
grep
" Aku juga sangat mencintaimu." Ucap Rocky sambil mengecup tangan Putri.
" Sayang, jika seandainya kita tidak ditakdirkan untuk bersatu karena sayangku menemukan penggantiku maka aku tidak akan pernah marah padamu karena aku sangat tulus mencintaimu." Ucap Putri sambil membenamkan wajahnya di dada bidang Rocky dengan nada lirih namun terdengar di telinga Rocky
cup
" Aku laki-laki bodoh jika aku pergi meninggalkan dirimu. Besok aku akan menghubungi orang tuaku untuk membicarakan pernikahan kita agar akhir bulan ini kita bisa menikah." Ucap Rocky sambil mengecup bibir Putri dengan singkat.
" Secepat itukah?" Tanya Putri
" Lebih cepat lebih baik." Jawab Rocky
" Tapi yang aku tahu kalau menikah dengan abdi negara calon istrinya masih menjaga kehormatannya sedangkan aku..." Ucap Putri dengan menggantungkan kalimatnya.
cup
" Aku juga tahu dan tenang saja aku akan berhenti menjadi abdi negara dan bekerja di perusahaan milik ayahku agar kamu tidak di anggap buruk oleh orang lain." Ucap Rocky sambil mengecup bibir Putri.
" Bukankah cita-citamu ingin menjadi seorang tentara?" Tanya Putri
" Memang benar tapi karena aku sangat mencintaimu aku rela berhenti menjadi seorang tentara." Ucap Rocky
" Maafkan aku karena tidak bisa menahan hasratku." Ucap Rocky sambil melepaskan selimutnya dan membuangnya secara asal.
" Sekali lagi setelah itu kita mandi." Bisik Rocky yang sudah mulai kecanduan dengan tubuh Putri.
Putri hanya menganggukkan kepalanya kemudian merekapun melakukan hubungan suami istri hingga setengah jam kemudian lahar milik Rocky keluarlah barulah berhenti. Rocky menarik adik kecilnya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping.
cup
" Terima kasih sayang." Ucap Rocky sambil mengecup bibir Putri.
Rocky mengangkat tubuh polos Putri ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri selama satu jam lamanya karena Rocky mengulanginya kembali.
__ADS_1
Kini mereka memakai pakaian santai, Putri duduk di ranjang dan tidak diperbolehkan turun dari ranjang karena Rocky akan memasak untuk Putri dan dirinya. Dua puluh lima menit kemudian Rocky membawa nampan berisi dua piring kwetiaw goreng dan dua gelas air mineral. Mereka makan dalam diam tanpa ada satupun yang bicara, Selesai makan Rocky membawa nampan yang berisi dua piring dan dua gelas kotor untuk di cuci.
" Aku sangat bahagia karena kak Rocky sangat tulus mencintaiku. Aku berjanji untuk selalu setia sampai kak Rocky bosan padaku maka aku akan pergi meninggalkan kak Rocky." Ucap Putri
ceklek
" Kita ke ruang tamu yuk? Karena kalau di sini terus aku ingin melakukan itu terus sama kamu." Ucap Rocky dengan nada jujur.
" Ok." Jawab Putri singkat sambil berusaha untuk bangun dari ranjang.
Rocky yang melihat Putri menahan rasa perih di bagian privasinya membuat Rocky tidak tega dan langsung menggendong ala bridal style.
Kini mereka sudah duduk di ruang keluarga sambil menyalakan televisi dan mulai menonton film kartun.
" Dua hari lagi kamu dan ke dua sahabatmu akan pergi jauh. Aku harap hubungan jarak jauh kita harus saling percaya dan kamu harus percaya padaku walau jarak kita jauh tapi di hatiku hanya ada kamu dan tidak ada wanita lain selain dirimu." Ucap Rocky sambil memeluk Putri dari arah samping.
" Begitu pula dengan diriku, walau jarak kita jauh tapi di hatiku hanya ada kamu seorang." Ucap Putri sambil membalas pelukan Rocky.
Merekapun menonton kartu sambil berpelukan hingga terdengar suara mobil berhenti di parkiran depan rumah Rocky.
