Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Bayi Kembar


__ADS_3

" Terima kasih sudah melindungi kekasihku dan juga ke dua kekasih sahabatku." Ucap Dennis dengan nada tulus.


" Aku melakukan ini untuk menebus rasa bersalahku pada kalian." Ucap Aldo


" Aku mohon kak lupakan masa lalu dan jangan pernah merasa bersalah padaku." Ucap Elisabeth


" Terima kasih sudah mau memaafkan kakak." Ucap Aldo dengan nada tulus.


" Iya kak sama-sama. Oh iya kapan kakak dan kakak ipar menikah?" Tanya Elisabeth


" Bulan depan kami menikah, kalian kapan?" Tanya Aldo


" Tahun depan kami akan menikah." Ucap Dennis


" Syukurlah aku ikut senang dan jangan lupa di acara pernikahan kami kalian datang." Ucap Aldo


" Aku akan usahakan." Jawab Elisabeth


" Sama, aku juga akan usahakan untuk datang." Ucap Dennis


" Sudah sore kami mau pulang, oh ya nanti malam kalian datang ke mansion ada acara Barbeque." Sambung Dennis


" Ok nanti kami akan datang." Ucap Aldo


Dennis dan Elisabeth hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


xxxxxxx


Tidak terasa waktu menunjukkan pukul delapan malam semua orang sudah berkumpul di kebun belakang mansion. Para pria sibuk membolak balikkan bakaran ada sate ayam, ayam bakar, ikan bakar dan daging bakar yang sudah diberikan bumbu sedangkan para wanita sibuk mengatur makanan yang sudah matang ke meja makan kecuali mommy Laras dan daddy Alvonso duduk dengan santai sambil melihat ke tiga putra, ke tiga putri, para menantunya dan anak-anak angkatnya yang sedang sibuk mondar mandir dengan di temani ke dua sahabatnya siapa lagi kalau bukan dokter Kennath dengan istrinya dokter Maria dan Ronald dengan istrinya Clarissa.


Tidak berapa lama datang Aldo dengan tunangannya yang bernama Ellie. Semua mata tertuju ke arah mereka berdua terlebih orang tua Elisabeth menatap Ellie tanpa berkedip membuat ke dua orang tua Elisabeth mendekati Ellie.


" Elisabetha." Panggil ke dua orang tua Elisabeth serempak


" Maaf aku Ellie." Jawab Ellie dengan nada bingung.


Mommy Laras yang melihat calon besannya sedang menatap Ellie membuat mommy Laras mendekati ibunya Elisabeth.


" Ada apa?" Tanya mommy Laras

__ADS_1


" Maaf, wajahnya sangat mirip dengan putri kembar kami yang di culik." Ucap ibunya Elisabeth sambil menitikkan air matanya.


" Kita bicara di ruang kerja suamiku, Ellie dan calon besan ikut aku." Ucap mommy Laras


" Baik." Jawab ke tiganya serempak.


" Untuk Aldo kamu kumpul dengan yang lainnya dan suruh Elisabeth ke ruang kerja suamiku." Perintah mommy Laras


" Baik mom." Jawab Aldo patuh


Mommy Laras, Ellie dan ke dua orang tua Elisabeth berjalan ke ruang kerja suaminya. Mommy Laras duduk di kursi kebesaran milik suaminya sedangkan ke duanya duduk berhadapan dengan mommy Laras hanya dibatasi oleh meja.


" Ceritakan apa yang terjadi." Pinta mommy Laras.


" Tujuh belas tahun yang lalu aku dan suamiku..." Ucapannya terhenti karena terdengar suara ketukan pintu.


tok


tok


tok


" Masuk." Panggil mommy Laras


Elisabeth membuka pintu dan berjalan ke arah mereka.


" Elisabeth duduklah di sebelah Ellie." Ucap mommy Laras


" Baik mom." Jawab Elisabeth


Elisabeth duduk di sebelah Ellie, wajah dan tingginya sama dan tidak semua orang tahu yang bisa membedakan mana Elisabeth dan mana Ellie kecuali Dennis dan Aldo. Walau Dennis dan Aldo sempat terkejut tapi mereka berdua langsung tahu perbedaannya.


" Lanjutkan yang tadi." Pinta mommy Laras.


