Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
pengantin Liya & Jaffa (mau kasi Give away)


__ADS_3

Hari yang di nanti kan pun tiba, pernikahan Jaffa dan Liya sedang berlangsung. Walau tadi sempat huru hara karena Jaffa harus menggunakan baju adat jawa dan dia jadi bulan-bulana Adam dan Haris. Hampir saja dia tidak mau mengenakan nya.


Adam, Maira dan haris duduk di satu meja. Adam dan Haris masih saja tertawa geli melihat tampang bule Jaffa memakai blankon. Jaffa yang tau dari atas sana hanya menatap tajam ke arah mereka.


"Mas udah dong jahat banget sama Jaffa, keren lo dia pake blankon".


"Gak sayang lucu aja, lagian liat tubuh jangkung nya dia bisa lurus gitu.. Hahaha".


"Mas apan sih". Maira mendelik kesal dengan Adam nenindas Jaffa.


Serangkaian acara pun telah berlalu. Hampir menjelang mala pesta usai. Maklum pesta nya di adakan di kampung. Jadi usah seperti pesta rakyat.


Adam dan Maira serta Haris sudah kembali ke Hotel. Sedang kan Jaffa dan Liya yang awal nya pengen beristirahat di rumah orang tua Liya terpaksa harus pergi ke hotel juga lantaran rumah Liya penuh sanak saudara sampai mereka tidak bisa istirahat.


..........


"Akhir nya, bisa baring dengan tenang". Liya menghempas kan tubuh nya di tempat tidur.


"Mandi dulu sayang".


"Sebentar mas, aku capek, kenapa pesta jadi besar gitu, padahal ibuk janji kalau pesta nya sederhana". Liya sedikit mengeluh karena pesta pernikahan nya di hadiri banyak tamu.


Jaffa hanya tersenyum. Dan beralalu masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang ayo mandi la dulu". Dengan langkah gontai Liya pergi ke kamar mandi.


Cukup lama Liya melakukan ritual mandi sampai Jaffa harus mengetuk pintu kamar mandi.


Tok Tok


"sayang kamu ngapain kok lama kali?".


Cklek.


"Apaan sih mas aku berendam tadi".


"Ya aku kira kamu tidur di dalam sana?".


"Ihh... Aaakhh mas?".


Liya terkejut di peluk Jaffa.


"Kenapa takut di peluk suami sendiri hemm?"

__ADS_1


"Gak mas tunggu aku mau pake baju dulu".


"Oh no sayang malam ini aku gak akan biar kan kamu pake baju sampen pagi".


Seketika tubuh Liya meremang dengan cepat Jaffa mengkungkung tubuh Liya dan detik berikut nya Jaffa sudah menyambar bibir mungil Liya.


"Hemmmppp... Mmmmm".


Liya sudah bungkam mendapat kan serangan dari suami nya. Laki-laki yang awal nya mengesal kan kini berubah status menjadi suami nya.


Malam pengantin kedua penuh dengan kehangatan. ******* dan rintihan menghiasi kamar hotel tempat mereka menginap.


Jaffa begitu lembut menyentuh Liya dia merengkuh madu cinta dari gadis berisik yang dia kenal tanpa sengaja.


Cukup lama Jaffa mengabsen tubuh mungil istri nya meninggal kan tanda kepemilikan. Liya sangat menikmati setiap sentuhan dari suami nya. Ini sangat memabuk kan dan berhasil membuat sengatan yang menjalar ke semua urat saraf.


Yang lebih membuat tubuh Liya tak kuasa menahan kejang di saat Jaffa mulai menyatukan milik mereka. Saat Jaffa berhasil masuk dan berdiam disana sambil menggesek kan perlahan Liya seperti di kerubuti ribuan kupu-kupu yang melayang-layang di kepala nya.


Aakhh... Mas sakit".


"Sakit nya sedikit lagi akan berkurang sayang hemm".


Jaffa kembali mencium bibir Liya dengan sedikit rakus. Jaffa mulai memaju mundur kan tubuh nya gerakan di bawah sana makin menuntun.


Malam pengantin yang penuh dengan kehastran yang penuh cinta dari kedua nya. Bermandi kan keringat di dalam kamar yang dingin dan setelah hampir dua jam sesi percintaan yang luar biasa itu Jaffa berhasil menumpah kan benih cinta nya, dan Liya menampung nya dengan suka rela.


Kedua nya sudah berbaring bersisian sambil berdekap.


"Kamu sudah tidur sayang?".


"Hemm, aku lelah".


"Bersihin dulu?".


"Gak aah besok aja mas, udah aakhh tidur yuk".


Dan detik berikut nya Jaffa sudah mendengar dengkuran halus dari istri nya. Jaffa pun mengikuti hal yang sama.


..........


Matahari mulai menampak diri. Liya dan Jaffa masih di dalam selimut mereka tanpa mengenakan apa pun karena habis mekakukan kegiatan percintaan mereka tadi malam.


Sementara di restoran hotel Adam, Maira dan Haris sedang breakfast.

__ADS_1


Mas apa kita gak nunggu Jaffa sama Liya bangun dulu, baru pulang?".


Buat apa sayang, mereka gak akan keluar dari kamar nya, lagian kantor gak ada siapa-siapa takut Weli kewalahan".


Ya udah mas".


"Lagian kan mereka juga pulang ke Jakarta Besok, kamu bisa ketemu Liya di Jakarta".


Hemmm... ".


Ris, dua hari lagi kau berangkat ke Singapur ya, urus keuangan kita di kantor pusat"


Seketika Haris bersorak dalam hati. Bagaimana tidak ke singapur itu berarti dia akan bertemu dengan Farasya.


"Hemmm.. Baik la".


"Ada apa kau tidak senang?".


"Tidak memang nya ada aku bilang begitu?".


"Ciee.. Ketemu Farasya, pasti kamu udah kangen kan Ris?".


"Eee... Hehehe". Haris hanya tertawa garing mendengar godaan Maira.


"Mas kita kapan ke singapur kunjungin ibu dan daddy?".


"Eemm.. Nanti aku cari waktu yang pas kita ke sana ya".


Mereka pun melanjut kan sarapan tanpa kehadiran Liya danJaffa. Dan setelah ini mereka akan langsung pulang ke Jakarta.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampir, vote, like dan comment.


Witha.


Maaf ya guys kemaren libur lumayan lama. Sebentar lagi terjebak cinta ke dua akan tamat. Nah aku mau mau ngumumin give away sebagai ucapan terimaksih ku kepada kalian yang rajin coment kasi like n vote.


Cara nya gampang ya readers ku sayang. Kasi hadiah sebanyak-banyak nya untuk terjebak cinta ke dua.


Nah yang pemenang akan di liat dari rangking umum ya. Give akan berlangsung selama sebulan dari sekarang. Di umumin bulan depan ya.


Salam cinta.

__ADS_1


__ADS_2