Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Gagal bertemu


__ADS_3

Ke esokan hari nya...


Di kediaman maira...


Terjadi sedikit huru hara...


Setelah selesai bersiap ke kantor dan menyiapkan keperluan sang anak sulung untuk sekolah. Maira pun menunggu kedatangan mbak anum. Tapi jam sudah menunjuk kan hampir lewat sedengah 8 pagi.


Berkali kali maira mencoba menghubungi ponsel mbak Anum tapi tak ada jawaban.


Akhir nya maira menyerah. Ia tak tau entah apa yang terjadi dengan mbam anum, tapi maira tak bisa menunggu lagi, anak nya akan terlambat ke sekolah.


"Oke sayang-sayang mami seperti nya mbak anum tidak datang, gimana kalau zeyra mami antar ke rumah oma okee"


katany sambil memasuk kan keperluan anak ke 2 nya ke dalam tote bag.


" zidan help mami kamu buka pintu mobil ya"


Sambil menggendong anak nya yang ke dua.


"oke duduk yang manis sayang, mami masuk dulu mau ambil tas mami dan kunci pintu oke, zidan jagain adek nya ya." perintah maira pada anak sulung nya.


Setelah memastikan semua nya aman, maira pun bergegas mengantar anak sulung nya ke sekolah terlebih dahulu karena takut sang anak telat.


Setelah itu dia pun sampai ke rumah orang tua nya yang memamg tidak jauh dari sekolah anak ny.


"buk... Teriak ny dari mobil..


" ya ampun ra... Kaget ibuk, kenapa kamu, loh anum kemana ra" panik ibu maira.


"aku gak taw buk, dari tadi aku coba hubungi tapi gak da jawaban dari mbk anum, ya dah buk aku titip zeyra ya buk sama nanti titip zidan juga di jemput" kata nya buru-buru sambil menurukan tote bag sang putri.


"sayang jangan nakal ya di rumah oma"


Cup..


Maira mencium pucuk kepala sang anak.


"buk aku pamit ya, aku gak masuk ya buk salam sama bapak, aku takut telat sampe kantor"


Sambil masuk kemobil.


Dan maira pun melaju kan mobil ke jalan menuju kantor.


Ya maira memang tidak mempercayai supir ke anak-anak nya bukan tak sanggup tapi maira takut anak-anak nya tidak aman. Lebih aman kalau anak-anak nya di jemput adik ny atau bapak nya. Karena sekolah anak nya hanya 1 kg jarak nya dari rumah orang tua nya.


"huuuffff.... Akhir nya sampai juga"


"baik la semangat kerja"

__ADS_1


Sambil menutup pintu mobil, tiba-tiba ponsel nya berbunyi.


"hemmm nomor siapa ni..."


"hallo selamat pagi..."


[*hening *]


Tak ad sahutan dari seberang sana.


"hellooooo, dengan siapa saya bicara"


Suara nya hehe he.. Aku suka ra sama suara kamu dan sama semua yang ada pada mu.


Adam menyeringai sudut bibir nya terangkat.


Seram see kayak psikopat sedang mencintai dalam diam.. 🤭🤭🤭


"hallo ra ni aku Adam..." terdengar suara berat dari seberang ponsel maira


Jeggg...


Jantung maira seketika rasanya ingin berhenti berdetak.


🍁( duh maira mati dong, jangan dulu masih panjang ni jalan cerita cinta kamu sama Adam) 🍁


"Adam.... Ya dam ada apa"


Yes yes hihi...sambil mengakat tangan nya ke dadanya.


"hemmm....boleh..." jawab maira malu-malu sambil senyum.


"oke see you..." jawab Adam tanpa basa basi.


(Adam orang nya gk suka bertele-tele guys).


Mereka pun memutuskan sambungan ponsel dengan perasaan bahagia.


.........


Di ruangan lain


" Ra bisa ke ruangan aku sekarang" perintah Rey melalui sambungan telfon kantor.


"oke siap bosku..." jawab maira.


Tok tok tok...


"masuk ra..."

__ADS_1


" ada apa Rey..."


" ra nanti ikut meeting sama aku di luar ketemu sama klien terkait proyek yang di surabaya, soalnya om purnomo tidak bisa mewakili".


Damt it....jantung maira ingin runtuh seketika.


"Whaaattt... Ya Tuhan baru aja aku merasakan bahagia tapi kenapa kenapa, Rey bisa gak jangan siang ini". Batin Maira merutuk.


"ra are you oke..." tanya Rey heran lihat maira yang bengong.


"haa... Ya oke oke... Baik la" jawab maira tanpa semangat, walau rasanya ingin menolak tapi maira tak bisa berbuat apa-apa, bagaimana pun juga perintah Rey harus di patuhi saat ini dia berada di kantor dan rey adalah atasan nya.


Maira pun berjalan gontai keluar dari ruangan rey menuju ruangan nya.


"ada apa dengan nya kenapa dia terlihat murung" batin rey heran melihat sahabatnya itu.


Sampai di ruangan nya.


"aku harus hubungi adam". Berucap sambil meraih ponsel nya.


"Aku kirim pesan aja lah" ucap nya lagi.


"adam maaf kalau aku harus membatal kan janji makan siang dengan kamu, karena aku harus menemani rey untuk meeting dengan klien siang ini"


Tulis nya, sambil menelas saliva ny maira pun mengirim pesan text dari ponsel ny.


Heeemmmm....


...........


Di tempat lain. Di sebuah tower megah milik Adam.


"apa-apan ini, ckkk.....padahal sebelum ke bali aku ingin sekali bertemu dengan maira"


Lirih nya sambil menatap pesan text dari maira.


Adam pun sedikit kesal dan menyimpan ponsel nya kembali ke saku celana ny tanpa niat membalas pesan dari maira.


Sambil memejam kan mata dan melipat ke dua tangan nya di dada nya. Adam sedang memikir kan wajah maira.


"Akhh sudah la lagi pula kenapa harus kesal masih ada kesempatan untuk bertemu dengan maira, setalah semua urusan di bali nanti aku segera bertemu dengan maira"


Batin ny sambil melempar pandangan nya ke luar kaca tower mewah ny yang akan segera rampung. Ya di sini la nanti Adam akan membangun kerajaan bisnisnya yang baru.


Tekat nya sudah bulat untuk pindah berkantor dan memulai bisnis nya di indonesia dan dia ingin melepas pelan-prlan dari bayang-bayang daddy nya.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampir. Vote, like dan comment

__ADS_1


Witha


__ADS_2