Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Gelisah


__ADS_3

Masih di hari yang sama.


Setelas selesai meeting dengan klien maira dan rey pun kembali ke kantor.


Dalam perjalanan menuju kantor.


"kamu kenapa ra, kok aku lihat gelisah terus? Tanya Rey curiga melihat pegawainya sekaligus sahabat nya itu.


Karena sedari tadi maira bolak balik melihat layar ponsel nya.


" Heeh ini aku coba hubungi asisten rumah aku, gak bisa di hubungi gak taw kemana soalnya gak datang kerja tadi, aku takut kenapa-kenapa" jawab maira gusar.


Ya selain menunggu kabar mbak anum sesungguh nya, maira juga menunggu balasan dari Adam, namun sayang dari tadi pesan text yang maira ngirim ke Adam tak ada respon sama sekali dari Adam.


Maira berfikir mungkin saja adam marah atau, dia takut Adam berfikir dy menghindar dari Adam atau..... "*::*/*! *


" akhh ini gara-gara klien menyebal kan datang di saat yang tidak tepat huuufff"


Batin maira sambil membuang kasar nafas ny.


Ya sekarang ini pikiran maira bercabang-cabang.


Rey yang melihat sahabat nya gusar tidak berani melanjutkan obrolan lagi.


.........


Waktu pun berlalu.


Adam masih sibuk dengan urusan nya di Bali.


Setelah selesai dengan urusan yang di perintah kan daddy nya. Adam pun mengakhiri rapat dengan para investor resort di Bali.


sebenar nya Adam enggan untuk melakukan nya, tetapi karena perintah daddy nya, dia pun melakukan nya dengan hasil memuaskan, setalah dia mendengar cerita dari jaffa orang kepercayaan daddy nya, ada beberapa investor yang ingin menarik diri, dengan berbagai alasan.


Saat ni Adam masih di ruang rapat dan duduk di kursi nya yang sejak tadi dy duduki.


Sambil memejam kan mata nya, Adam mulai merasakan lelah, ya bertahun tahun setelah lulus dari kuliah nya, Adam memang tak pernah sekali pun menikmati hari-hari nya tanpa bekerja. Berkutat dengan urusan bisnis yang di bangun daddy nya dan bisnis yang di kembangnya sendiri.


Ingin rasanya Adam punya tempat untuk menghilang kan penat dan melupakan sejenak pekerjaan yang melelahkan ini, seperti memiliki sesorang yang di cintai.


Apa lagi sejak belakangan ini dia terus bolak balik indonesia dan singapur untuk mengurus bisnis pribadi nya dan mengurus mama nya yang lagi sakit.


Sebenar nya Adam ada orang kepercayaan yaitu HARIS, tapi saat ini dia mempercayai haris untuk mengurus kantor nya di singapur. Karena belum resmi di pindahkan ke indonesia.


Heeemmm.... Adam menarik nafas panjang dan membuang dengan kasar.


Jaffa yang melihat bos muda ny itu pun merasa iba.


"Bos... Apa mau jalan-jalan atau kembali ke resort?" Tanya nya. Sebenar nya jaffa dan Adam seumuran mereka adalah teman masa kecil, ayah jaffa adalah supir pribadi Tuan Zein. Karena jaffa termasuk anak yang pintar, Tuan Zein pun membiayai sekolah jaffa sampai kuliah. Dengan harapan mengabdi di perusahaan tuan Zein.


"berhenti lah memanggil ku seperti itu jaf"


Masih memejam kan mata nya.


"aku ingin kembali ke resort, kau istirahat la jaff dan jangan lupa kau pesan kan tiket untuk kembali ke jakarta besok pagi". Titah nya.


"ya aku sudah memesanya, kita akan kembali ke Jakarta bersama" jawab jaffa.


Adam pun melonjak kaget.


"apa maksud mu dengan kita" kaget Adam.

__ADS_1


"jangan di tanya lagi siapa yang menyuruh ku ikut dengan mu kembali ke jakarta" jelas jaffa.


"ckkk... Apa mau nya tuan mu itu jaff, mematai ku, terserah lah, laporkan saja urusan ku ke tuan mu itu, kecuali urusan pribadi ku"


Tekan nya lagi.


Jaffa hanya diam sambil berfikir.


