meja dekat ranjang Aldo tapi tidak ada.


" Cari apa?" Tanya Aldo karena melihat Ellie mencari sesuatu


" Tissue." Jawab Ellie singkat


" Di sini tidak ada, buat apa?" Tanya Aldo


Ellie hanya mendekatkan wajahnya ke wajah Aldo membuat jantung Aldo berdetak kencang dan refleks menutup matanya. Tangan kanan Ellie mengarahkan ke bibir Aldo kemudian mengusap bibir Aldo kemudian menarik tangannya kembali bersamaan dengan wajahnya.


" Kak Aldo kenapa tutup mata?" Tanya Ellie


Aldo membuka matanya dan menatap tajam ke arah Ellie.


" Aish jangan menatap ku seperti itu nanti jatuh cinta padaku." Ucap Ellie dengan nada santai.


" Pffftttt... Hahahaha... mimpi kalau aku jatuh cinta padamu." Ucap Aldo dengan nada sinis dan dingin.


" Syukurlah aku juga tidak suka dengan kak Aldo. Tadi kenapa menutup mata? Mengkhayal aku menyium kak Aldo ya?" Goda Ellie


" Tidak jangan percaya diri, aku tadi sangat mengantuk makanya aku memejamkan mataku." Ucap Aldo berbohong.


" Benarkah? perasaan kak Aldo membohongiku." Ucap Ellie


" Hanya melap bibir kak Aldo karena ada sisa bubur. Makanya tadi aku mencari tissue untuk membersihkan sisa bubur di bibir kak Aldo." Ucap Ellie


" Aku tidak percaya." Ucap Aldo


Ellie menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap wajah tampan Aldo.


" Aku akan pergi." Ucap Ellie sambil berdiri.


" Kenapa pergi?" Tanya Aldo


" Aku kan bukan wanita yang tidak bisa di percaya, licik dan jahat karena itulah aku pergi." Ucap Ellie sambil membalikkan badannya.


grep


Aldo menahan tangan Ellie agar tidak pergi karena dirinya merasa bosan sendirian di rumah sakit.


" Maafkan perkataanku yang tadi, temani aku di sini." Mohon Aldo


" Apakah kak Aldo tidak ada yang menengok? Maksudku keluarga kak Aldo?" Tanya Ellie


" Orang tuaku tidak pernah memperdulikan diriku apakah aku masih hidup atau sudah meninggal." Ucap Aldo dengan nada lirih.


Ellie membalikkan badannya dan melihat mata Aldo tersirat kesedihan yang mendalam.

__ADS_1


" Maafkan aku karena tidak tahu." Jawab Ellie sambil duduk kembali di kursi dekat ranjang Aldo.


" Kamu tidak salah karena kamu tidak tahu." Jawab Aldo


" Sekarang kak Aldo minum obat dulu setelah itu baru tidur." Ucap Ellie


" Ok." Ucap Aldo singkat


Ellie mengambil obat kemudian memberikan ke Aldo. Setelah meminum obat Ellie menyelimuti Aldo dengan selimut.


" Temani aku tidur di ranjang." Pinta Aldo


" Tapi..." Ucap Ellie terpotong oleh Aldo


" Aku mohon." Mohon Aldo


Ellie menghembuskan nafasnya dengan berat kemudian menatap wajah tampan Aldo.


" Aku tidak pernah tidur dengan laki-laki." Ucap Ellie menjelaskan.


" Kalau begitu pergilah, tinggalkan aku sendiri." Usir Aldo sambil tangan kanannya hendak menarik selang infus.


grep


" Apa yang kak Aldo lakukan?" Tanya Ellie sambil memegang tangan Aldo


" Aku ingin mencabut selang infus, kamu pergilah aku tidak pantas diperhatikan aku adalah pria yang paling jahat." Ucap Aldo dengan nada frustasi.


Ellie memejamkan matanya sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian membuka matanya menatap wajah tampan Aldo.


" Baiklah aku akan tidur." Ucap Ellie sambil melepaskan tangannya kemudian naik ke ranjang dan berbaring di ranjang sebelah Aldo.


deg


deg


deg


deg


Ke dua jantung mereka berdetak kencang, Ellie memejamkan matanya sambil menetralkan jantung nya sedangkan Aldo menatap wajah cantik Ellie.


" Bolehkah aku memelukmu?" Tanya Aldo


" Tapi..." Ucapan Ellie terpotong oleh Aldo.


" Aku janji hanya memeluk tidak lebih." Ucap Aldo


" Silahkan." Jawab Ellie singkat.


Aldo memeluk Ellie sambil memejamkan matanya dan tidak berapa lama Aldo sudah terlelap tidur karena pengaruh dari dirinya meminum obat dan tidak berapa lama Ellie ikut terlelap tidur sambil membalas pelukan Aldo


ceklek


Mommy Laras membuka pintu ruang perawatan dan menatap Aldo dan Ellie saling berpelukan.

__ADS_1


" Semoga kalian berjodoh dan Ellie bisa merubah sifat Aldo." Ucap mommy Laras.


Mommy Laras menutup pintu ruang perawatan VVIP dengan perlahan dan berjalan untuk menemui suaminya.


__ADS_2