
Jam 8 pagi Minggu.
Di sebuah rumah yang tidak terlalu besar bergaya kan minimalis.
Maira baru saja bangun, sebenarnya dy sudah bangun subuh tadi, tapi dia memilih tidur lagi
Karena hari ni libur kerja dan selain itu dia juga menuntas kan kekurangan jam tidur nya karena lembur 2 hari berturut turut.
"Pagi sayang - sayanb nya mami".
maira menghampiri ke dua buah hatinya dan mencium mereka satu persatu.
"Pulang jam berapa kamu tadi malam ra".
Suara sang bapak menggema.
" jam 10 pak.... maira cuma ke kafe sama rey pak enggak ke mana - mana" Jawab nya dengan lugas.
Ya laki - laki yang di panggil bapak itu memang disiplin dan tegas kepada anak - anak nya.
Flashback on
Dari maira gadis sampai dah nikah dan sampai jadi janda pun bapak nya selalu memantau anak perempuan nya itu agar tidak sembarang bergaul dan melakukan hal yang aneh - aneh
Bahkan bapak nya itu melarang maira memiliki banyak teman dengan alasan nanti enggak fokus belajar nya, sedikit kuno ya alasan
PROF. RASYD IRAWAN ini.
__ADS_1
PROF. RASYD IRAWAN seorang dosen senior di universitas bergengsi di Jakarta.
Apa lagi yang nama ny pacaran pasti DI LARANG keras guys.
Makanya maira punya cita - cita menikah muda, biar bapak membebas kan diri dari sifat pengekang bapak nya itu.
Aku justru berani mengenalkan teman nya pas SMA, tapi cuma 3 orang.
Ya itu sudah pasti Reynald karena bapak mengenal mami nya Rey tante Lila.
Tante Lila mami nya Rey merupakan adik tingkat nya sewaktu kuliah dulu.
Kedua teman cewek yang dari smp selalu sama-sama kemana pun.
Ya KHANIA THOMSON, campuran australia + indonesia. Ayah nya berkebangsaan Australia dan sang ibu asli orang Jakarta.
Aku dan Khania tetangga, ayah nya khania bekerja d Konsulat jenderal Australia.
Bapak tidak melarang aku berteman dengan khania, karena khania anak yang sopan.
Selalu datang kerumah dengan alasan belajar padahal dia kesepian di rumah, karena ayah dan ibu nya bekerja.
Begitu lulus SMA khania harus ikut kembali ke Autralia karena Ayah nya di pindah tugaskan kembali ke australia.
Sedih rasanya kehilangan teman satu-satu nya yang baik.
Walau jauhan maira dan khania selalu berhubungan, sekarang dia sudah menikah dan memiliki anak.
__ADS_1
Pas kuliah bertambah tambah aturan yang di buat bapak apa lagi aku kuliah di kampus tempat bapak mengajar.
Bapak memang terkenal killer dengan mahasiswa makanya gak ada mahasiswa yang berani mendekati aku.
Teman mahasiswi pun hanya beberapa yang akrab dengan ku.
Hanya ada 1 teman cewek yang benar-benar akrab dengan ku itu pun seorang kutu buku.
Dewi, Ya dewi hanya tau perpustakaan, toko buku, dan kamar pribadi nya. 😅
Walaupun maira kesal tapi maira tidak pernah berontak atau marah dengan bapak.
Ya ada seorang penenang dan pendengar setia maira.
Siapa lagi kalau bukan ibuk nya yang selalu jadi tempat keluh kesah nya tentang bapak.
Ibu maira selalu memberikan nasehat untuk tidak berfikir negatif tentang sikap bapak, tapi ibu selalu minta maira untuk berpikir positif dan terbuka.
Aku selalu bilang ke ibu, " buk kalau aku nikah muda apa ibuk sama bapak ngerestui"
"kalau memang sudah di takdir kan jodoh nya sama yang di atas, ya pasti di restui, dengan syarat calon kamu nanti adalah pria yg bertanggung jawab" nasehat ibuk dengan lembut.
Ya BERTANGGUNG JAWAB tapi takdir jodoh maira berkata lain. Hemmm 😔
......... ...
Flashback off
__ADS_1
Jagan lupa mampur, vote, Like dan comment.
Witha.