Tentara Dingin VS Dokter Dingin

Tentara Dingin VS Dokter Dingin
Petra Di Tinggal Di Mall.


__ADS_3

Rocky dan Putri duduk berdampingan di kursi khusus pelanggan sambil menunggu kedatangan SPG. Tidak berapa lama SPG itupun mendatangi mereka.


" Ini tuan sepatu dan sendalnya." ucap SPG tersebut sambil menyerahkan dua kotak dus.


" Ok terima kasih." jawab Rocky sambil menerima 2 kotak dus.


" Sama - sama tuan." jawab SPG dengan nada sopan sambil pergi meninggalkan mereka berdua.


Rocky membuka dua kotak dus kemudian melepaskan pengait di sepatu dan sandal yang ada logo perusahaan dan harga yang menempel di logo perusahaan dan diberikan ke Putri.


" Coba dulu pas tidak." pinta Rocky


" Tapi harganya mahal." tolak Putri secara halus karena melihat harga yang menempel di logo perusahaan sepatu dan sandal.


Rocky hanya menatap tajam dan akhirnya Putri pun mencoba sepatunya terlebih dahulu.


" Bagaimana kak Rocky, bagus tidak?" tanya Putri.



" Bagus, kamu merasa nyaman dan tidak sempitkan?" tanya Rocky


" Nyaman kak." ucap Putri


" Sekarang coba sendalnya." pinta Rocky


Putri pun menuruti permintaan Rocky dan melepaskan sepatunya untuk mencoba sendalnya.


" Bagaimana kak?" tanya Putri



" Bagus, kamu nyamankan memakainya?" tanya Rocky


" Nyaman banget kak, Putri sangat suka." ucap Putri tersenyum sambil melihat sendalnya.


" Sandalnya kamu pakai saja dan sandal milikmu kamu masukkan saja ke dalam dus bekas sandalmu yang kamu pakai." perintah Rocky.


" Baik kak." jawab Putri sambil memasukkan sendalnya ke dalam dus kosong.


" Mba bungkus secara terpisah." perintah Rocky sambil tersenyum menyeringai.


" Baik tuan." jawab SPG dengan nada sopan.


SPG itupun mencatat di nota kemudian pergi ke arah kasir. Rocky dan Putri mengikuti SPG tersebut ke arah kasir untuk membayar dres, sepatu dan sandal dengan menggunakan kartu kredit tanpa batas.


Rocky membawa enam paper bag kemudian menggandeng tangan Putri ke arah Eskalator atau tangga jalan.


" Kita sekarang ke bagian tas yang berada di lantai dua, kita naik ke atas sekarang." ucap Rocky.


Putri hanya menganggukkan kepalanya dan merekapun naik Eskalator atau tangga jalan menuju ke lantai dua. Sampai di lantai dua Putri melihat - lihat berbagai jenis tas diikuti oleh Rocky yang setia mendampingi Putri.


Putri melihat tas selempang yang menarik perhatian dan lagi - lagi matanya membulat sempurna karena harganya lumayan mahal. Tas merk Salvatore Veragamo Crossbody Bag Black. Putri pun menaruhnya kembali tapi Rocky langsung mengambilnya dan diberikan ke SPG.


__ADS_1


" Kak Rocky itukan mahal Rp. 14,000,000." bisik Putri.


" Tidak apa-apa santai saja. Kita langsung ke kasir." ucap Rocky


Rocky dan Putri berjalan ke arah kasir kemudian Rocky pun membayar dengan menggunakan kartu kredit tanpa batas.


" Mba logo dan harganya di buang mau di pakai langsung." pinta Rocky


" Baik tuan." ucap SPG.


" Di dalam tasmu kamu bongkar dan ganti tas ini dan tasmu yang isinya kosong masukkan ke dalam kotak kosong itu." pinta Rocky


Tanpa curiga Putri mengikuti permintaan Rocky. Putri membongkar isi tasnya yang hanya berisi dompet, lipstik dan ponsel setelah isi tasnya kosong langsung dimasukkan ke dalam kotak dan diberikan ke Rocky. Rockypun langsung menerima tas pemberian Putri.


