Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Ingin memiliki


__ADS_3

Malam pun tiba. Setelah selsai menidur kan anak-anak nya. Maira pun merebah kan badan nya di tempat tidur.


Maira meraih ponsel nya ia baru teringat kalau di belum membalas pesan text dari Adam.


Maira pun membalas pesan text dari Adam.


"maaf baru membalas, aku baru selesai meniduri anak - anak ku, selamat malam selamat tidur dan see u tomorrow.. Kekasih ku" maira.


Adam yang sedang berada di balkon kamar nya pun tersenyum melihat pesan masuk di layar ponsel nya dan tertera nama....


❤️ ( nama maira di ponsel Adam).


Dan membalas singkat


"selamai istirahat sayang"


Adam kembali melepaskan pandangan nya dan menyandarkan tangan nya di sebalik pagar besi balkon nya sambil meminum kopinya.


Adam teringat begitu manis nya bibir maira. Dan rasa nya masih melekat hingga sekarang.


Akhh Adam benar - benar tak ingin melepas kan maira pikiran dan hatinya sudah penuh tentang maira. Entah kapan dia bisa memiliki maira sepenuh nya. Adam harus berhati - hati dengan perasaan nya ia tak ingin memaksa, ia takut maira justru malah tidak nyaman dan menolak diri nya. Saat ini adam hanya ingin maira benar nyaman dengan nya. Adam yakin bisa menaklukkan hati maira.


..............


Pagi ini adam telah bersiap ke kantor. Dengan setelan jas berwarna navy dan kemeja putih adam pun meraih dasi senada dengan jas. Sambil memasang dasi Adam berfikir betapa bahagia nya jika sekarang maira memasang dasi nya sambil memeluk maira. Adam terkekeh sambil menarik ujung bibir nya. Adam pastikan itu akan terjadi.


Sampai di bawah Adam terkejut dengan kehadiran supir nya yang bernama malik.


"pagi tuan" sapa Malik.

__ADS_1


"kenapa kau datang bukan nya pergi ke kantor dengan Haris" tanya Adam kepada supir baru beberapa hari bekerja dengan nya.


" mas Haris yang menyuruh saya menjemput tuan, mas haris nya sudah ke kantor pakai sepeda motor gede baru nya tuan" jelas malik.


"hemm... ya sudah hari ini pakai mobil pribadi ku saja, mobil kantor tinggal kan saja di sini" perintah Adam.


" sebelum ke kantor kita ke alamat yang sudah ku kirim ke ponsel mu" adam pun masuk ke mobil meninggalkan malik yang masih sibuk melihat alamat rumah maira.


"baik tuan, tapi tuan ini perumahan, kita jemput siapa tuan?" tanya malik penasaran melihat perintah bos nya.


" Kalau kau tak ingin ku pecat berhenti la bertanya dan menyetir la cepat!" pelan tapi menakutkan malik suara adam.


Malik pun langsung diam dan konsen menyetir. Tidak berapa lama sampai lah mereka ke rumah maira. Adam pun memerintah kan malik untuk berhenti tepat di depan rumah maira.


Maira yang sudah siap di teras rumah nya tanpa zidan anaknya, karena bapak nya yang mengantar zidan sekalian ke kampus ada seminar.


"kamu pakai supir hari ini?" maira.


"iya asisten sok pintar ku itu memerintah kan supir pribadi ku menjemput ku padahal sudah kuperintah kan menunggu ku di kantor saja"


Geram Adam kepada Haris.


Maira hanya tersenyum melihat wajah garang adam yang menurut nya makin tambah gagah itu.


Mereka pun masuk ke mobil dan duduk di kursi belakang.


Malik yang sedari tadi melirik ke arah belakang melalui kaca spion.


"ternyata tuan Adam tidak jomblo, pacar nya cantik juga" batin malik dalam hati sambil terkekeh.

__ADS_1


Adam pun menggenggam tangan maira dan menarik maira duduk mendekat di sisi nya.


Maira yang merasa canggung karena ada malik. Tapi apa daya tenaga Adam lebih kuat dari nya dan dia pun pasrah.


Pagi ini malik menyetir sambil di sungguhi pemandangan kemesraan antara bos nya dan pacar cantik nya itu.


Malik pun melajukan mobil menuju ke kantor maira.


Kemesraan Adam pun berlanjut ketika maira hendak turun dari mobil, seketika Adam mendaratkan ciuman di kening maira secara tiba - tiba. Maira hanya bisa pasrah seperti biasa Adam hanya tersenyum melihat raut wajah kesal maira.


"apa kamu tidak malu di lihat malik" kesal maira.


"cekk biar kan saja, siapa suruh dia datang menjemput ku tanpa menelfon ku dulu" rutuk adam.


Tapi Adam senang pagi ini dia bisa berdekatan dengan maira tanpa jarak.


Setelah mengantar maira, malik pun segera melajukan mobil bosnya menuju kantor.


Sampai di parkiran kantor.


"Malik hari ini pergi lah ke bengkel aksesoris mobil ganti kaca film mobil yang lebih gelap lagi" perintah Adam ke supir pribadi nya itu.


Malik hanya terheran tanpa berani membantah dari pada nanti hidup nya terancam lagi.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampir, vote, like dan comment.


Witha.

__ADS_1


__ADS_2