
" Siapa yang sakit?" tanya Dennis
" Adiknya Putri kak." Jawab Elisabeth
" Sekarang Putri kemana?" tanya Dennis
" Putri lagi pergi ke kantin kak." Jawab Elisabeth dengan suara agak berbeda yang tadinya sangat lembut tapi agak ketus entah kenapa hatinya agak kesal.
( Huh.. aku pikir nyariin aku? gr kamu El, mana mungkin dia nyariin kamu. Apakah kak Dennis tidak tahu kalau Putri pacarnya kak Rocky?" tanya Putri dalam hati ).
" Aku ingin cerita padamu tolong sampaikan ke Putri." Pinta Dennis yang tidak memperdulikan perbedaan suara Elisabeth karena entah kenapa jantung Dennis tidak berhenti berdetak kencang.
" Baik kak, aku akan mendengarkannya." Ucap Elisabeth pasrah.
Dennis pun menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutupinya sedangkan Elisabeth hanya mendengarkan saja.
" Begitu ceritanya jadi tolong bilang ke Putri untuk lebih percaya dengan Rocky." Ucap Dennis mengakhiri ceritanya.
Elisabeth tersenyum karena ternyata Dennis menolong temannya karena Elisabeth berfikir
" Boleh aku menanyakan sesuatu ke kak Dennis?" tanya Elisabeth
" Boleh saja." Jawab Dennis
" Apakah kak Dennis mempunyai bukti seperti rekaman video?" tanya Elisabeth
" Aku punya bukti rekaman cctv." Ucap Dennis
" Kalau begitu kirimkan rekaman itu padaku, aku akan memberikan pada Putri." Ucap Elisabeth
" Baiklah aku akan memberikan bukti rekaman cctv. Hmmm... oh iya mengenai kopermu maaf aku kemarin lupa memberikan kopernya padamu." Ucap Dennis
" Tidak apa - apa santai saja dan maaf jadi ngeropotin kak Dennis." Ucap Elisabeth
" Akh tidak repot kok, bagaimana dengan mantan kekasihmu? apakah kalian bersama lagi?" tanya Dennis penasaran dan entah kenapa dirinya ingin sekali hubungan mereka putus.
" Tidak, aku mengatakan pada kak Aldo kalau aku ingin kuliah sampai lulus dan meminta padanya untuk melupakan aku dengan mencari wanita lain." Ucap Elisabeth
" Apakah kamu masih mencintainya?" tanya Dennis
" Tidak." Jawab Elisabet singkat dan tegas.
" Kenapa? apakah kamu sudah menemukan penggantinya?" tanya Dennis harap - harap cemas.
" Sejak hari pernikahan kami batal perasaan cintaku hilang dan mengenai menemukan penggantinya iya memang aku sudah menemukan penggantinya." Ucap Putri
( " Kamulah penggantinya entah kenapa ketika bersamamu perasaanku sangat nyaman dan ingin menjadi kekasihmu tapi aku tidak ingin berharap karena aku tidak ingin terluka lagi." ucap Elisabeth dalam hati ).
deg
deg
Jantung Dennis berdetak kencang entah kenapa hati Dennis kecewa dan terluka ketika mendengar ucapan Elisabeth jika sudah menemukan pengganti mantan kekasihnya.
__ADS_1
" Apakah kamu mencintainya?" tanya Dennis berusaha menahan kesedihannya.
" Ya aku mencintainya." Ucap Elisabeth terus terang
( " Ya aku mencintaimu kak tapi aku takut terluka lagi." ucap Elisabeth dalam hati sambil menahan kesedihannya ).
deg
deg
Jantung Dennis berdetak kencang kembali entah kenapa hati Dennis terluka tapi tidak berdarah ketika mendengar ucapan Elisabeth jika sudah menemukan penggantinya dan mencintainya.
" Apakah pria itu juga mencintaimu?" tanya Dennis
" Aku tidak tahu apakah dia mencintaiku atau tidak." Ucap Elisabeth
" Kenapa kamu tidak mengatakan kalau kamu mencintainya?" tanya Dennis
" Aku tidak mungkin berani mengatakan secara langsung karena bagaimanapun biasanya seorang pria yang menembak cewek duluan." ucap Elisabeth
" Sekarang jamannya sudah berubah kebanyakan cewek yang menembak cowok." Ucap Dennis
" Memang benar tapi aku tidak bisa mengatakannya. Apakah kak Dennis sudah mempunyai kekasih?" tanya Elisabeth mengalihkan pembicaraan.
" Belum." Jawab Dennis singkat.
" Apakah ada seseorang yang kak Dennis suka?" tanya Elisabeth
deg
deg
Jantung Elisabeth berdetak kencang mendengar ucapan singkat Dennis. Entah kenapa hatinya terluka mendengar ucapan singkat Dennis.
