
halo semuanya.. sebelum baca, yuk boleh yuk scroll dulu ke episode sebelumnya (berhubung likenya masih sedikit) dan di like ya supaya aku semangat trs updatenya ☺️☺️☺️ terima kasih 🙏🏻🙏🏻
...****************...
“Memang seperti itu dari awalnya. Kita berpacaran hanya untuk misi penyelamatan Luven dari perjodohannya.” balas Lindsey.
“Lantas kenapa dengan Jarvis kamu tidak bisa seperti itu? Kamu berpacaran dengan Jarvis hanya untuk misi juga, kan.” sahut Katie.
“Setelah diperintahkan ke kamar, aku merenungkan satu hal.” ucap Lindsey.
Katie mengubah posisinya menjadi menyamping menghadap Lindsey, sambil satu tangannya menopang kepalanya. “Apa itu?”
“Sepertinya.. aku mencintai Jarvis.” ucap Lindsey.
“....”
“....”
“Inilah sebabnya mengapa Kapten menciptakan peraturan untuk tidak melibatkan perasaan dalam menjalankan misi. Kamu sekarang tahu, kan, kenapa?” ucap Katie.
“....” Lindsey memilih untuk diam dan mengunyah makanannya.
“Karena perasaan itulah yang akan menghambat jalannya misi.” ucap Katie.
“Sekarang bagaimana? Kamu masih mampu menjalankan misi kita disaat perasaan cintamu sudah tumbuh?” tanya Katie.
“Setelah pengambilan emas, semuanya akan berakhir, kan?” tanya Lindsey.
“Yup. Semuanya akan berakhir. Kecuali perasaan cintamu.” jawab Katie.
“Aku juga akan mengakhirinya. Secepat mungkin.” balas Lindsey.
Katie bangkit duduk. “Tapi aku juga penasaran, deh. Apa yang membuat kamu bisa jatuh hati pada Jarvis? Secara kan, kamu dengar sendiri kalau Carlos yang melakukan semuanya.” ucap Katie.
“Soal itu.. aku cukup kecewa, sih, saat mendengarnya. Aku pikir semuanya Jarvis yang melakukannya sendiri..” balas Lindsey.
“Aku juga kaget saat menguping kalian tadi. Tapi, Carlos ada benarnya. Kalau kamu jatuh cinta dengan perlakuan manis Jarvis, kamu salah. Karena Carlos yang melakukan semuanya.” ucap Katie.
“Entahlah, Kat. Aku juga masih tidak habis pikir dengan Carlos. Tapi satu hal yang jelas, yang aku cintai itu Jarvis. Setelah mendengar pengakuan dari Carlos pun, aku tetap yakin sekali yang aku cintai itu Jarvis.” balas Lindsey.
“Ok, kalau begitu benar adanya. Tapi apakah Jarvis juga mencintaimu? Cinta sungguhan, bukan karena tubuhmu, atau parasmu, atau apapun.” ucap Katie.
“....”
“Bagaimana.. kalau ternyata.. Jarvis..” ucap Katie dengan perlahan-lahan.
“Stop. Jarvis tulus mencintaiku atau tubuhku saja itu urusan Jarvis. Yang penting, aku tulus mencintai Jarvis.” balas Lindsey.
“Memang benar cinta membuat seseorang menjadi bodoh. Coba pikirkan, Lindsey. Tadi Kapten juga bilang bahwa tidak mungkin Jarvis tidak tahu soal fotomu di markas itu. Untuk apa foto itu disimpan saja oleh Carlos? Pasti dia sudah memberitahu Jarvis dan mereka berdua menyusun jebakan untukmu. Bisa jadi juga rencana putus dengan Jarvis dan berpacaran dengan Carlos itu adalah rencana mereka berdua saja? Maka dari itu Kapten mengarahkan kita untuk tidak mengikuti keinginan Carlos.” ucap Katie.
“Sekarang katakan saja apa yang harus aku lakukan dengan Luven untuk menghadapi Carlos.” balas Lindsey.
__ADS_1
...****************...
JM Buildings.
“Lindsey, kamu kenapa datang ke sini?” tanya Jarvis.
Kedatangan Lindsey ke ruangan Jarvis berhasil mengejutkan seisi ruangan yang kebetulan ada Carlos. Katie tidak lagi terkejut, karena kedatangan Lindsey sudah direncanakan oleh mereka.
“Bertemu denganmu, lha.” Lindsey mendekat ke arah Jarvis yang duduk di kursi kerjanya. Kemudian, dengan sengaja, di depan Carlos, Lindsey duduk di pangkuan Jarvis.
“Apa kamu sibuk sekali? Kenapa akhir-akhir ini kamu tidak ada waktu untukku?” tanya Lindsey dengan wajah cemberut.
“Hm, sebentar lag—” jawab Jarvis.
“Hmm, Jarvis sebentar lagi ada pertemuan dengan tim desain interior.” sahut Carlos.
“Kita undur saj—” balas Jarvis.
“Tidak bisa, Jarvis. Kamu sudah harus pergi ke ruang rapat sekarang tanpaku. Aku masih ada pekerjaan lain.” ucap Carlos.
“Ah, baiklah. Tunggu sebentar ya, Sayang. Aku tidak akan lama.” ucap Jarvis lalu mengecup bibir Lindsey.
Lindsey mengangguk. “Aku menunggumu.”