" Tujuh belas tahun yang lalu aku dan suamiku pergi ke luar kota untuk melihat cabang perusahaan. Di pertengahan jalan yang sepi kami diserang oleh segerombolan preman, aku dan suamiku beserta dua orang bodyguard melawan mereka dan setengah jam kemudian kami bisa membuat babak belur. Namun tiba-tiba perutku terasa keram dan akhirnya kami pergi ke rumah sakit yang terdekat." Ucap ibunya Elisabeth.


" Dokter memeriksaku mengatakan kalau aku harus melahirkan sekarang karena pecah ketuban membuat aku dan suamiku menyetujuinya. Aku melahirkan bayi kembar namun keesokan paginya kata perawat salah satu bayi kami mati dan memperlihatkan bayi yang sudah tidak bernyawa. Aku dan suamiku sangat terpukul mendengar hal itu terlebih aku menyalahkan diriku sendiri atas apa yang telah terjadi." Sambung ibunya Elisabeth dan tidak berapa lama air matanya keluar membuat suaminya memeluk dirinya.


" Setelah aku melahirkan bayi kembar aku sempat melihat tanda lahir dari ke dua bayi kami. Kalau Elisabeth mempunyai tanya lahir di lengan kanan dan kalau saudaranya di sebelah lengan kiri. Telapak kaki kiri Elisabeth ada tahi lalat sedangkan di atas telapak kaki kiri saudaranya ada tahi lalat." Ucap ibunya Elisabeth

__ADS_1


" Ellie apakah sebelah lengan kirimu dan di atas telapak kakimu ada tahi lalat?" Tanya mommy Laras tanpa basa basi.


" Ada mom, tapi apakah benar mereka ke dua orang tuaku?" Tanya Ellie dengan nada bingung.


" Tunggu sebentar." Kata mommy Laras sambil menyalakan laptopnya.


Mommy Laras mengutak-atik laptopnya setelah dua menit kemudian mommy Laras menatap ibunya Elisabeth.


" Di kota mana dan nama rumah sakit?" Tanya mommy Laras


" Di kota S nama rumah sakit xxxxxxx." Ucap ibunya Elisabeth


Mommy Laras mulai mengutak atik laptopnya kembali setelah agak lama mommy Laras menghentikan jari jemarinya yang lincah.


" Setelah ibunya Elisabeth melahirkan bayi kembar ke dua bayi ibu biasanya di letakkan di box bayi bersama bayi lainnya, benar bukan?" Tanya mommy Laras.


" Ya benar Jawab ibunya Elisabeth.


Mommy Laras kemudian mengutak-atik laptopnya setelah berapa lama mommy Laras memperlihatkan laptopnya ke arah mereka, merekapun menonton rekaman video tersebut.


Rekaman video cctv


Seorang pria mendatangi seorang perawat yang kebetulan dekat dengan ruangan bayi yang sangat sepi karena sudah jam dua belas malam sambil menggendong bayi.


" Suster, tolong aku." Mohon pria itu dengan wajah sendu.


" Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya perawat itu


" Suster bayi kami meninggal ketika istriku melahirkan, apakah suster bisa menolongku? Tenang saja aku akan memberikan uang berapapun yang suster minta." Ucap pria itu.


" Minta tolong apa tuan?" Tanya perawat itu dengan mata berbinar karena akan diberikan uang berapapun yang di minta.


" Tolong tukar bayi kami yang sudah meninggal dengan bayi yang baru lahir." Pinta pria itu.


" Kebetulan di rumah sakit ini ada ibu baru melahirkan bayi kembar. Baiklah saya akan membantu tuan asalkan tuan bisa memberikan aku uang sebanyak dua puluh juta." Ucap perawat itu


" Baiklah, ini putriku yang sudah meninggal nanti uangnya aku transfer ke rekening suster." Ucap pria itu sambil menyerahkan jasad putrinya.


" Baik tuan, saya tukar dulu putri tuan." Ucap perawat itu menerima jasad bayi tersebut.

__ADS_1


Perawat itupun membuka pintu ruangan khusus bayi dan melihat temannya sedang tertidur pulas dengan perlahan perawat itu masuk ke dalam dan menukar jasad bayi itu dengan salah satu bayi kembar. Setelah melakukan aksinya perawat itu keluar dari ruangan tersebut dan memberikan bayi tersebut ke pria itu.


" Ini tuan bayinya." Ucap perawat itu.


__ADS_2