Terjebak Cinta Terlarang Sang Mafia

Terjebak Cinta Terlarang Sang Mafia
Dinomorduakan


__ADS_3

halo semuanya.. sebelum baca, yuk boleh yuk scroll dulu ke episode sebelumnya (berhubung likenya masih sedikit) dan di like ya supaya aku semangat trs updatenya ☺️☺️☺️ terima kasih 🙏🏻🙏🏻


...****************...


“Ada apa?” tanya Lindsey lagi.


“Ada Jarvis.” jawab Carlos.


“Sekarang jawab pertanyaanku.” ucap Carlos lalu mengeluarkan ponselnya.


“Orang ini adalah orang yang tadi, kan? Yupiter.” Carlos menunjukkan sebuah foto di ponselnya yang memperlihatkan Lindsey yang dipapah Katie dan Piter saat di Las Vegas.


Mamp*s. Apa kini identitas Piter juga terbongkar? Tapi untungnya “Yupiter” bukan nama asli melainkan adalah nama yang dibuat-buat oleh Piter. batin Lindsey.


Jadi karena ini Carlos membelaku di depan Jarvis tadi? batinnya kemudian.


“I-iya. Dia adalah orang yang sama.” Akhirnya Lindsey menjawab pertanyaan Carlos.


“Siapa dia? Untuk apa dia datang ke sini?” tanya Carlos.


Lindsey meraih tangan Carlos. “Tapi kamu janji dulu, jangan kasih tahu ke Jarvis..” ucap Lindsey dengan memohon, menampilkan wajah melasnya.


Carlos menatap tangannya yang digenggam Lindsey dan wajah melas wanita yang berdiri di hadapannya saat ini.


“Baiklah. Sekarang jawab pertanyaanku.” ucap Carlos.


Lindsey melepas tangan Carlos.


“Dia mantan pacarku.” ucap Lindsey.


“Hah?”


“Dia masih belum menerima kenyataan kalau hubungan kita sudah berakhir. Itu sebabnya dia mengikutiku diam-diam kemana aku pergi. Ke Las Vegas, bahkan menyamar dan menyusup ke sini untuk mengawasiku.” ucap Lindsey.


“Apa?”


“Maka dari itu, jangan kasih tahu Jarvis soal Yupiter. Kamu lihat sendiri kan reaksi Jarvis seperti apa tadi saat dia memberikan kartu namanya padaku?” ucap Lindsey kemudian.


“Tapi bukankah Jarvis harus tahu soal Yupiter? Jarvis mungkin bisa membantumu dengan menjauhkan Yupiter sejauh mungkin.” balas Carlos.


Carlos rupanya sudah percaya dengan perkataanku. batin Lindsey.


“Aku tidak ingin Jarvis melakukan apapun dengan kekerasan lagi. Lagi pula sekarang ada kamu. Kamu bisa membantuku, Carloa. Sama saja kalau aku mengadu ke Jarvis, Jarvis memberikan perintah padamu dan tetap kamu yang akan melakukannya. Sama saja, kan?” ucap Lindsey kemudian.


“Tapi apa yang bisa aku lakukan tanpa perintah dari Jarvis?” balas Carlos.


Rupanya Carlos tidak bisa berbuat apapun tanpa perintah dari Jarvis. Dia benar-benar definisi kaki tangannya Jarvis, dia tidak akan bergerak jika tidak diperintahkan. batin Lindsey.

__ADS_1


“Apapun itu, pokoknya, saat ini yang terpenting kamu jangan kasih tahu Jarvis dahulu. Aku tidak ingin semuanya semakin besar dan runyam.” ucap Lindsey.


“Iya, kamu tenang saja. Oh, ya. Kenapa tidak kamu laporkan saja Yupiter ke polisi? Perbuatannya dia itu tergolong ke penguntitan, lho.” balas Carlos.


“Aku memang berniat membuat laporan, tapi aku masih mengumpulkan bukti.” ucap Lindsey.


“Memangnya kamu tidak apa-apa jika terus diawasi sama dia? Hidupmu pasti tidak tenang, kan.” balas Carlos.


“Kamu tahu itu tapi kenapa kamu dan Jarvis masih menyuruh seseorang untuk mengawasiku? Bahkan sampai ke Las Vegas. Apa bedanya kalian dengan Yupiter?” ucap Lindsey.


“...”


Carlos terdiam seribu bahasa.


“Aku sudah terbiasa hidup dalam pengawasan kalian semua. Kalau kamu benar-benar mengkhawatirkanku, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan.” ucap Lindsey kemudian.


Setelah mengucapkan kalimat itu, Lindsey masuk ke mobilnya dan mengemudikan mobil meninggalkan parkiran JM Buildings.


...****************...


Rumah markas


Jam 19.00


Prok! Prok! Prok!


“Mantan pacarku memang pintar sekali!” ucap Piter.


“Kita tidak perlu mengatakan lagi seberapa hebat aktingmu, kan? Juara!” sahut Kapten.


