Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Tukang sosor


__ADS_3

Sesampai di kamar maira masih memasang wajah kesal. Maira pun langsung menyambar baju tidur dan masuk ke dalam bathroom.


Setelah menutup pintu maira pun menggerutu.


"ya Tuhan gimana aku ngadapin malam ini, ya kali tuch orang gak bakalan nyosor nyosor aja, bakalan roboh iman aku kalau di sosor terus"


" Aaakkkkhhh kenapa harus dapat pacar kang mesum seih" maira masih bicara di dalam kamar mandi sambil berdiri di depan kaca.


"Ahh sudah la semoga kamar ini di jauhkan dari gangguan para setan" ihh... Maira pun melanjutkan membersih kan diri dan tak lupa mengambil wudhu tuk sholat isya biar memperkokok iman nya. Itu la yang ada dipikiran maira.


Setelah selesai mandi dan berpakaian maira pun keluar dan mengambil perlengkapan sholat.


Di pun berpindah ke salah satu ruangan yang ada di depan dia sengaja tidak memanggil atau mencari adam. Dan langsung sholat.


Adam yang sedari tadi berdiri di balkon pun segera masuk niat nya mau menggoda maira, dia fikir maira masih ada di dalam sana, saat kaki nya melangkah menuju ke dalam betapa terkejut nya Adam. Dia melihat pemandangan yang menyejuk kan mata.


Adam pun berlalu menuju kamar mandi dan segera membersih kan diri dan berganti pakaian.


" dam..." maira pun mulai mencari keberadaan Adam.


"Dimana dia?" . Seketika maira mendengar gemercik air dari dalam kamar mandi.


Tidak lama Adam pun keluar dan menggunakan kaos oblong celana panjang berbahan kaos.


Adam pun berjalan menuju tempat tidur, alangkah terkejut ny adam melihat kondisi tempat tidur sudah di bagi dua oleh maira. Maira memberi batas dengam menjejer kan bantal kursi di tengah tengah tempat tidur.


"sayang ini kenapa"? Adam masih berdiri dan heran melihat ulah maira.


"baik la kekasih ku, itu adalah tembok berlin, dia yang akan menjaga kita dari kekhilafan malam ini."


"Tapi sayang... Mana mungkin aku mau..."


" e em em... Kamu mau tidur di sini atau di kamar malik"? Maira mengancam dengan menggerak kan jari telunjuk nya.

__ADS_1


Akhir nya adam pun kalah debat, dari pada dia di usir maira ke kamar malik. Kini mereka sudah di atas tempat tidur. Adam pun memilih memejam kan mata nya, padahal tadi dia masih ingin mengajak maira ngobrol tapi dia urung kan melihat maira sudah membangun tembok berlin sialan ni. Fikir adam.


Tak ada suara hening. Baik maira dan Adam mereka larut dalam pikiran masing masing


"adam..."


"hemm..."


"aku boleh tanya sesuatu?"


" iya...


" apa kamu pernah seperti ini sebelum menikah? "


Adam pun membuka mata dan sejenak berfikir. Tiba tiba saja ide menggoda maira langsung terlintas di benak nya.


Dam kok kamu diam?"


" Tentu saja pernah... (yakin tanpa dosa)


Adam pun menyeringai.


"Kenapa kamu gak percaya? Dulu mantan ku semasa kuliah adalah cewek Amerika, ya kamu tau sendiri sayang pergaulan mereka seperti apa"! ( asli nya cuma deket gak pacaran)


Kamu yang ngajak gitu? "


Ya enggak la, dia yang minta jadi ya aku ladenin aku kasi aja apa yang dia mau, siapa sih yang nolak aku yang tampan ini" ( asli nya gak ngapa2in, adam mulai licik) 😂


Cekk... Emang ada aturan kalau pacaran harus begituan enggak kan? Apa kamu enggak takut?


Adam hampir saja kehilangan akal nya dengan pertanyaan maira yang entah menjurus kemana.


Adam pun terkekeh dalam hati.

__ADS_1


Ada, emang kamu gak pernah dengar orang hamil di luar nikah, pa lagi coba yang mereka lakukan saat pacaran" (santui banget pencerahan ny)


Tapi kamu gak punya niat kan untuk melakukan itu sebelum kita nikah? "


Kalau gitu ayo kita nikah biar gak ada lagi ini tembok berlin" ucap adam sambil menyenggol bantal pembatas.


Adam jangan berani berani nya kamu robohin ini" seketika maira pun bangun dan duduk membenahi kembali tembok berlin.


Adam yang melihat tangan maira pun dengan sigap meraih nya.


Adaaam lepasin gak" maira dah mulai meriang liat tangan ny di tarik.


Hampir saja Adam menarik paksa maira tapi dengan cepat maira lepas dan segera menarik selimut dan dia udah berhasil membukus tubuh nya dengan selimut tabal.


Ya ampun sayang kamu udah buat beginian sekarang selimut kamu bajak, hati2 lo entar kamu kehabisan oksigen, kan gak lucu tiba tiba kamu pingsan kehabisan oksigen padah kita gak ngapa-ngapain" adam terkekeh ngeliat tingkah maira.


"boddoo..." jawab maira dari sebalik gulungan selimut.


Beberapa saat.


Sayang... Saaayaang..


Adam memanggil maira tapi tak ada sahutan, adam perlahan mendekat dia mencoba menggerak kan badan maira, tapi yang punya badan tak merespon.


Ternyata maira sudah terlelap entah sejak kapan.


Adam pun menarik nafas nya dan tersenyum.


"Selamat malam sayang" bisik Adam lagi.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampit, vote, like dan comment.

__ADS_1


Witha.


__ADS_2