Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Special


__ADS_3

Di Jakarta.


Maira sudah beberapa hari ini menginap di rumah orang tua nya. Karena mbak anum masih belum ada kabar.


Maira kerepotan pagi-pagi untuk bolak balik mengantar anak-anak nya.


Setelah makan malam maira dan ibu nya menemani anak-anak nya di ruang keluarga.


Sedang kan bapak dosen sedang di ruang baca.


Tiba-tiba ponsel maira berbunyi.


Adam.


Maira segera berlari ke luar menuju taman belakang rumah orang tua nya.


"hallo...." maira.


"apa aku mengganggu" jawab Adam dari seberang ponsel.


"tidak, aku lagi nemanin anak-anak nonton"


"kamu masih menginap di rumah orang tua mu"


"iya....kamu masih di kantor?"


"ya masih... Sebentar lagi aku mau pulang kerumah orang tua ku, oh ya besok pagi aku pulang ke indonesia, kalau kamu tidak sibuk malam nya aku jemput makan malam?"


"baik la, kalau gitu sampai jumpa besok dan hati-hati ya".


"hemmmm.... Okee see you tomorrow"


Sambungan telpon terputus.


Baik maira dan Adam mereka sama-sama tersenyum saat memutus kan percakapan mereka melalui ponsel.


Maira pun masuk masih dalam suasana hati berbunga-bunga.


"terima telfon dari siapa ra" tanya ibu nya.


"eeh itu buk dari teman" jawab maira datar.


"dari teman apa temen?" goda buk dini.


"teman buk" jawab maira mengerti arah pertanyaan ibu nya.


"pasti laki-laki ya, ihh pasti spesial, muka kamu itu loh masih merah merona gitu,Pasti.."


Belum selesai kekepoan ibuk nya, maira langsung memotong.


"hoaaammm... Aah maira kok dah ngantuk ya buk?" sambil ngelirik ibuk nya.


"heemm... Alesan pasti kamu lagi sembunyiin sesuatu dari ibuk kan? Siapa sii ra, ganteng gak? Kerja di mana? Kamu kenalan di mana? "


Buk dini masih kekeh kalau anak perempuan nya itu sedang berbohong. Buk dini dah kek wartawan gosip.


"ya ampun buk,, ih ibuk kebanyakan nonton acara gosip ni, dah kek wartawan gosip,


Dah aah maira ngantuk".


Jawab nya kesal sambil garuk kepala nya, ibuk nya emang gak bisa di bohongi.


Buk dini pun senyum sambil menurunkan bibir nya. " awas aja malam besok kamu izin keluar"


Lirih ibuk nya.


Tapi buk dini bahagia kalau maira bisa membuka hati nya lagi untuk laki-kali lain, dia selalu mendoa kan anak nya itu menemukan jodoh yang baik dan sayang sama maira dan anak-anak maira.

__ADS_1


"sayang-sayang nya mami bobok yuk, mami ngantuk ini!"


Zidan : "mami aa mau bobok sama oma opa"


"ya da, adek aja yang bobok sama mami gimana?"


Anak kedua nya pun geleng kepala.


"ya dah ra biarin aja mereka tidur sama ibuk sama bapak, dah sana kamu istirahat tadi katany ngantuk, lagian belum juga jam 8 kamu dah ngantuk aja?" buk dini masih aja goda maira.


Maira melongos.


Karena maira malas membalas kekepoan ibuk nya dia pun memilih mengalah dan membiarkan anak-anak nya tidur dengan opa oma nya.


Ya anak-anak maira memang dekat dengan opa oma nya, terutama opa nya. Bapak maira senang memanjakan ke dua cucu nya dan mungkin juga mereka terkadang merindukan sosok papinya. Maira pun kadang tak tega, supaya anak-anak nya tidak merasa kesepian maira pun tak masalah kalau mereka lebih memilih tidur dengn opa oma nya.


..........


Singapura.


Setelah menelfon maira Adam pun menuju ke mansion mewah orang tuanya.


