Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Curhat


__ADS_3

Tiba di kantor, maira pun bergegas masuk. Sambil berjalan menuju ruangan nya dia sudah di cegat oleh tiwi.


"kak tadi ada pesan dari mister pur, kakak di minta untuk interview staf baru" jelas tiwi sambil mengikuti maira ke ruangan.


"what.... Lah kenapa aku wi.... Yang harus interview, emang mister purnomo ke mana?"


"ke Surabaya di suruh sama bos, dan ini berkas lamaran yang sudah di seleksi bagian HRD ada 10 orang yang lolos, jadwal interview jam 9 pagi ini" tiwi pun menyerah kan beberapa berkas lamaran.


"astaga 10 0rang.... ya dah aku interview di ruang atas suruh para pelamar ini naik ke atas dan kamu temanin saya" jawab maira sedikit kesal, bukan dia tidak mau ikut menerima staff baru nanti kalau pilihan ternyata enggak kompeten bisa-bisa mister purnomo menyalah kan nya.


Tiba di lantai atas, Maira langsung masuk ke ruang rapat dan membaca satu per satu lamaraan yang masuk.


Tiba-tiba.


" pagiiiiiiii.... Calon Adam" kejut rey sambil duduk di samping maira.


"gak usah norak.... Masih jam kantor"


" hahahhaha.... Santai dong ra becanda, sensitif amat... Kamu mau interview staf baru? " Rey.


"iya... Kamu mau liat pelamar nya? "


" boleh..." rey


Tiba-tiba.


"Eeh ra ni cantik ra" senyum rey tiba-tiba.


"ee..." maira kaget ngeliat ekspresi Rey, ya tumben dia tertarik dengan urusan wajah para pelamar baru, dan sejak kapan juga dia langsung liat wajah pelamar dulu, biasa nya juga pendidikan nya.


Tiwi pun masuk memberitahu kalau para pelamar sudah ada yang datang.


" tiwi panggil pelamar yang namanya ILIYANA MARGARET" Rey memerintah tiwi.


Maira hanya bisa terperangah ngeliat tingkah bos nya.


Dugaan Rey benar, benar-benar cantik masih muda.


Maira melirik Rey "kenapa dengan rey... Astaga apa dia tertarik dengan pelamar ini"


Gumam maira dalam hati sambil terkekeh, kenapa pagi ini banyak sekali kejutan untuk maira.


Sesi interview pun usai. Hampir 2 jam maira dan Rey berada di ruangan rapat.


" Terima dua orang ini ra di bagian pemasaran dan selebih nya di departemen perencanaan dan yang 1 ini di ruang sekretaris.." pinta rey sambil menyodor kan map pelamar.


Jelas mata maira membola setelah map yang terakhir di sodorkan ke maira.


Ya nama Iliyana margaret. Rey benar-benar....


" heemmm baik la bos, tiwi hubungi bagian HRD untuk menghubungi mereka bilang di terima semua, dan yang ini spesial suruh hari ini juga datang setelah makan siang langsung ke ruangan saya ya" perintah maira.


"loh kok hari ini ra" rey kaget.

__ADS_1


"bos kebetulan tiwi keteteran sendirian jadi sekretaris, aku cuma mau kasi arahan aja biar besok dia enggak canggung urusin jadwal meeting kamu" lirik maira cuek.


"oke its oke.." senyum rey mengembang.


"eh ra weekend ini ke kafe nya kevin yuk dia baru buka kafe n bar gitu"


"haa... Bar?" maira mengerutkan keningnya.


"tenang bukan kayak klub dia yang satu lagi, cuma kafe n mini bar gitu tapi konsep live musik" cecer rey.


"oh... Ya liat entar lah" jawab ku singkat.


" Ajak Adam sekalian" lirik Rey.


" Rey..." maira ragu-ragu untuk ngomong.


"Adam...? " lanjut rey sambil meletak kan ponsel nya. Ya rey tahu benar sahabat nya itu, pasti ada sesutu yang harus di ceritakan. Rey pun siap mendengat cuhat sahabat nya.


