
" Tidak ada." Jawab Dennis
" Sayang sekali." Jawab Doddy
" Kenapa?" Tanya Dennis
" Kalau ada yang jomblo kan aku bisa daftar untuk menjadi calonnya." Ucap Doddy
" Bukannya ada Den?" Tanya Rocky usil.
" Siapa Rock?" Tanya Dennis dan Doddy serempak
" Dennis.... Dennis kan yang masih jomblo." Ucap Rocky
bugh
bugh
" Enak saja aku masih normal kali." Ucap Dennis sambil memukul bahu Rocky
" Tahu nih Rocky." Ucap Doddy sambil memukul bahu sebelahnya.
" Hahahaha.." Tawa Rocky pecah.
" Seru sekali nih, ada cerita apa?" Tanya Elisabeth
" Ada deh." Jawab Dennis
" Sudah selesai masaknya?" Tanya Dennis
" Sudah kak." Jawab Elisabeth
" Kalau begitu kita berangkat yuk." Ajak Dennis
" Ayuk." Jawab mereka serempak
Mereka pun pergi dengan menggunakan satu mobil. Singkat cerita kini mereka sudah sampai di kebun binatang. Ke tiga pria tampan membawa tikar, kotak makanan dan minuman sedangkan para wanita hanya membawa diri dan berjalan mengikuti ke tiga pria tampan tersebut.
" Kita berteduh di pohon itu saja sambil menggelar tikar." Usul Dennis
" Ok." Jawab mereka serempak.
Para gadis dan wanita menatap lapar melihat ke tiga pria tampan yang sedang berjalan membuat mereka mendekati ke tiga pemuda tampan tersebut.
" Kak Dennis." Panggil Elisabeth dengan wajah cemberut sambil berjalan mendekati Dennis
Dennis yang namanya di panggil langsung membalikkan badannya.
" Iya sayang." Jawab Dennis tanpa memperdulikan tatapan lapar para gadis maupun para wanita sambil memegangi kepalanya karena bingung melihat wajah cemberut kekasihnya.
cup
" Kenapa wajahmu masam?" Tanya Dennis sambil mengecup bibir kekasihnya kemudian memeluknya dari arah samping.
" Kak Dennis jangan tebar pesona deh, lihat semua wanita menatap kak Dennis." Jawab Elisabeth dengan wajah di tekuk dan membalas pelukan Dennis.
" Pffftttt... hahahaha... kekasihku ternyata cemburu ya." Goda Dennis sambil tertawa lepas
__ADS_1
" Iya aku cemburu." Jawab Elisabeth
cup
" Tenang saja sayang di mataku hanya ada satu wanita yaitu kamu seorang." Jawab Dennis
" Terima kasih sayang." Jawab Elisabeth sambil merebahkan kepalanya di bahu kekasihnya.
" Hei jangan pacaran aja duduk sini, aku laper nih." Ucap Doddy sambil duduk di tikar bersebelahan dengan Dona.
" Hehehehe." Tawa Dennis
Dennis dan Elisabeth duduk bersebelahan di tikar begitu pula dengan Rocky dan Putri.
" Makan yuk." Ajak Rocky
Para gadis dan para wanita hanya bisa menggigit jari ada yang menyerah dan ada yang berusaha mendekati ke tiga pria tampan tersebut.
" Boleh kami bergabung?" Tanya ke tiga gadis sambil duduk di samping ke tiga pria tampan tersebut.
" Tidak boleh." Jawab Elisabeth, Putri dan Dona serempak sambil menatap tajam tapi ke tiga gadis itu tidak memperdulikannya.
Sedangkan ke tiga pria tampan itu hanya diam saja tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.
" Boleh kenalan, namaku Delia." Ucap Delia sambil tangan kanannya diarahkan ke Dennis.
Dennis mengangkat tubuh Elisabeth dan didudukkan di pangkuannya.
" Sayang, suka main itu?" Tanya Dennis sambil menunjukkan arena permainan tanpa memperdulikan uluran tangan Delia
" Aku pergi sama kekasihku dulu ya." Pamit Dennis sambil menggandeng tangan kekasihnya.
" Ok." Jawab mereka berempat.
Dennis dan Elisabeth pergi meninggalkan mereka menuju ke arena permainan sedangkan Delia yang sangat kesal karena uluran tangannya tidak di sambut tanpa punya rasa malu berjalan mengikuti langkah Dennis dan Elisabeth dari belakang.