Di rumah orang tua Adam.


"suka sekali anak keras kepala itu membuat orang menunggu nya" tuan zein melirik istri nya yang sedari tadi gelisah menunggu kedatangam anak laki-laki kesayangan nya itu.


"dia sudah memberi ku kabar kalau dia akan datang, Adam tidak mungkin membohongi ku" jawab nya sambil melihat ke arah pintu depan.


"Cekk... Bahkan dia bukan anak kandung mu tapi kau begitu percaya pada nya" lirih tuan zein.


Ya walau pun Adam bukan anak kandung nya tapi dy lah yang merawat Adam sedari kecil, Adam kecil hanya tau nyonya DEFNE istri kedua daddy nya adalah satu-satu ibunya sebelum dia tau masa lalu daddy nya dan siapa ibu kandung sebenarnya.


Ibu defne merawat dan menyayangi Adam layak nya seperti anak yang dia lahir kan. Dia paling paham situasi hati dan pikiran adam di banding sang daddy.


Saat Adam berselisih paham dengan sang daddy maka ibu defne la yang akan menjadi penengah.


Di mata ibu defne Adam akan selalu jadi putra yang paling sempurna di mata nya, karena Adam tak pernah sekali pun membantah atau meninggikan suara di depan ibu sambung nya itu. Adam pun sangat menyayangi ibu nya itu.


Makanya dulu saat ibu defne meminta Adam untuk menikahi anak teman nya, Adam tak menolak walaupun dia tahu Adam tidak mencintai mantan istri nya, dia berharap Adam bahagia dan bisa melupakan cinta khayalan Adam, dia hanya tidak ingin Adam larut dalam cinta pertama yang Adam sendiri tidak tau siapa gadis itu. Tapi ternyata pilihan nya salah, Adam sama sekali tidak bahagia dan pernikahan nya justru hancur. Ya ibu defne benar-benar sangat menyesal dengan keputusan nya memaksa anak kesayangan nya itu untuk mengikuti kemauan nya. Sekarang dia akan mendukung apa pun kemauan Adam. Asalkan Adam menemukan kebahagiaan nya.


Akhir nya suara mobil terdengar dari luar.


Wajah Ibu defne pun langsung berbinar.


"itu pasti Adam. Suami ku, aku mohon bersikap la baik dan jangan merusak suasana malam ini, hargai la apa pun keputusan nya, aku mohon jangan ada perdebatan demi aku, tidak kah kau ingin melihat hari tua kita dan anak-ansk kita bahagia" pinta istri cantik nya itu sambil meraih tangan suaminya dan mengiba.


"heemmm baik la,pergi lah sambut anak itu" tuan zein melemah.


Sebenar nya tuan zein ingin sekali meluapkan kemarahan nya karena keputusan Adam untuk pindah dan mengembangkan bisnis nya di Indonesia.


Adam pun masuk dan langsung memeluk ibu defne.


"aku merindukan mu bu. Apa ibu baik2 saja"


Tanya nya pelan sambil memeluk erat ibu defne.


"ibu baik2 saja sayang, ibu lebih merindukan mu" katanya sambil terisak.


Adam perlahan melepaskan pelukan nya.


"jangan jatuh kan air mata ibu, itu akan merusak wajah cantik ibu, maaf kan Adam baru bisa pulang" sambil mengusap air mata ibunya.


"bagaiman kabar nyonya sarah, apa dia belum bangun dari koma nya?"


Adam menggeleng kepala nya sambil melepaskan nafas panjang nya.


"sabar la sayang ibu yakin nyonya sarah akan bangun dan sehat kembali, karena ada anak lelaki hebat seperti mu sayang, ibu yakin kamu akan memberikan yang terbaik untuk kesembuhan nyonya sarah, bersabar lah"

__ADS_1


Dengan lembut ibu defne mengusap kedua lengan Adam.


"ayo kita makan, daddy mu sudah menunggu, kamu taukan kalau suami ibu itu tidak suka menunggu. Heem" katanya sambil berbisik.


