
Adam pun meraih badan maira dan menduduk kan nya di sisi tempat tidur.
"sayang dengar kan aku. Aku tau itu, aku tidak ingin bermain main atau memanfaat kan kepolosan mu, aku pernah bilang bukan kalau aku benar - benar mencintai mu dan ingin menikah dengan mu, aku tulus maira sangat, aku tidak main - main dengan hubungan kita" adam pun membelai rambut maira dan meyibak nya kebelakang telinga maira.
"Dan aku juga bukan pria murahan yang dengan gampangnya tidur dengan wanita sembarangan tanpa perasaan"
" tapi kamu punya perasaan dengan ku... Apa kamu... Akan... " maira pun meraih kedua tangan nya menutup dada ny dan memundur kan badan nya.
Seketika itu juga adam mejelentik kening maira dengan lumayan keras.
"auuu sakit.."
"sekarang siapa yang punya otak kotor, cepat la mandi, biar enggak kemana - mana pikiran kamu!"
"ya habis tadi kamu bilang nya gitu" ucap maira sambil mengusap jidat nya.
"bersiap la, kita akan pergi dinner aku sudah janji dengan rey tadi, perut ku sudah lapar nungguin kamu pulang ke hotel"
"kenapa tadi tidak makan dulu" bibir maira mengkerucut sambil berlalu mengambil pakaian ganti nya.
"kamu sudah mandi dam?" tanya maira lagi.
"sudah tadi numpang di kamar malik! Kenapa mau mandi bareng?" seringai adam.
__ADS_1
"Enak aja jangan macam-macam kamu ya"
Maira pun berlari ke kamar mandi. Adam tertawa melihat ketakutan maira.
"Pintu nya di kunci sayang aku takut nya nanti khilaf" adam berteriak masih menggoda maira sambil tertawa.
"adaaaaaaam" terdengar teriakan maira dari dalam kamar mandi.
Adam hanya menggeleng gelang kan kepala sambil menuju balkon.
Adam memang seniat itu nyusul maira.
Tiba - tiba ponsel Adam berbunyi.
Jaffa
" apa aku mengganggu"
" katakan ada apa kalau tidak penting aku tutup telfon nya"
"apa kau sedang berinvestasi di sana bos?" pertanyaan jaffa mulai mengesal kan.
"jangan sampai aku melempar mu ke jurang jaff" adam tau kalau jaffa sedang mengolok nya.
__ADS_1
"santai dude, aku hanya mengirim mu email baca la, itu hasil dari presentasi klien yang dari bali. Setelah itu kau putus kan untuk berinves atau tidak?"
"apa ada masalah?"
"i'm not sure, itu karena hotel tersebut mengalami kebangkrutan seteladi pemilik pertama nya meninggal sekarang di waris kan ke putri nya. Aku masih menyuruh asisten ku di bali untuk mencari info lebih lanjut lagi!"
" okee jaff... Aku percayakan keputusan ini pada mu, kalau memang tidak menguntung kan lebih baik jangan di lanjut kan."
" oke dude, heii apa investasi mu sangat cantik sampai kau terbang diam - diam"
Jaffa mulai lagi tapi kali ini lengkap dengan tawa yang cukup keras sampai - sampai Adam langsung mematikan panggilan secara sepihak.
"cekk mulut mu jaff pengen aku suap pakai okky jelly drink biar diam"
Tiba - tiba Adam teringat kejadian siang tadi waktu dia lagi memperhatikan maira dari kejauhan, karena panas Adam minta di belikan minuman dingin ke malik.
Jelas malik bingung secara di situ tidak ada swalayan selain warung rokok dan kopi pinggiran. Dan di warung itu Yang ada hanya okky jelly drink yang dingin. Walau awal ny Adam menolak dan ragu - ragu untuk meminum nya. Tapi kerongkongan tak bisa menahan nya lagi. Aneh menurut nya tapi bisa menghilang kan haus nya.
🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa mampir ya readers, vote, like dan comment.
Maaf kalau masih lama update nya.
__ADS_1
Salam cinta untuk kalian readers.
Witha.