
Di kediaman maira.
Pagi ini maira sedikit melow meninggal kan anak - anak nya.
Setelah berpamitan dengan anak nya yang kecil dan ibu nya.
"buk maira pamit ya titip anak - anak,"
"iya kamu hati - hati ya disana"
Ibu dan anak itu pun saling berpeluk. Ya smaira belum pernah berangkat tanpa anak-anak nya atau ibu bapak nya. Baru kali ini maira benar - benar pergi sendiri tanpa keluarga.
Maira pun pergi dengan di antar bapak dan adik nya rafif. Sebelum berjalan menuju bandara mereka mengantar zidan terlebih dahulu.
"sayang mami pergi kerja dulu ya.
Kamu jagain adik kamu dan nurut ya sama oma opa dan om rafif"!
"iya mami, mami hati - hati ya!, mami nanti zidan boleh telfon ayah"
"emm.... boleh sayang bilang sama ayah buat datang kerumah oma nemanin zidan sama adik ya" maira mengecup kepala anak nya.
Setelah itu maira pun masuk ke mobil dan bergegas menuju bandara.
Selang bebera jam mereka pun sampai di bandara.
Bapak dan adik nya pun ikut turun mengantar maira sampai ke dalam bandara. Setalah bertemu dengan rey dan iliyana, maira pamit dengan bapak dan adik nya.
__ADS_1
"pak maira pamit ya titip anak-anak, oh ya tadi maira dah hubungi mas nugroho untuk nemanin anak-anak juga, mungkin dia akan datang"
"hati-hati ya gak usah pikirin anak - anak kamu, ibu bapak sama rafif pasti akan jagain, kamu kalau sudah sampai cepat telfon bapak ya!"
"fif kakak titip zidan dan zeyra ya"
"ya kak dah sana masuk, gak usah melow gitu kan cuma dua hari kak, fokus aja sama kerjaan, bocil aman lah tenang aj" ujar rafif menenang kan kakak nya.
Maira pun mengangguk. Mereka pun segera masuk untuk chek in.
.............
Di sudut lain ada sepasang mata yang memperhatikan maira. Siapa lagi kalau bukan Adam zein demir. Niat nya untuk menyusul maira pun tekad, menggunakan pesawat yang berbeda namun tujuan sama.
Maira sama sekali tak tahu kalau Adam mengikuti dia.
( Adam mah bukan nyusulin tapi bener-bener ngebuntuti guys, bucin banget Adam😂).
Flashback on.
2 jam sebelum tiba di bandara.
Adam yang masih bersiap di kamar nya. Tiba - tiba menghubungi seseorang melalui ponsel nya.
"hallo rey"
" ya hallo dam, eits tumben nih pagi-pagi nelfon"
__ADS_1
" aku cuma mau pastiin benar maira ke surabaya?" tanya Adam malu - malu.
"Aaaaa gue tau ya ya... ?" terdengar tawa rey di seberang telfon Adam.
"ya tapi aku mohon jangan beritahu maira tentang ini"
"oke oke,, pesawat aku dengan maira jam 10.30,kalau mau nyusul masih bisa.... loe masih bisa pesan tiket dari sekarang" rey memberitahu Adam jam keberangkatan mereka.
Setelah mendapat info dari rey, Adam pun segera meminta sang asisten kantor membeli tiket pesawat tujuan surabaya.
Adam pun keluar dari kamar dan menuju parkiran apartemen nya di sana sudah malik sudah menunggu nya.
"Habis menelfon istri" kejut Adam melihat malik sedang menutup telfon nya.
"aaa hehe ya tuan.. Silakan tuan" malik terkejut.
Adam tidak tahu kalau malik udah bocorin alasan tuan nya ke surabaya ke para petinggi Adam holding.
" kita langsung ke bandara ya, nanti mobil di parkiran inap saja"
" iya tuan"
Malik pun melaju kan mobil ke arah bandara.
Flashback off.
🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Jangan lupa mampir, vote, like dan comment.
Witha.