Dan mereka pun tertawa kecil. Adam paham sekali watak daddy nya itu.


Mereka pun makan dengan tenang tak ada perdebatan. Hanya ada percakapan kecil.


Sebenarnya Adam ada seorang adik dari daddy nya dan ibu defne namun saat ni adik perempuan nya itu sedang kuliah di Australia.


SELYN ZEIN DEMIR.


Makam malam selesai dengan damai.


Adam pun keluar dari ruang makan untuk ke atas menuju kamar nya.


Namun sang daddy nya meminta nya untuk ke ruang kerja nya.


"duduk la" titah daddy nya.


"dam kau anak laki-laki daddy satu-satu ny harapan daddy" suara berat dari pria separuh baya itu pun menggema.


"daddy tau bagaimana pun kerasnya aku menentang mu untuk memindahkan aset mu ke Indonesia, kau tetap akan melakukan nya. Tapi demi ibu mu aku tak ingin berdebat. Daddy hanya ingin kau tetap tidak menjual semua saham yang daddy berikan di ZD group. Tetap lah menjadi bagian dari ZD group, daddy janji daddy tidak akan mengganggu cara mu mengembang kan bisnis mu di Indonesia. Dengan syarat sering-sering la untuk kembali ke sini bagaimanapun juga kau masih anak ku, aku tidak ingin melihat ibu mu bersedih karena merindukan mu" terdengar nada suara daddy nya pelan namun penuh penekanan.


"maaf kam Adam dadd, Adam hanya ingin berdiri sendiri, bukan untuk mengkhianati daddy, adam janji akan sering mengunjungi ibu. Lagi pula sebentar lagi selyn akan segera lulus, dia bisa belajar memimpin perusahaan dengan jaffa" jawab Adam.


"hemm baik lah..." tuan zein hanya bisa menarik nafas panjang.


Adam pamit untuk ke kamar nya.


Adam pun segera membersih kan diri dan dia ingin cepat istirahat.


Tapi sebelum merebah kan tubuh nya di tempat tidur, adam meraih telfon nya. Dan mengirim pesan singkat ke wanita pujaan nya itu.


Adam berdiri di balkon kamar nya. Sesaat senyum nya mengembang karena ada balasan dari maira.


Tanpa Ada sadari ibu nya masuk membawa teh herbal kesukaan Adam.


"apa dia cantik?" pertanyaan dari ibu berhasil membuat Adam terkejut.


"dari mana ibu tau?" adam.


"berarti ibu benar, ibu sangat mengenal mu, kalau sudah tersenyum sendiri pasti sedang ada seseorang yang berhasil membuat hati anak ibu ini berbunga bukan?" .


Tebakan dari ibu nya memang tak bisa di elak kan Adam.


"apa Adam berlebihan bu, jika berharap dia jadi milik Adam sepenuh nya?"


"Adam.... seperti itu lah cinta, rasa ingin memiliki, melindungi, menjaga, menerima dan saling ingin selalu berbagi kasih sayang. ikuti apa yang menurut mu bahagia jangan memaksa dan terpaksa karena cinta yang benar adalah saling menerima satu sama lain tanpa paksaan". Ibu defne dengan lembut menasehati Adam.


"apa dia perempuan yang memiliki senyum magic itu?" goda sang ibu seakan tau apa yang sekarang Adam temukan, ya cinta pertama nya.


Adam mengangguk pelan. Adam memang selalu terbuka dengan ibu nya. Hanya ibu nya yang paham betul perasaan nya.


"maira bu, namanya" senyum Adam malu2.


"ya sudah istirahat lah, jangan sampai besok terlambat bangun untuk pulang ke Indonesia, temui maira besok katakan pada nya apa yang kamu rasakan,hemm"


( ibu defne memang lembut guys, ukuran seorang ibu tiri).


Adam pun mulai memejam kan mata nya.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampir, vote, like dan comment.


Witha.

__ADS_1


__ADS_2