"urusan pribadi, sejak kapan urusan pribadi nya aku tau dan sejak kapan dia ada urusan pribadi.... Wait apa jangan-jangan dia sedang ada seseorang" pikiran jaffa menduga-duga.


"buang la fikiran sok tau mu itu jaff"


Adam bangkit dari duduknya, seolah olah dy tau apa yg sedang dpikir kan jaffa.


"aku mau kembali ke resort, aku sangat lelah kau buat hari ini"


"bukan aku tapi tuan besar"


"cckk.. Kalian berdua sama-sama menyebalkan"


Jawab adam kesal.


Walaupun Adam sering mengomel tentang tuan zein tak pernah sekali pun jaffa mengadukan ke tuan zein, karena jaffa tahu betul bagaiman perangai tuan zein, terkadang jaffa pun sering di buat kesal oleh nya.


Jaffa terus mengikuti langkah Adam.


Sampai tiba-tiba.


Buugggh...


Adam seketika berhenti karena jaffa terus mengikitunya.


"Auu..." ringis jaffa karena dia menabrak Adam yang berhenti tiba-tiba.


" hehe ya maaf bos aku sedang melamun tadi, ya sudah istirahat lah" sambil nyengir.


Adam pun menatap jaffa penuh keheranan.


"apa yang di pikirin anak itu" ckk lirih adam.


.


.


.


Setelah kembali ke jakarta Adam pun sibuk dengan urusan nya. Memantau pembangunan tower dan hotel ny. Dan menjenguk sang mama yang masih belum menunjuk kan tanda-tanda untuk bangun dari koma nya.


Tiga hari sudah berlalu.


Di sisi lain.


Maira pun masih di sibuk kan dengan rutinitas sebagai wanita karier dan yang pasti dia harus bolak balik ke rumah orang tua ny untuk menitip kan anak nya. Karena sampai sekarang mbak anum belum ada kabar.


Di kantor maira jam sudah menunjuk kan jam istirahat.


Kali ini maira di kejutakan oleh kedatang kevin.


Tok tok tok...


"Selamat siang ibu asisten".

__ADS_1


Sapa Kevin.


"Tumben loe datang ke sini vin"


Menyapa balik Kevin sambil tersenyum.


" makan siang yuk, tapi kali ini kita makan di ruang CEO, dah lama gak ganggu kalian..."


ucap kevin masih berdiri sambil menunjuk kan paperbag besar di tangan nya.


"waaaahhhhh....baik nya juragan ini, okeee yuk kita ke atas, rey tau loe kesini"


"enggak aku mau kasi surprise ke kalian berdua"


"dih sok romatis deh loe" kata maira sambil tertawa.


Tok tok tok... Maira membuka pintu ruang kerja rey.


" heii bos sibuk kah..." tanya nya sambil menyondongkan badan dari sebalik pintu.


"enggak baru aja mau keluar makan siang, masuk la" seru Rey.


"taraaaaa" hehhehe


"juragan resto datang bawain makan siang, katanya mau kasi surprise ke kamu rey"


"Huhhh... Yakin kasi surprise? Pasti ada maunya ini mah, bau-bau nya.


Kata rey sambil jalan menuju sofa.


" huhh curigaan mulu loe rey" jawab kevin kesel.


Akhir nya ke tiga sahabat ni pun makan siang sambil bercanda.


Tiba-tiba.


" Ra adam gak da hubungi kamu? " tanya rey.


Huk huk huk.... Maira kaget sampai makanan yang hampir di telan nya ingin keluar lagi dari tenggorokan nya.


"ya ampun kebiasaan banget see lo,nih minum dulu" kevin menyodor kan minuman.


" tunggu... Ada cerita yang mungkin aku gak taw gitu ra" selidik rey aneh ngeliat tingkah sahabat nya itu.


"apaan see rey,... Mana aku taw kemana Adam, sejak kemaren dia gak ada kabar"


Jawab maira santai sambil nguyah lagi.


Rey dan kevin saling pandang.


Dan mereka senyum penuh misteri


"kenapa kalin berdua"


"akhhh enggak ada apa-apa ra lanjut makan nya" Rey.


"ya ra makan aja yang banyak ya, sayang makan nya entar gak habis" senyum Kevin.


Ya Rey dan Kevin memang berniat menjodoh kan Maira dan Adam tanpa sepengetahuan Maira.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Jangan lupa mampir, vote, like dan comment


Witha


__ADS_2