( " *Si*l baru kali ini ada pria yang bersikap dingin dan datar. Selama ini tidak ada yang berani menolak pesonaku. Padahal aku juga tidak kalah cantik dengan kekasihnya, aku akan mengikutinya dan berusaha menarik perhatiannya." Ucap Delia dalam hati* ).
" Boleh kenalan, namaku Bela." Ucap Bela sambil tangan kanannya diarahkan ke arah Rocky.
" Sayang kita ikut Dennis sama Elisabeth ke arena permainan yuk." Ajak Rocky sambil berdiri dan menggenggam tangan Putri tanpa memperdulikan uluran tangan Bela.
" Baik sayang." Jawab Putri sambil berdiri dan membalas genggaman Rocky.
( " *Si*l baru kali ini ada pria yang bersikap dingin dan datar. Selama ini tidak ada yang berani menolak pesonaku." Ucap Bela dalam hati* ).
" Kak Doddy dan Dona kami pergi ke arena permainan dulu ya." Pamit Putri
" Kami juga ikut, ayo sayang kita pergi." Ajak Doddy sambil menarik tangan Dona
" Eh.. iya.." Jawab Dona dengan nada terkejut karena dirinya di panggil sayang padahal dirinya baru kenal dengan Doddy.
" Maaf aku memanggilmu sayang karena aku malas berdekatan dengan wanita di sebelahku, kita pura-pura berpacaran ya?" Bisik Doddy menjelaskan.
Dona hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti, Doddy dan Dona berdiri dan berjalan menuju ke tempat arena permainan sedangkan ketiga gadis itu tanpa punya rasa malu mengikuti mereka.
__ADS_1
" Gadis itu masih mengikuti kita." Bisik Elisabeth
" Biarkan saja sayang, kita mau naik apa?" Tanya Dennis sambil memeluk Elisabeth.
" Naik bianglala yuk." Ajak Elisabeth sambil membalas pelukan Dennis.
" Ayo sayang." Ajak Dennis
Dennis dan Elisabeth duduk berdampingan di bianglala begitu pula dengan Rocky duduk berdampingan dengan Putri.
" Dona kita mau naik apa?" Tanya Doddy
" Terserah kak Doddy." Jawab Dona
" Beli es krim yuk." Ajak Doddy
Doddy tidak begitu suka dengan arena permainan karena masalalunya yang membuat dirinya trauma menaiki wahana.
" Ok." Jawab Dona singkat
" Hallo kak, aku mau donk dibeliin es krim." Ucap gadis tersebut.
Doddy dan Dona tidak memperdulikan ucapan gadis tersebut malah Doddy dengan sengaja memeluk Dona dari arah samping.
" Mohon kerjasamanya." Bisik Doddy
Dona hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Doddy tidak menyukai gadis yang mengejar-ngejar dirinya membuat dirinya eiffel. Entah kenapa jantung Doddy berdetak kencang setiap berdekatan dengan Dona tapi berusaha bersikap biasa saja.
" Sayang, mau pesan rasa apa?" Tanya Doddy
" Coklat." Jawab Dona
" Pak, coklat satu dan vanilla dua." Pinta Rocky
" Baik." Jawab pedagang es krim
" Pak, saya juga coklat." Ucap gadis di samping Rocky
" Baik." Jawab pedagang es krim
" Ini mas coklat satu dan vanilla satu." Ucap pedagang es krim sambil memberikan kantong plastik berisi es krim.
" Ini pak uangnya, kembaliannya ambil saja." Ucap Rocky sambil menerima es krim tersebut
" Terima kasih banyak mas, mba." Ucap pedagang es krim.
" Pak es krim saya yang bayarin mas itu ya." Ucap gadis tersebut
" Maaf mas kenal gadis ini?" Tanya pedagang es krim
" Tidak kenal pak." Jawab Doddy dengan nada dingin.
" Ayo sayang kita jalan." Ajak Doddy sambil memeluk Dona dari arah samping meninggalkan gadis tersebut dan pedagang es krim.
" Sayang, kita ke tempat yang tadi sekalian menunggu mereka." Ucap Doddy
" Ok." Jawab Dona singkat
Doddy dan Dona duduk kembali di tikar sambil memakan es krim.
__ADS_1
" Kak Doddy makasih ya es krimnya enak banget." Ucap Dona sambil menjilati es krim
( " Aduh kok pikiranku jadi kotor begini melihat Dona menjilati es krim membuat adik kecilku jadi tegang." Ucap Doddy dalam hati ).