
Maira sudah janjian akan makan siang bareng Tiwi dan Liya. Setelah heboh tentang kenaikan jabatan Tiwi di group.
Liya : ada berita penting nih sis, selamat ya mbak Tiwi barusan naik jabatan, yuk aakh makan bareng siang ini?".
Maira : wah selamat ya Tiwi, sukses terus. Boleh nih, makan di restoran dekat kantor aja, entar aku kesana.
Tiwi : eemm... Mulai si kompor ye, baru aja di angkat udah aja minta traktir. Oke boleh tapi buk direktur alias nyonya Jaffa yang bayarin oke.
Liya : ih gak masalah sis aman tenang aja, jadi ya fix oke siang ini, kak Maira nyusul ya di restoran biasa.
Maira : siap sampai ketemu nanti siang ya.
Tiwi : oke.
Begitu la ketiga wanita ini janjian untuk bertemu makan siang merayakan kenaikan jabatan Tiwi mengganti kan Maira.
Setelah tiba waktu yang di janji kan Maira pun bergegas pergi menuju restoran tempat mereka janjian.
Liya dan Tiwi sudah terlebih dulu tiba karena mereka dekat.
"Sory telad".
"Gak apa kak kita juga baru datang kok".
"Ciee selemat ya Tiwi. Seneng pasti jadi asisten langsung mister Pur".
"Apaan seneng, baru juga sejam di tugas kan eeh udah ada aja komplain nya".
"Masak sih bukan nya emang dia begitu".
"Sepi sekarang di kantor gak ada kak Maira. Pak Rey jarang di kantor".
"Oh iya mungkin ada kerjaan di luar".
"Denger gosip sih pak Rey udah ada tambatan hati".
"Serius? Wah aku ketinggalan berita".
"Kak Maira gak tau?".
"Enggak sejak nikah aku jarang ketemu Rey atau pun Kevin".
Mereka bertiga pun menikmati makan siang sambil bercerita. Sejak berhenti bekerja Maira tidak ada waktu untuk bertemu dengan Tiwi dan Liya. Selama pindah ke mansion Maira fokus mengurus anak-anak nya di tanbah sekarang dia juga harus menemani mama Sarah terapi.
__ADS_1
............
Sementara Adam dan Jaffa sedang ada meeting dengan klien di luar kantor. Ada pertemuan di restoran mewah bergaya jepang.
Ponsel Adam terus bergetar dari nomor tak di ketahui. Adam hanya melirik dan meletak kan kembali posel nya. Jaffa yang ikut melihat hanya mengerut kan kening nya.
"Siapa dude?". Setengah berbisik.
"Entah lah nomor nya tidak terdaftar di phone book ku".
Lama-lama di biar kan malah mengganggu konstrasi Adam. Adam tidak mungkin mengangkat nya karena pertemuan ini sangat penting akhir nya dia hanya membiar kan ponsek nya terus bergetar.
Sampai akhir nya meeting pun usai. Setelah berpamitan Adam dan Jaffa pun pergi meninggal kan restoran.
Saat di dalam perjalanan Jaffa menyetir mobil sedang kan Adam duduk di samping kemudi. Lagi ponsel Adam pun bergetar kembali.
Angkat la dude, seperti nya penting berulang kali nomor itu menghubungi mu".
Hemm...biar kan saja".
Tidak lama sebuah pesan masuk.
"Hi Adam ini aku lusia". Dalam text bahasa inggris.
Membaca pesan text Adam langsung membola.
"Lusia". Jaffa mengerut kan kening nya. Tidak lama Jaffa pun berteriak.
"Whaaat, teman serumah mu dulu waktu kuliah".
"Jangan Adam, kau tau kan betapa terobsesi nya dia pada mu, dan dari mana dia bisa tau keberadaan ku di sini".
"Mana ku tau Jaff, aku harus menghenti kan nya Jaff, aku tidak ingin Maira terganggu karena ini".
"Apa kau tidak ingin memberitahu Maira?".
"Lebih tidak usah, aku akan menyelesai kan nya".
"Kau akan menemui nya?".
"Entah la, aku juga tidak tau kenapa dia terus menghubungi ku, dari nomor nya dia ada di indonesia".
"Dam lebih baik kau menemui nya dengan membawa Maira, jangan sampai Maira salah sangka?".
__ADS_1
Adam pun hanya diam. Lagi ponsel nya bergetar dari nomor yang sama. Sungguh Adam sangat tertanggu. Adam takut kalau sampai di rumah nanti nomor Lusia terus menghubungi Adam. Adam takut Maira mengetahui sementara Adam tidak tau apa yang di ingin kan Lusia.
