Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Menuju acara


__ADS_3

Malam yang di nanti oleh Adam holding pun tiba.


Lani dan Weli la yang paling sibuk menyambut tamu kehormatan dari perusahaan bos mereka.


Silih berganti tamu mulai berdatangan. Sementara di salah 1 kamar paling mewah di hotel itu. Adam, Jaffa dan Haris tengah bersiap.


"Ris pidato ku terlihat terlalu kuno? Kenapa kaku sekali bahasa nya?"


"Sini aku lihat, apa yang di buat anak pintar ini?"


Jaffa pun tertawa geli.


"Heii apa ini kau ambil dari Google dude?"


"Ha aha.. Yup aku terlalu pintar untuk memikir kan sebuah pidato sambutan"


Jaffa hanya tertawa sementara Adam tentu saja kesal dengan ulah Haris.


"Sini biar aku perbaiki, sudah la jangan kesal setidak nya dia sudah berusaha"


Yang di marah hanya memasang wajah santai.


Ketika ke tiga nya sedang sibuk dengan urusan nya masing-masing. Nyonya Defne masuk bersama Farasya.


"Waah lihat ini anak ibu tampan sekali". Sambil membenahi jas anak nya.


"Apa hanya anak mu saja yang tampan nyonya?" Jaffa memasang muka kesal menggoda nyonya Defne yang selalu mengagumi anak laki-laki nya itu.

__ADS_1


"Jaffa" sambil memeluk Jaffa. "sudah lama sekali aku tidak melihat mu? Tapi kenapa wajah mu berubah?"


"Berubah? Apa aku terlihat tua?"


"Tentu tidak, kau makin terlihat gagah" sedikit berbisik dan mereka berdua pun tertawa.


"Ibu sudah la jangan terlalu akrab dengan nya, anak ibu aku bukan dia"


"No no kalian semua adalah anak-anak ibu yang sangat mengagum kan dan tentu nya tampan".


"Aah dia mulai iri... " menjeling Adam dan sekarang mata nya beralih ke gadis cantik Farasya yang anggun mengenakan gaun pesta warna pastel selutut.


"Ho ho lihat siapa gadis cantik ini nyonya? Apa aku pernah mengenal nya?"


"Kak Jaffa". Farasya pun berhambur memeluk Jaffa yang sudah seperti kakak nya sendiri.


"Ckk... aku sudah besar dan tidak pernah menangis lagi"


Jaffa pun menepuk pelan pucuk kepala Farasya.


"Sudah pada siap semua? Ayo kita turun acara akan segera di mulai" Adam pun mengajak semua yang ada di kamar nya untuk turun.


Sambil menggandeng ibu nya Adam pun tersenyum. Farasya berjalan di belakang beriringan dengan Jaffa sedangkan Haris tetap dengan diam nya, mengamati Farasya yang sangat cantik malam ini. Ya Farasya sudah tumbuh dewasa.


............


Di sisi lain.

__ADS_1


Maira, Kevin dan Rey baru saja akan bergerak. Mereka seperti nya akan terlambat. Bagaimana tidak bisa-bisa nya kevin berulah.


Saat Maira dan Rey tiba di apartemen nya kevin justru sedang terlibat cek cok dengan kekasih nya. Entah sejak kapan dia berganti pacar.


Setelah berhasil mengusir kekasih nya mereka pun kini sudah berada dalam mobil Rey dan menuju ke hotel Adam.


"Vin sejak kapan loe ganti pacar ha? Bukan nya kemaren rambut nya pendek?". Maira mengintrogasi kevin.


Baru 1 bulan ini"


"Haaa, ckckkk" Maira sambil menggeleng kepala nya.


"Memang masalah apa sampai loe bertengkar dengan nya?" Kini giliran Rey yang bertanya.


"Dia melarang ku pergi dan meminta menemani nya ke acara ulang tahun teman nya, siapa dia mengatur ku".


Maira yang ada di bangku belakang hanya menggeleng kan kepala nya terheran dengan kelakuan teman nya itu.


"Kevin kevin loe emang playboy cap bango". Ucap Maira sambil melongos.


"What heii tolong ganti cap nya itu. Enak saja terlalu tampan aku di banding kan bango".


Rey dan Maira pun terkekeh melihat muka kesal kevin.


Rey pun melajukan mobil nya menuju acara peresmian Hotel Adam.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2