" Seperti mereka sudah pulang." Ucap Rocky
Tidak berapa lama pintu utama terbuka dan tampak Elisabeth dan Dona berjalan masuk ke dalam ruang keluarga dan di ikuti dari arah belakang Dennis yang ke dua tangannya memegang beberapa paper bag begitu pula dengan Doddy.
" Wih borong nih." Goda Rocky
" Iya donk." Jawab Doddy dan Dennis serempak sambil meletakkan paper bag milik mereka di samping sofa tamu.
Elisabeth dan Dona hanya tersenyum dan berjalan ke arah kamarnya dan diikuti oleh kekasihnya. Dennis dan Rocky meletakkan belanjaan kekasihnya di kamar kekasihnya kemudian kembali lagi ke ruang keluarga.
Mereka mengobrol hingga sore barulah Dennis, Rocky dan Doddy pulang ke rumah dinas sedangkan Elisabeth, Putri dan Dona masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat.
Dua Hari Kemudian
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya, Elisabeth, Putri dan Dona berangkat dengan di antar kekasihnya masing-masing. Dennis, Rocky dan Doddy meminta ijin cuti satu hari untuk mengantar ke tiga gadis cantik karena mereka akan jarang bertemu karena jarak mereka nantinya sangat jauh.
__ADS_1
Dennis duduk di kursi pengemudi sedangkan Elisabeth duduk di samping pengemudi. Setelah tiga jam perjalanan Dennis menghentikan mobilnya di rest area untuk beristirahat. Mereka memesan makanan sambil menunggu mereka mengobrol.
" Perjalanan dari Magelang ke Pelabuhan Tanjung Perak berjarak antara 388 km dengan waktu perjalanan yang dibutuhkan sekitar 7 jam 43 menit, ditempuh menggunakan kendaraan pribadi. Berarti sekitar lima jam lagi perkiraan akan sampai ke tanjung perak." Ucap Dennis
" Kalau begitu gantian aku yang mengendarai mobil." Ucap Rocky
" Kalau nanti Rocky lelah baru gantian aku yang mengendarai mobil." Sambung Doddy
" Ok." Jawab Dennis
Dua orang pelayan datang sambil membawa pesanan mereka. Mereka pun makan dalam diam tidak ada satupun yang berbicara setelah setengah jam mereka kembali lagi melanjutkan perjalanan menuju ke pelabuhan Tanjung Perak.
Lima Jam Kemudian
Kini mereka sudah sampai di pelabuhan Tanjung Perak. Dennis dan Elisabeth saling berpelukan terasa sangat berat buat Dennis dan Elisabeth yang berpacaran jarak jauh begitu pula dengan Putri dan Rocky serta Doddy dan Dona.
Setelah hampir setengah jam lamanya mereka berpelukan merekapun melepaskan pelukannya dan kemudian Dennis, Rocky dan Doddy menghapus air mata kekasihnya masing-masing dengan menggunakan ke dua ibu jari mereka.
Elisabeth, Putri dan Dona berjalan masuk ke dalam kapal. Elisabeth, Putri dan Dona melambaikan tangannya ketika Meraka berada di dalam kapal sambil sekali-sekali menghapus air matanya dengan kasar yang tidak berhenti keluar.
Setengah jam kemudian kapal mulai berlayar, Putri, Elisabeth dan Dona masih setia melihat kekasihnya hingga tidak terlihat barulah mereka duduk sambil menggelar tikar yang tadi di bawanya.
" Hoam kok aku ngantuk ya." Ucap Elisabeth sambil mulutnya menguap
" Iya sama, aku juga ngantuk." Ucap Dona
" Sama, kita pejamkan mata yuk." Ajak Putri
" Ok."Jawab Elisabeth dan Dona serempak.
Ke tiga gadis itupun memejamkan matanya terlebih perjalanan mereka masih jauh. Dua jam lamanya mereka tertidur pulas hingga terdengar suara ledakan sebanyak dua kali yang memekakkan telinga para penumpang kapal yang kebanyakan pada istirahat.
duar
duar
__ADS_1
Elisabeth, Putri dan Dona langsung memaksakan untuk membuka matanya.
" Apa yang terjadi?" Tanya Elisabeth yang belum sepenuhnya tersadar