
Tring....05.00 pagi
Alarm ponsel maira berbunyi. Maira pun meraba mencari ponsel ny. Mencoba sadar dari tidur nya dengan mengernyit kan matanya.
Setelah mendapat kan kesadaran nya. Maira pun bergerak bangun tapi tiba - tiba saja badan ny terasa berat betapa kaget nya maira melihat tangan kokoh adam melingkar di atas perut nya.
Deg.....
Dalam sekejap kesadaran maira penuh.
"Sejak kapan pembatas nya ilang, bukan nya tadi malam aku.. ..."
Maira berfikir sejenak karena seingat nya saat sebelum terlelep dia meletak kan bantal kursi sebagai pembatas dan menggulungkan badan nya dengan selimut. Kini semua nya rapi pada posisi masing - masing.
Dengan cepat dia duduk dan mengangkat selimut memeriksa di bawah sana dan memegang badan nya. Setelah tidak menemukan tanda tanda mencurigakan. Maira pun mengehela nafas dan menoleh kesamping melihat makhluk yang di anggap dia paling mesum itu tengah menikmati tidur nya dengan tenang.
" akhh... Syukur la " lirih maira sambil tersenyum hampir saja maira ingin teriak kalau adam berbuat yang aneh - aneh.
Maira masih memandang wajah polos adam saat tidur seperti biasa tanpa ekspresi tak da dengkuran, hanya sesekali hembusan nafas itu keluar secara beraturan.
Setelah puas memandang wajah adam, maira secara perlahan mengangkat tangan kekar adam dan bangkit menuju bathroom.
Tanpa sepengetahuan maira malam setelah maira terlelap adam membenahi semua ulah yang maira buat termasuk selimut yang menggulung badan maira. Karena dia sudah kedinginan karena tidak kebagian selimut.
...........
__ADS_1
Maira pun selesai dengan mandi nya dan segera sholat subuh.
Selesai sholat ia menyiap kan baju untuk di pakai nya nanti.
Kini maira sudah berpindah ke meja kerja dan membuka laptop untuk memeriksa laporan dari Iliyana yang di kirim melalui email nya.
Beralih ke tempat tidur.
Adam mulai sadar dari tidur nya meraba - raba mencari sesuatu karena dia tau nya saat tidur tadi malam ada maira di sebelah nya.
Setelah sadar yang di cari tak di temukan adam pun langsung membuka mata dan bangun.
Sayang "
Iya aku di sini dam"
Kamu ngapain?"
Aku lagi nyiapin laporan buat meeting nanti"
Ohh... "
Kamu kok bangun, kan masih pagi banget"
Adam yang sudah ada di belakang maira dengan cepat melingkar kan tangan di leher maira dan mendaratkan sebuah ciuman di pipi maira.
__ADS_1
Maira yang mendapat kan perlakuan manis dan manja adam pun hanya tersenyum kaku. Entah mau berekspresi bagaimana.
Memang nya kamu mau pergi jam berapa?"
Jam 9, hari ini kamu ada rencana mau ngapain?"
Entah la, apa kamu seharian di sana?"
Sepertinya iya, masih banyak yang harus di selesai kan"
Ya dah kamu lanjut lagi kerja aku mau mandi, entar kita sarapan di kamar aja!"
Lho kok di kamar gak mau ke bawah aja bareng sama Iliyana dan Rey?"
Enggak, aku mau sarapan berdua aja!"
Ucap adam sambil berlalu dan meraih telfon kamar untuk memesan layanan kamar.
Sambil melihat punggung adam yang berlalu, Maira pun hanya menarik bibir nya dan melepaskan nafas nya, kepingin bantah tapi... Ya sudah la iya kan aja. Padahal dia gak enak sama Iliyana kasian sarapan sendirian di bawah.
Maira pun melanjutkan pekerjaan nya.
Adam sudah berada di bathroom untuk mandi dan bersiap rencana nya siang nanti adam akan kembali ke Jakarta karena kerjaan nya juga sudah menunggu, yang tadi nya ingin ikut jadwal maira dua hari di surabaya gagal karena pikiran nya tak tenang.
🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Jangan lupa mampir, vote, like dan comment.
Witha.