" Apakah gadis itu juga menyukai kak Dennis?" Tanya Elisabeth
" Aku tidak tahu, tapi kabar yang aku dengar dia menyukai seseorang." Ucap Dennis.
" Kalau begitu lupakanlah dan carilah gadis lain, banyak gadis yang tergila - gila dengan kak Dennis karena kak Dennis tampan, baik dan bisa melindungi." Ucap Elisabeth penuh semangat.
" Apakah kamu mencintaiku?" goda Dennis
( " Aku mohon jawabannya iya." ucap Dennis penuh harap ).
" Iya eh tidak." ucap Elisabeth keceplosan
" Pffftttt hahahaha... aku sudah menebaknya kalau kamu mencintaiku." Ucap Dennis sambil tertawa lepas dalam hatinya sangat bahagia mendengar ucapan jujur Elisabeth.
" Dari mana kak Dennis tahu?" tanya Elisabeth penasaran.
" Tebak saja. Berarti benar bukan?" tanya Dennis sambil tersenyum bahagia.
" Apakah kak Dennis mencintaiku?" tanya Elisabeth tanpa menjawab pertanyaan Dennis
__ADS_1
" Tidak." Jawab Dennis singkat
( " Maaf aku masih ragu dengan perasaanku, aku takut kalau kamu mempermainkan perasaanku sama seperti mantanku karena namamu sama - sama Elisabeth." ucap Dennis dalam hati ).
" Sama aku juga tidak mencintai kak Dennis." Ucap Elisabeth bohong berusaha menahan rasa sesak di hatinya.
( " Maaf kak jujur aku merasakan nyaman dan merasakan jatuh cinta pada kak Dennis tapi karena kak Dennis tidak mencintaiku terpaksa aku berbohong karena bagaimanapun aku juga punya harga diri." ucap Elisabeth dalam hati ).
" Katanya kamu bilang mencintaiku?" tanya Dennis yang merasa tidak suka dengan ucapan Elisabeth barusan.
" Maaf aku tadi bohong, maaf kak ponselku mau lowbat." ucap Elisabeth
Tut tut tut tut tut tut
Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh Dennis membuat Elisabeth bingung dengan sikap Dennis.
" Dasar orang aneh." ucap Elisabeth dengan nada kesal sambil menyimpan kembali ponselnya ke dalam tasnya.
" Siapa orang aneh El?" tanya Putri tiba - tiba datang dan duduk di samping Elisabeth sambil memberikan cemilan dan minuman ke Elisabeth.
" Ah tidak lupakan saja." ucap Elisabeth sambil menerima pemberian Putri
Putri hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka saling diam tanpa ada yang bicara sedikitpun. Elisabeth melirik sekilas Putri sedang melamun membuat Elisabeth penasaran.
" Kamu kenapa Put?" tanya Elisabeth
Putri menghela nafasnya dengan kasar kemudian menatap Elisabeth.
" Aku sangat kecewa dengan adikku Petra dan juga dengan Rocky." ucap Putri sambil mengusap wajahnya.
" Kenapa kamu tidak minta penjelasan sama kak Rocky? bisa saja dia melakukan itu karena ada alasannya." Ucap Elisabeth
Sebelum menjawab ponsel milik Elisabeth berbunyi dua kali tanda ada pesan masuk. Elisabeth mengambil ponselnya di dalam tas kemudian melihat siapa yang mengirim pesan padanya.
Elisabeth melihat ada pesan WhatsApp dari nomer yang tidak di kenal di lihat foto profilnya foto Dennis dan ternyata Dennis mengirimkan sebuah video. Elisabeth menyimpan nomer ponsel Dennis kemudian membuka pesan ke dua.
Belahan Jiwaku : Ini rekaman cctv tolong berikan ke Putri. Kasihan Rocky tidak bisa tidur, aku lagi mencoba untuk memberikan nasehat.
Elisabeth : Ok aku juga akan memberikan nasehat.
Elisabeth : Jaga kesehatan, jangan telat makan dan hati - hati dimanapun kak Dennis berada
Di kota yang sama dan di tempat yang berbeda Dennis mengirimkan pesan WhatsApp ke Elisabeth.
Dennis : Ini rekaman cctv tolong berikan ke Putri. Kasihan Rocky tidak bisa tidur, aku lagi mencoba untuk memberikan nasehat.
" Dia menjawab apa ya?" tanya Dennis gelisah.
" Mana aku tahu." Jawab Rocky
" Akh kamu rese." omel Dennis
" Pffftttt hahahaha kamu suka sama Elisabeth ya?" goda Rocky sambil tertawa melihat sahabatnya seperti orang jatuh cinta.
__ADS_1