Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Koas


__ADS_3

Selesai makan dan minum mereka mengobrol bersama hingga tidak terasa waktu menunjukkan jam satu pagi.


" Sudah jam satu, kita istirahat." Ucap daddy Alvonso sambil menguap


" Untuk Dennis, Rocky, Doddy, Elisabeth, Putri dan Dona kalian istirahat karena besok siang berangkat ke Magelang dan untuk para prianya tolong saling membantu membereskan." Ucap mommy Laras


" Baik mom." Jawab mereka serempak


Semua pergi meninggalkan tempat tersebut sedangkan para pria tampan membersihkan tempat tersebut karena banyaknya pria membuat pekerjaan tersebut cepat selesai merekapun kembali ke kamar masing-masing bersama istrinya masing-masing.


xxxxxxx


Satu Tahun Kemudian


Tidak terasa sudah satu tahun Aldo dan Elisabetha sudah menikah sedangkan hubungan Dennis, Rocky dan Doddy dengan kekasihnya berjalan harmonis tidak ada gangguan dari musuhnya.


Sabtu pagi Dennis, Rocky dan Doddy pergi ke rumah milik orang tua Rocky untuk menemui para kekasihnya masing-masing. Kini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati cemilan dan minuman buatan masing-masing kekasihnya.


" Sayang, lusa aku, Putri dan Dona koas di rumah sakit di desa terpencil." Ucap Elisabeth membuka pembicaraan.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Bagi sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah koas, terutama mereka yang di daerahnya terdapat rumah sakit pendidikan. Koas (dibaca ko-as) atau ko-asisten adalah seorang mahasiswa yang masih dalam tahap pendidikan dalam memenuhi kompetensi sebelum dinyatakan sebagai seorang dokter.


Untuk koas yang mendapat giliran jaga, kegiatan akan dibagi dua. Ada yang bertugas jaga di ruangan, ada yang bertugas jaga di UGD. Kegiatan koas yang dilakukan pada saat jaga antara lain melakukan anamnesis kepada pasien, membuat rekam medis pasien, ataupun menjadi asisten residen dalam melakukan tindakan medis.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


" Berapa lama koasnya?" Tanya Dennis


" Sekitar 1,5 hingga 2 tahun." Ucap Elisabeth


" Selama itu?" Ucap Dennis dengan nada terkejut


" Iya selama itu." Ucap Elisabeth


" Bukan itu saja di sana susah signal jadi maaf kita jarang bisa berkomunikasi." Sambung Putri


" Lalu bagaimana kami bisa menghubungi kalian?" Tanya Doddy


" Paling kalau pas kami dapat libur kami bisa pergi ke kota untuk telepon kak Doddy." Ucap Dona


" Waduh." Jawab ke tiga pria tampan serempak sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


" Kalau aku ingin menciummu bagaiamana?" Tanya Dennis


" Iya benar, kalau aku ingin menciummu bagaimana?" Tanya Rocky dan Doddy serempak.


bugh


bugh


bugh

__ADS_1


Elisabeth, Putri dan Dona serentak memukul bahu kekasihnya. Sedangkan ke tiga pria tampan hanya tersenyum karena tidak merasakan sakit sedikitpun rasanya seperti di pijat oleh mereka.


" Kalian bertiga ya pikirannya cium mulu." Omel Elisabeth, Putri dan Dona serempak.


" Enak sih...Hehehehe...." Ucap ke tiga pria tampan dengan tawa terkekeh-kekeh.


Ke tiga gadis cantik itu hanya menatap tajam sedangkan ke tiga kekasihnya hanya membalas senyuman.


" Kalau ada waktu kami boleh ke sana?" Tanya Dennis


" Sepertinya boleh." Jawab Elisabeth


" Baiklah kalau ada waktu aku akan ke sana untuk menemui dirimu." Ucap Dennis


" Ok aku tunggu." Jawab Elisabeth sambil tersenyum


" Aku juga ikut." Ucap Rocky dan Doddy serempak.


" Ok sip. Biar aku juga ada temannya." Ucap Dennis


" Di makan kuenya." Ucap Elisabeth


" Ok." Jawab Dennis sambil memegang piring dan makan sendiri.


