Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Malam Pertama Petra 2


__ADS_3

Petra perlahan turun dari ranjang sambil menahan rasa perih di bagian intimnya.


" Cepat jalan kalau tidak aku akan melakukan lagi agar kamu benar - benar tidak bisa jalan lagi." ancam pria tersebut.


" Ba.. baik." ucap Petra sambil menahan amarah.


Petra berjalan dengan sangat perlahan karena merasakan perih teramat sangat terlebih pria itu bermain dengan sangat kasar. Pria itupun menatap dengan kesal karena melihat Petra berjalan dengan langkah lambat membuat pria itu menggendong Petra ala bridal style kemudian di bawa ke dalam kamar mandi.


Pria itupun menurunkan Petra di bawah shower dengan menghadap ke tembok sedangkan pria itu berada di belakang Petra sambil memeluknya. Pria tersebut tanpa memberi pemanasan terlebih dahulu langsung memasukkan keris saktinya ke lubang goa milik Petra yang sangat di sukai pria tersebut.


jleb


" Akhhhhh... dasar brengs*k sakit." teriak Petra sambil berusaha melepaskan ke dua tangan pria itu.


plak


" Brengs*k sakit.." teriak Petra karena tubuhnya di pukul.


plak


" Aku sudah bilang jangan berteriak.. dasar wanita ja***g." ucap pria itu sambil menggoyangkan pinggulnya dengan kasar.


" Kurang ajar... aku bukan wanita ja***g dasar cowo jelek, gendut dan tampangnya seperti penjahat kelas kakap, pantasnya pria seperti dirimu itu di siksa sampai ma*i." ucap Petra memaki pria itu yang sedang menggerakkan pinggulnya secara berulang-ulang sambil menahan rasa sakit pada tubuhnya akibat pukulan yang di terimanya dan di tambah lagi bagian int**nya terasa sangat perih.


Pria yang sedang asyik menikmati permainan nya menjadi sangat kesal mendengar makian Petra akhirnya menarik kerisnya dengan kasar kemudian pindah ke bagian an"s yang masih sempit. Hentakan pertama gagal dan dihentakkan ke dua barulah berhasil.


jleb


" Sakit... dasar breng**k." maki Petra kembali


Pria itupun memukul membuat tubuh Petra merah kebiruan.


" Sudah aku bilang jika memaki maka aku siksa jika tetap masih memakiku maka akan lebih sakit lagi siksaanku." ucap pria tersebut sambil menggoyangkan pinggulnya dengan kasar.


Petra yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit akhirnya tidak sadarkan diri. Pria itupun memegang tubuh Petra sambil menggoyangkan pinggulnya dan tidak memperdulikan Petra pingsan asal dirinya benar - benar merasa puas.


Setelah setengah jam lamanya akhirnya keluarlah lahar milik pria tersebut. Pria itupun mencabut kerisnya.


Pria itupun mandi bersama Petra yang masih pingsan setelah selesai mandi dan melap tubuhnya juga tubuh Petra, pria itupun menggendong Petra dan dibaringkan ke ranjang.


" Akhhhhh.. enak sekali... senangnya mendapatkan yang masih pera**n." ucap pria itu tersenyum puas sambil menatap Petra yang masih memejamkan matanya.


Pria itu tidak tahu kalau Petra sebenarnya sudah tidak pera**n lagi. Petra dulu sangat nakal dan sering pulang malam, hingga suatu ketika temannya menodai Petra dan tidak bertanggung jawab.


Petra yang sangat marah memerintahkan teman baiknya untuk mencelakai temannya yang telah menodainya hingga temannya mati mengenaskan ke tabrak mobil. Petra yang frustasi akhirnya cerita dengan ibunya karena ibunya sangat sayang padanya membuat ibunya meminta sahabatnya untuk mengoprasi Petra agar tetap virgin dan operasi nya berjalan dengan lancar.


