Terjebak Cinta Ke Dua

Terjebak Cinta Ke Dua
Buruan


__ADS_3

Adam yang masih memejam kan mata tiba-tiba saja wajah yang dia rindu kan melintas. Adam pun tersadar kalau seharian ini dia belum menghubungi Maira.


Seketika Adam pun mencari ponsel nya.


Haris dan Weli yang sedari tadi duduk di aofa memperhatikan gerak - gerik Adam. Mereka berdua saling pandang.


Bos kau cari apa ?" tanya Haris sambil mengernyitkan alis nya.


"Ponsel ku" jawab Adam singkat.


Setelah lama mengacak-acak meja nya Adam pun menemukan nya. Dia baru tau kalau sedari tadi ponsel nya di non aktif kan, karena ingin fokus dengan meeting di hotel tadi.


Sambil menarik nafas panjang Adam pun menghidup kan kembali ponselnya


"Sudah la Haris hari ini aku lelah lebih baik kita pulang " serunya sambil meraih jas nya.


"Aaa weli tolong semua berkas ini di susun kembali di meja ku dan kau ris bawa berkas yang belum aku tanda tangan malam ini ke apartemen ku" titah nya.


Baru saja Adam ingin berjalan ke pintu malik masuk dengan membawa bungkusan makanan.


"Ee tuan ini saya bawa kan makanan tadi sesuai perintah mas weli" ujar malik.


"Malik ayo kita pulang, kalian berdua makan la ini, jangan lupa pesan ku tadi ris"


Ke dua makhluk yang sedari tadi setia ada di ruangan itu pun hanya bisa bengong melihat bos nya.


Adam pun berlalu meninggal kan ruangan nya menuju parkiran kerinduan nya kepada pujaan hati tak bisa di tahan lagi.


Masih di ruangan kerja.

__ADS_1


Ada apa dengan bos kenapa dia jadi tiba-tiba panik gitu?" Weli.


"Heh sudah la biar kan dia sedang buru-buru menemui buruan nya" jawab haris santai sambil senyum tipis.


"Haa buruan pak? Maksudnya? Hobi bos kita itu berburu gitu? Tanya weli sambil memutarkan mata nya.


"Seru juga tu pak ikut bos berburu itung-itung ngilangin stress.


Haris hanya terkekeh. " sudah la cepat bereskan aku juga lelah, apa kau betah di sini lama-lama?"


Weli pun menggelengkan kepala nya.


"Sayang nya bos kita tidak suka di ganggu dan berbagi kalau lagi berburu, dia butuh privasi" lanjut Haris sambil menepuk pundak Weli.


"Hee?"


Terdengar suara Haris tertawa sambil berlalu pergi.


Adam kini sudah di dalam mobil. Setelah melihat ponsel nya banyak panggilan dari Maira.


Adam pun segera menelfon Maira.


Terdengar suara Maira.


"Hallo kekasih ku, heem aku pikir sudah di lupakan?"


" ckk, maaf sayang hari ini aku benar sibuk, kau sedang apa?"


"lagi santai di kamar, kamu lagi di mana?apa masih di kantor?"

__ADS_1


"Tidak, lagi di jalan pulang"


"Ohh, capek ya, suara kamu terdengar lain"


"Heemm, sangat tapi aku lebih merindukan kan mu, apa malam ini kita bisa bertemu?"


"Ckckck,, kata nya capek istirahat la"


"Capek ku bisa ilang sayang kalau bertemu dengam kamu, ayo la aku jemput ya?"


"Enggak usah biar aku aja yang ketempat kamu"


"Benar kah? Ya sudah nanti aku suruh Malik yang jemput"


"Gak u.... "


"No sayang aku tidak mau kamu nyetir sendiri malam-malam, jangan membantah"


"Oke baik lah, kabari aku kalau Malik sudah jalan ke rumah ku"


"Okee sampai jumpa nanti"


Setelah mengakhiri panggilan telfon nya Maira pun bersiap. Ia pun tidak sabar ingin bertemu dengan Adam. Setelah mendapat kan kata cinta dari Adam dan hadiah manis, ingin sekali Maira membalas nya dengan pelukan.


Maira terus mengembangkan senyum nya di wajah cantik nya. Sambil memilih pakaian yang akan di kenakan nya ini untuk pertama kali nya Maira ke rumah Adam.


Jantung nya tak berhenti berdegup. Sungguh menyenang kan bagi Maira.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Jangan lupa mampit, vote, like dan comment.


Witha.


__ADS_2