" Dennis, aku juga ingin nyobain kue buatan Elisabeth." Ucap Doddy


" Kan ada kue buatan Dona." Ucap Dennis


" Enak aja." Ucap Rocky sambil menarik piring


" Aish sama saja." Ucap Doddy sambil tangannya di arahkan ke piring milik Dona.


" Sayang, kenapa sih tidak mau berbagi dengan temannya?" Tanya Elisabeth


" Ini kan spesial buatan kamu sayang jadi aku tidak rela kue buatan dirimu di makan oleh ke temanku.


" Sayang, kak Doddy ingin mencoba kue buatanku kenapa tidak di kasih juga?" Tanya Putri


" Sama seperti Dennis, kue ini spesial buatanmu untuk diriku jadi aku tidak rela jika kue ini di makan oleh Doddy." Ucap Rocky


" Lebay." Ucap Doddy dengan nada kesal.


Dona berdiri dan berjalan ke arah dapur.


" Kamu mau kemana yank?" Tanya Doddy


" Mau ambil kue." Jawab Dona


Tidak berapa lama Dona berjalan ke ruang keluarga dan duduk di samping Doddy sambil membawa piring berisi kue.


" Sudahlah sayang, kebetulan tadi aku juga buat seperti punya Elisabeth dan Putri." Ucap Dona sambil meletakkan piring di depan Doddy


cup

__ADS_1


" Terima kasih sayang." Jawab Doddy sambil mengecup bibir Dona sekilas.


Dona hanya tersenyum sedangkan ke dua sahabatnya hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap Doddy.


" Aku heran kak Doddy doyan makan tapi kok badannya tidak gendut lagi ya?" Ucap Elisabeth penasaran


" Itu karena aku rajin olah raga makanya badanku tidak gendut lagi." Ucap Doddy


Elisabeth hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Kita pergi kemana?" Tanya Rocky


" Aku ikut aja." Ucap Doddy


" Bagaimana kalau kita ke mall saja." Usul Dennis


" Setuju." Jawab mereka serempak


Elisabeth, Putri dan Dona masuk ke dalam kamar dengan diikuti oleh kekasihnya.


Dennis dan Elisabeth


" Sayang kenapa ngikutin aku? Aku mau ganti baju dulu." Ucap Elisabeth


" Sebentar saja aku lagi horny sayang, aku janji adik kecilku tidak akan aku masukkan." Ucap Dennis sambil memeluk Elisabeth dari arah belakang.


" Tapi.." Ucapan Elisabeth terpotong oleh Dennis


" Hari ini terakhir lusa kita tidak bertemu, aku ketagihan dengan tubuhmu." Ucap Dennis sambil melepaskan pelukannya kemudian mendorong perlahan tubuh Elisabeth ke arah ranjang.


Dennis dan Elisabeth pun berciuman hingga tanpa sadar tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun. Dennis memberikan tanda kepemilikan ke tubuh Elisabeth dan sesuai janji Dennis, Dennis tidak memasukkan adik kerisnya tapi entah kenapa Elisabeth menginginkan yang lebih dengan menatap mata Dennis.


" Sayang, aku ingin dimasukkan." Mohon Elisabeth


cup


" Tidak sayang, kita lakukan jika kita resmi menikah, sekarang kita mandi saja." Ucap Dennis.


Walau Dennis sangat menginginkan hal tersebut tapi dirinya tidak ingin melakukannya karena dirinya sudah berjanji pada dirinya sendiri. Dennis menggendong Elisabeth ala bridal style menuju ke arah kamar mandi.


Mereka mandi bersama hingga setengah jam kemudian mereka sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai.


Putri dan Rocky


" Sayang, kenapa tidak menunggu di luar?" Tanya Putri


" Maaf sayang, beberapa hari yang lalu aku dan teman-temanku menonton film..." Ucap Rocky menggantungkan kalimatnya sambil memeluk tubuh Putri dari arah depan.


" Menonton apa?" Tanya Putri sambil menatap wajah tampan Rocky.


" Mau aku pratekkan apa yang aku tonton?" Tanya Rocky sambil tersenyum menyeringai.


" Coba praktekkan bikin aku penasaran." Ucap Putri dengan nada polos

__ADS_1


__ADS_2