Petra yang sudah pernah merasakan surga dunia membuat Petra melakukan kembali dengan kekasihnya dan ketika kekasihnya tidak bertanggung jawab karena Petra hamil akhirnya Petra menggugurkan kandungannya dan operasi lagi hingga terakhir Petra melakukan kembali bersama calon tunangan kakaknya dan melakukan operasi lagi.


" Tapi kenapa rasanya berbeda ya? walau ada noda darah tanda mahkota berharganya ku ambil. Apa jangan-jangan wanita ini operasi selaput dara agar kelihatan masih perawan." ucap pria tersebut.

__ADS_1


" Aku akan tanyakan kalau dia sudah sadar." ucap pria tersebut sambil berdiri dan memakai pakaian santai.


Setengah jam kemudian perlahan mata Petra terbuka dan menatap pria itu dengan penuh kebencian.


" Sudah bangun rupanya, jangan memandangku seperti itu kalau tidak mata indahmu aku congkel." ancam pria itu.


Petrapun langsung memejamkan matanya sambil menahan amarah dalam hatinya.


" Aku ingin kamu berkata jujur. Apakah kamu pernah operasi selaput dara?" tanya pria tersebut


Petra membuka matanya dan menatap pria itu dengan tatapan terkejut karena ketahuan.


" Tidak." Jawab Petra sambil memalingkan wajahnya takut ketahuan kalau dirinya berbohong.


Pria itupun menarik gespernya yang berada di pinggangnya.


ctas


" Akhh... sakit..." teriak Petra meringis kesakitan


" Katakan dengan jujur kalau tidak aku akan mencambukmu lagi." ucap pria tersebut.


" Aku bilang tidak ya tidak." ucap Petra tetap mempertahankan kebohongannya.


ctas


ctas


" Katakan!!!" bentak pria itu tanpa punya rasa empati sedikitpun.


" Iya benar aku pernah operasi." jawab Petra yang tidak bisa menahan rasa sakitnya.


" Kenapa kamu operasi dan siapa yang pertama melakukannya?" tanya pria itu sambil menatap tajam ke arah Petra.


Petra pun menceritakan kalau dirinya diperkosa oleh temannya kemudian temannya tidak bertanggung jawab karena itulah dirinya operasi. Petra hanya menceritakan satu bagian saja tidak semuanya.


" Hiks... hikss... sekarang tuan sudah tahu bukan ceritaku. Apakah tuan ingin membunuhku setelah tahu masalaluku?" tanya Petra sambil menangis dan merubah ucapannya agar dirinya tidak di siksa lagi dan pura - pura dirinya sangat menderita.


" Maafkan aku jika tadi membentak tuan karena kejadian tadi membuatku mengingat akan kejadian yang ingin aku lupakan hikss... hiksss.." ucap Petra sambil menangis.


Pria itupun menjatuhkan gesper nya kemudian berjalan ke arah Petra dan kemudian memeluk Petra.


" Maafkan aku, aku berjanji akan bertanggung jawab untuk menikah denganmu. Tenang saja semua apa yang kamu inginkan akan aku penuhi." ucap pria tersebut.


" Benarkah tuan akan menikah denganku?" tanya Petra sambil membalas pelukan pria tersebut dan tersenyum devil


" Iya aku janji kita akan secepatnya menikah." ucap pria tersebut.


" Terima kasih tuan." Jawab Petra

__ADS_1


" Panggil aku honey dan aku akan memanggil mu dengan sebutan sayang." pinta pria tersebut.


" Honey." panggil Petra dengan nada lembut walau hatinya ingin rasanya mencakar wajah pria itu agar semakin jelek.


" Terima kasih sayang, setelah ini kita akan pergi ke dokter mengobati lukamu setelah itu mengurus pernikahan kita. Aku akan menghubungi anak buahku untuk membeli pakaian ganti untuk kita." ucap pria itu.


Pria itupun menghubungi anak buahnya setelah setengah jam anak buahnya datang dan memberikan dua paper bag. Petra sangat bahagia memakai gaun yang sangat indah terlebih bahannya sangat halus.


Merekapun pergi dari hotel tersebut dan pergi ke dokter sesuai apa yang dikatakan oleh pria tersebut.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2