Jarvis keluar dari ruangannya meninggalkan Carlos dan Lindsey.
“Dimana sebaiknya kita bicara?” tanya Carlos.
“Di sini saja.” jawab Lindsey yang duduk di kursi Jarvis.
“Sudah, dong. Sebelumnya izinkan aku mengajukan satu pertanyaan dulu. Kenapa kamu tidak menyerahkan foto aku itu ke Jarvis?” balas Lindsey.
“Hmm, kenapa ya? Mungkin.. untuk mengancammu seperti sekarang?” ucap Carlos.
Lindsey tersenyum menyeringai.
“Bagaimana, nih? Tapi aku mencintai orang lain.” balas Lindsey.
Lindsey berjalan mendekati titik Carlos berdiri. Jari-jarinya beraksi nakal bergerak menyapu ke atas balutan jas bagian lengan Carlos dan berdiri di belakang Carlos. “Bagaimana kalau aku bilang sebenarnya kekasihku ada 2? Dan sebentar lagi menjadi 3.” bisik Lindsey.
Carlos berbalik badan. “Tinggalkan semuanya dan pacaran denganku.” ucap Carlos.
“Come on, Carlos. Apa keuntunganku jika berpacaran denganmu seorang? Aku memang takut kalau foto itu dilihat Jarvis, tapi jika meninggalkan 2 laki-laki itu? Oh, no! Aku tidak bisa.” balas Lindsey.
“Kamu benar-benar wanita j*l*ng. Bagaimana jika Jarvis mengetahuinya?” ucap Carlos.
“Tapi kamu menyukai wanita j*l*ng ini. Oh, ya. Kamu bisa berdansa?” tanya Lindsey. Kemudian tangannya menyelinap ke dalam tasnya dan mengeluarkan sebuah tiket masuk sebuah acara. Tiket tersebut dia selipkan di saku atas blazer Carlos.
“Aku berikan kesempatan untukmu untuk menjadi pacar ketigaku.” ucapnya kemudian.
Tring..! “Oops. Pacar keduaku menelepon. Sampaikan ke Jarvis aku ada urusan penting. Sampai nanti, calon pacarku.” ucap Lindsey diakhiri dengan kedipan mata sebelum dia berjalan keluar dari ruangan Jarvis meninggalkan Carlos.
__ADS_1
Lindsey berjalan menuju lift melewati meja kerja Katie dengan mengedipkan matanya sebagai kode untuk lanjut ke rencana selanjutnya.
Flashback ON.
“Sekarang katakan saja apa yang harus aku lakukan dengan Luven untuk menghadapi Carlos.” balas Lindsey.
“Rencana dari Kapten: Kita harus memastikan dulu apakah Jarvis dan Carlos bekerja sama menjebakmu atau tidak. Caranya adalah dengan melihat kebersamaanmu dengan Luven. Jika mereka bekerja sama, Jarvis pasti akan emosi besar. Jadi Kapten secara anonim akan mengirim foto-foto pertama kali kamu dan Luven di parkiran ke Carlos dan besok kamu akan makan malam di rumah orangtuanya Luven dan Kapten akan mengikutimu diam-diam.” ucap Katie.
Flashback OFF.
“Lanjut ke rencana berikutnya, Kapt.” ucap Katie melalui earbuds.
“LindStar terpantau sudah di parkiran.” sahut Piter dari markas yang memantau CCTV JM Buildings di layar komputernya.
“Whops! Carlos juga mengikuti sampai parkiran.” tambah Piter.
“Rolling... Action!” Kapten memberi aba-aba melalui earbuds.
Lindsey menghampiri sebuah mobil dengan pengemudi laki-laki di dalamnya yang sudah menunggu dia sedaritadi.
“Maaf ya sudah membuatmu lama menunggu.” ucap Lindsey.
“Cium keningku.” ucap Lindsey kecil.
“Hm?” Luven kebingungan.
“Ayo. Cium keningku.” ucap Lindsey lagi.
“Keningmu?” tanya Luven.
“Argh! Luven lama sekali!?” gerutu Kapten melalui earbuds.
“Tahu, nih!” tambah Piter.
Lindsey akhirnya mengambil langkah pertama dengan memeluk Luven.
“Yes! Carlos melihatnya! Terpantau hatinya terbakar api cemburu di pojokan!” ucap Piter.
“Kita harus perbanyak latihan mesra. Kita mau bertemu orangtuamu, loh.” Lindsey beralibi.
“Oh. Benar.” balas Luven.
Perlahan Luven menggerakkan tangannya, menghampiri wajah Lindsey dan mengusap rambutnya. “Apakah seperti ini juga mesra?” tanya Luven.
“Sangat mesra! Mulus juga aktingnya Luven. Kebetulan Morex tidak ada seorang aktor. Boleh kali kita rekrut ke Morex?” sahut Piter.
“Mesra. Pertahankan sampai kita bertemu orangtuamu.” Lindsey menjawab pertanyaan Luven.
“Cut.” perintah Kapten.
Bersambung...
__ADS_1
Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.
Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima halo semuanya.. sebelum baca, yuk boleh yuk scroll dulu ke episode sebelumnya (berhubung likenya masih sedikit) dan di like ya supaya aku semangat trs updatenya ☺️☺️☺️ terima kasih 🙏🏻🙏🏻Kasih