" Mba bungkus kotak ini." perintah Rocky.


Dengan nada bingung merekapun melakukan permintaan Rocky. Setelah selesai merekapun berjalan ke arah Eskalator atau tangga jalan turun. Mereka keluar dari butik bertepatan kedatangan Petra yang tadi berputar - putar mencari Rocky dan Putri. Wajah Petra memerah menahan kesal karena melihat Rocky membawa 7 paper bag terlebih melihat Putri memakai tas selempang dan sandal baru membuat hatinya terasa terbakar.


" Dari mana saja sich kalian? tiba - tiba menghilang?" omel Petra


" Kan aku sudah bilang belanja buat Putri, salah siapa tiba - tiba menghilang." ucap Rocky santai sambil menggandeng tangan Putri dan meninggalkan Petra sendirian.


" Tunggu aku belum belanja." ucap Petra sambil menyusul mereka berdua dan menghadang jalan Rocky dan Putri.


Rocky menghentikan langkahnya begitu pula dengan Putri.


" Bukannya tadi sudah berputar - putar kenapa tidak belanja." ucap Rocky sambil menatap tajam


" Kalian main tinggal saja jadinya aku mencari kalian berdua dan hal itu membuatnya jadi tidak sempat belanja." ucap Petra beralasan.


" Tapi uangnya?" tanya Petra tanpa punya rasa malu sedikitpun.


" Memangnya aku bapakmu, pakai uangmu sendiri." ketus Rocky


" Tapi..." ucap Petra terpotong oleh Rocky


" Tidak ada tapi - tapian, ingat apa yang tadi aku katakan? belanja pakai uang sendiri atau tidak sama sekali." ucap Rocky sambil menatap tajam ke arah Petra gadis yang tidak punya rasa malu sedikitpun.


" Kakak..." ucap Petra sambil menatap ke arah kakaknya.


" Maaf Petra, kali ini kakak tidak bisa membantu karena kakak tidak enak sama kak Rocky habis belanjain buat kakak." ucap Putri


" Huh, dasar kakak pelit sama seperti tunangannya sama - sama pelit!!!" bentak Petra hingga semua pengunjung menatap mereka bertiga.


Rocky yang tidak bisa menahan emosi langsung menarik tangan Putri dan berjalan ke arah keluar menuju parkiran mobil. Petra yang melihat mereka langsung menyusul mereka. Sampai di mobil Petra langsung berlari dan bersiap membuka pintu mobil.


Rocky yang sudah kesal membuka dompet dan memberikan uang Rp. 50,000 ke Petra.


" Naik angkot bilang ke perumahan xxxx." ucap Rocky sambil mendorong Petra dan menekan remote mobil kemudian membuka pintu mobil di kursi samping pengemudi.


" Putri masuk." ucap Rocky dengan nada dingin.


" Baik kak." ucap Putri yang merasa takut dengan Rocky karena wajahnya sedang menahan kesal.


Rocky menutup pintu mobil dan kemudian memutari mobilnya menuju ke kursi pengemudi.

__ADS_1


" Kak Rocky aku ikut." omel Petra dengan nada kesal.


" Aku sudah bilang tapi sepertinya ucapan kakak kamu anggap angin lalu sekarang rasakan sendiri naik angkot." ucap Rocky sambil menatap tajam ke arah Petra.


brak


Rocky membuka pintu mobil dan membanting pintu mobilnya dengan kencang kemudian menguncinya karena Petra berusaha membuka pintu mobil.


brak brak brak brak


" Kak buka pintu." teriak Petra sambil menggendor pintu mobil karena Petra di tinggal di mall.


Rocky menulikan telinganya dan memundurkan mobilnya kemudian memutar mobilnya ke arah samping meninggalkan Petra yang berteriak. Putri menatap sendu adiknya merasa tidak tega melihatnya.


" Kak Rocky.." ucap Putri terpotong oleh Rocky


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2