Adam dan Jaffa pun tiba di kantor. Saat berjalan hendak masuk ke dalam ruangan nya Lani menghenti kan langkah Adam dan Jaffa.
"Pak tadi ada seorang perempuan mencari pak Adam?".
"Siapa?".
"Nama nya Lusia, dia bersama putri nya dia juga menitip pesan kalau dia menginap di hotel pak".
"Baik la terima kasih".
"Adam pun masuk keruangan nya di ikuti Jaffa. Tiba di dalam Adam langsung menghempas tubuh nya di kursi kebesaran nya.
"Dam apa iya dia menbawa anak, jangan bilang?".
"Jangan terlalu jauh Jaff, aku memang pernah melakukan hubungan terlarang dengan nya tapi aku yakin aku tidak meninggal kan jejak".
"Kau pasti itu? Lalu untuk apa dia sekarang mencari mu setelah sekian lama, bukan nya kau bilang dia sudah menikah".
"Aku juga tidak tau terakhir kali dia meninggal kan ku karena hubungan kami tidak di restui orang tua kami, dan setelah selesai kuliah aku mendengar dia menikah dengan pilihan keluarga nya, setelah itu aku tidak tau apa lagi tentang nya".
"Lalu sekarang bagai mana? Dari mana dia bisa tau kau ada di sini".
"Aku juga penasaran, apa yang dia ingin kan sampai mencari ku sejauh ini?".
"Kalau begitu aku teman kan kau menemui nya biar tidak ada kesalah pahaman Dam, kita tidak tau nanti ada yang diam-diam melapor kan ke Maira, kau tau kan seluruh karyawan kita mengenal Maira sebagai istri mu".
Tak lama ponsel Adam kembali berdering ternyata nomor Lusia kembali menghubungi Adam.
Jaffa pun menyuruh Adam menerima nya. Dengan ragu-ragu Adam menerima panggilan dari Lusia.
Lusia adalah mantan pertama Adam, sebelum bertemu cinta pandangan pertama nya tanoa sengaja yaitu Maira. Bisa di bilang dulu Adam dan Lusia pernah tinggal tinggal bersama saat kuliah di autralia. Mereka tinggal satu atap tanpa pernikahan. Cukup lama Adam dan Lusia memiliki hubungan sampai akhir nya daddy Adam tuan Zein marah besar mengetahui anak nya tinggal dengan wanita tanpa ikatan perkawinan.
Bisa di katakan hubungan mereka sudah seperti suami istri hanya tanpa pernikahan. Ibu Adam yang mengetahui anak sambung kesayangan nya malakukan hal itu jelas kecewa dan marah akhir nya Adam di minta kembali ke singapur. Adam akhir nya cuti kuliah. Dia baru kembali menyelesai kan kuliah setelah Lusia selesai kulumiah dengan tujuan agar mereka tidak bertemu lagi.
Saat kembali ke singapur itu lah Adam bertemu dengan Maira. Bayangan Maira berhasil membuat Adam melupakan Lusia. Adam puas mencari keberadaan Maira tapi sama sekali tidka berhasil. Adam merasa pencarian nya sia-sia karena dia hanya memiliki ingatan senyuman Maira tanpa tau identitas Maira.
Setelah kejadian itu Adam selalu dia dan menyibuk kan diri mengurus kuliah nya yang tertunda dan mengurus perusahaan. Adam menajadi pribadi yang tertutup dan akhir nya ibu nya yang takut dengan kondisi Adam, dia memaksa Adam untuk menikah tapi lagi-lagi Adam harus menelan pil pahit perceraian tak terhindar lagi karena istri nya lebih memilih karier ketimbang rumah tangga nya bersama Adam.
Kekecewaan Adam berlanjut bayangan cinta pandangan pertama kembali mengusik nya, hingga dia memutus kan keluar dari singapur dan memilih merawat mama kandung nya. Dia tidak ingin mengingat masa lalu nya.
Tapi siapa sangka justru pertemuan dengan Rey teman masa kuliah nya justru mempertemu kan Adam dengan cinta pandangan pertama. MAIRA, di saat Adam sudah berhasil melupakan masa lalu nya dan bahagia bersama Maira justru sekarang dia di hadir kan kembali dengan masa lalu nya.
__ADS_1
Lusia datang kembali ke Adam meminta pertolongan. Awal nya Adam tidak ingin membantu dan Jaffa sudah mengingat kan agar Adan tak terlalu jauh membantu Lusia karena Adam sendiri sudah memiliki kehidupan yang harus di jaga perasaan nya. Tapi rasa kasian Adam justru lebih mendominasi.
Adam justru mengulur kan tangan membantu permasalahan Lusia.