" tadi pagi aku kaget dia datang kerumah tiba-tiba jemput aku kerja, aku takut sama sikap Adam yang sedkiti nekat menurut ku, kamu tau kan aku ada anak-anak, aku takut mereka belum bisa nerima situasi aku rey"


"terus reaksi anak kamu ngeliat Adam gimana? Orang tua kamu?" Rey


"biasa aja sih rey.. Malah zidan mau di ajak ngobrol sama Adam, kalau ibuk ku kamu taw sendiri dia mah sama siapa aja welcome, kalau bapak sejauh ini belum ada komentar" heemm maira menghela nafas panjang.


"ra laki-laki yang datang ke kamu itu bukam monster, dia datang pake cinta dan perasaan, lagian kan kamu dah kayak mau kawin besok aj, Santai aja la ra... Anak-anak kamu itu, pasti mereka akan paham dengan sendiri nya, percayalah" lanjut Rey.


Maira pun menatap rey paham yang di maksud rey.


"eh maksi ya bos maaf jadi curcol di kantor" nyengir maira.


Di kantor Adam.


" bos semua pelamar untuk bekerja di kantor sudah siap dan mereka sudah siap bekerja"


Haris melapor ke Adam.


Tok tok tok..


Haris pun membuka pintu ruangan bos nya. Ada 2 orang staf baru masuk ke dalam ruang Adam.


"bos ini weli dan lani mereka yang bertanggung jawab penuh atas semua jadwal dan kegiatan kantor mereka akan saya tempat kan di depan ruangan bos, bos bisa memerintah kan mereka langsung"


Adam yang duduk di sebalik meja megah nya melihat dan mengangguk.


"kalian berdua sudah tau tugas kalian kan?"


"Sudah bos" mereka serentak menjawab.


"Siapa yang menyuruh kalian memanggil ku seperti itu" gertak Adam.


Weli dan lani pun terkejut mendengar suara tinggi Adam.


Adam pun melihat ke arah haris. Haris hanya bisa menyeringai, melihat tatapan bos nya.

__ADS_1


"ya sudah kalian boleh keluar" perintah Adam.


"oke kau arah kan saja ke mereka, dan suruh mereka menyiap kan peresmian hotel kita 2 minggu lagi" lanjut Adam.


"oke bos, oh ya bos supir dan mobil baru sudah siap tadi pak jaffa memberitahu saya" haris.


"eemm... Dimana jaffa aku dari tadi tidak melihat nya"


Baru saja nama nya di bilang orang nya masuk.


"aku di sini bos, ada apa?" jaffa.


"berhenti memanggil ku seperti itu jaf, 2 minggu lagi aku mau meresmikan hotel, aku tidak ingin ada kesalahan kau atur siapa2 saja yang harus di undang" seloroh Adam.


"oh ya ni berkas-berkas pabrik yang akan kita olah aku sudah memindah kan semua atas nama perusahaan" jaffa menyodor kan map pabrik.


"Oke aku akan kesana melihat langsung produksi produk-produk di pabrik itu" adam


"baik lah kalau begitu aku kembali ke ruangan ku" jaffa.


" haris suruh supir siap-siap 10 menit lagi aku turun dan kau ikut dengan ku untuk melihat pabrik baru kita" titah Adam.


"siap bos" haris pun keluar.


Adam meraih ponsel nya dan menghubungi wanita pujaan nya maira.


"hallo adam" maira


"aku menganggu mu?" adam.


"tidak aku baru saja selsai interview staf baru"


Terdengar suara sambil mengehal nafas.


"ckk apa rey memberi mu pekerjaan yang berat"?


"hahaha,, tidak ini sudah tugas ku adam, kamu lagi apa?"


"aku mau melihat pabrik dulu, oh ya makan siang la dengan perlahan dan sore aku jemput pulang kerja oke" Adam.


"hemm baik la.. Kamu hati - hati ya jangan lupa juga untuk makan siang" maira tersenyum di seberang sana.


"oke... Aku merindu kan mu".. Adam mulai romantis ke maira.


"emm... baik la bye" putus maira.


"cekk apa-apaan ini aku bilang rindu dia hanya menjawab emm... Apa aku harus bekerja keras untuk menakluk kan nya, aku paling tidak suka di abaikan... Bersabar lah adam" lirih Adam sambil mengusap tengkuk nya.


Adam tidak tau kalau sebenar nya maira kesenangan mendengar kata rindu dari Adam hanya saja dia belum mampu untuk membalas itu.


🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa mampir, vote, like dan comment

__ADS_1


Witha


__ADS_2