“Ini semua gara-gara kamu, tahu! Kenapa kamu harus menyelipkan kartu namamu di tanganku?” ucap Lindsey kepada Piter.


“Entahlah. Aku hanya merasa senang sekali karena menyadap komputer Carlos dan Jarvis. Padahal niat kita hanya Carlos saja.” balas Piter.


“Segenting apapun situasinya, aku tidak pernah takut karena ada Lindsey. Dan sepertinya Carlos sangat percaya dengan aktingmu tadi.” sahut Kapten.


“Dari pembicaraan aku dan Carlos tadi, kita akhirnya mendapatkan kelemahan Carlos.” ucap Lindsey.


“Fakta bahwa Carlos tidak bisa melakukan apapun tanpa perintah dari Jarvis. Itu cukup mengejutkan, sih.” balas Piter.


“Dan satu fakta lagi. Carlos kini sudah berada di bawah kendali Lindsey.” sahut Kapten.


“Jadi, apa rencana kita selanjutnya, Kapt?” tanya Lindsey.


“Penghapusan curiga.” jawab Kapten.


“Apa maksudnya itu?” tanya Katie yang berjalan memasuki ruang tengah, bergabung dengan mereka.

__ADS_1


“Kita harus membuat Jarvis dan Carlos menghapus semua kecurigaannya terhadap Lindsey.” jawab Kapten.


“Piter, tambahkan identitas baru untuk Lindsey. Setelah keluar dari panti asuhan, Lexis mengirim Lindsey ke Amerika untuk berkuliah. Lalu setelah itu Lindsey dan Lexis tidak saling berkomunikasi lagi sampai Lexis meninggal.” Kapten memberikan perintah untuk Piter.


“Kapt mau memutus hubunganku dengan om Lexis?” tanya Lindsey.


“Iya. Jika Carlos dan Jarvis terus menyelidikimu, itu akan membuat mereka semakin curiga dan menggali hubunganmu dengan Lexis.” jawab Kapten.


“Apakah itu mungkin? Lindsey saja sangat dekat dengan om Lexis. Bahkan nama om Lexis saja menjadi akhiran nama Lindsey.” sahut Katie.


“Anggap saja itu karena Lexis telah menjadi walimu saat mengangkatmu untuk keluar dari panti asuhan.” balas Kapten.


“Om Lexis mengangkatku menjadi anaknya?” tanya Lindsey.


Mata Kapten membulat. Dan sedikit bergetar. Kemudian Kapten berbalik badan, membelakangi mereka semua.


“Jawab pertanyaanku, Kapt.” ucap Lindsey seraya menarik lengan Kapten.


“Iya. Kamu tidak tahu?” jawab cepat Kapten.


“Tidak.” balas Lindsey.


“Lho, kalau bukan diangkat atau diadopsi, bagaimana caranya seseorang bisa keluar dari panti asuhan?” ucap Kapten.


“Masa iya?” tanya Lindsey.


“Iya, Lindsey. Seseorang bisa keluar dari panti asuhan pasti telah diadopsi. Memangnya kamu tidak tahu?” sahut Katie.


“Mungkin inilah mengapa om Lexis sangat ingin kamu sekolah dengan benar, supaya kamu berpengetahuan sedikit.” sahut Piter.


“Sudah. Intinya, kita akan membuat seolah Lindsey dan Lexis tidak memiliki hubungan yang dekat. Hubungan kalian hanya sebatas wali. Karena jika Jarvis dan Carlos mengetahui Lindsey sangat dekat dengan Carlos, penyelidikan mereka akan membawanya ke hubungan Lexis dan geng Morex.” ucap Kapten.


“Tapi Jarvis dan Carlos sudah mengetahui tentang geng Morex.” sahut Katie


“Mereka tahunya geng itu hanya menjalankan perintah dari Lindsey untuk mencari bukti. Mereka tidak boleh tahu yang sebenarnya bahwa geng Morex bekerja memenuhi keinginan klien. Dan saat ini klien geng Morex adalah pamannya sendiri.” balas Kapten.


“Saat ini pencarian emas kita nomor duakan dulu. Piter, awasi komputer Carlos dan Jarvis terus. Jika Carlos masih menyelidiki Lindsey, ubah hasil penyelidikan Carlos dengan identitas Lindsey yang sudah kita buat. Katie, bersiaplah untuk mengawasi Jarvis dan Carlos dari dekat. Jika ada sesuatu terjadi, kamulah yang maju paling pertama. Lindsey, alihkan perhatian Jarvis agar dia tidak penasaran dan terus menyelidikimu.” perintah Kapten.


“Baik, Kapt.”


“Baik, Kapt.”


“Baik, Kapt.”


Dan mereka berempat pun menjadi besar kepala. Mereka merasa sudah mendapatkan Carlos dan berada di bawah pengendalian mereka. Di sinilah kesalahan mereka dimulai.


Bersambung...

__ADS_1


Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.


Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih


__ADS_2