
halo semuanya.. jumpa lagi di episode kedua yg aku up hari ini.. sebelum baca, yuk boleh yuk scroll dulu ke episode sebelumnya dan di like ya supaya aku semangat trs updatenya ☺️☺️☺️🙏🏻🙏🏻
...****************...
“Argh.. laptopku!” Piter mengecek keadaan laptopnya.
Lindsey juga terbangun, menyaksikan kebakaran yang melahap markas itu. Semakin jelas sudah apa yang dikatakan Kapten. Bahwa ini adalah jebakan.
Mereka gagal. Bukannya mendekati akhir, justru rasanya mereka harus mengulang kembali misinya dari awal lagi.
“Kita harus segera pergi dari sini. Ayo.” ucap Kapten lalu berdiri dan mengulurkan tangan untuk membantu mereka berdiri.
Lindsey dan Piter bangkit berdiri, meninggalkan markas Jarvis yang sedang dilahap api.
“Berikan kunci mobilmu.” pinta Kapten kepada Lindsey.
Lindsey menyerahkan kunci mobilnya. Sekujur tubuhnya terasa lemas tak berdaya, sudah pasti dia tidak bisa mengemudi. Mereka pun akhirnya kembali, tanpa membawa apapun. 8 truk yang sudah mereka sewa pun kembali dengan sia-sia.
Pupus sudah mimpi mereka untuk langsung terbang ke luar negeri dan hidup bersenang-senang. Jangankan hidup bersenang-senang, saat ini Lindsey memikirkan nasib mereka di tangan Jarvis. Jarvis memasang jebakan itu pasti ada alasannya.
“Kami gagal.” ucap Kapten di sebuah telepon yang terhubung ke pamannya Jarvis di Italy. Selama ini mereka berkomunikasi dengan penerjemah di Italy. Maka dari itu pamannya Jarvis bisa mengetahui apa yang dikatakan Kapten.
Tidak lama setelah Kapten memberitahu hal itu, panggilan mereka berakhir. Entah apa yang diucapkan pamannya Jarvis setelah itu. Ketiganya pun tampak tidak bersemangat di dalam mobil. Mereka sudah kalah telak dari Jarvis.
Ditambah, Lindsey sudah mengakhiri hubungannya dengan Jarvis tadi siang. Bisa dibilang mereka bisa bergerak sampai sejauh ini karena hubungan Lindsey dan Jarvis. Namun kini hubungan itu telah kandas. Jika harus memulai misi itu kembali, Lindsey pun bingung harus memulainya darimana.
Lindsey yang tadinya duduk di jok tengah, dia membaringkan tubuhnya, menaruh kepalanya di atas paha Piter yang duduk bersamanya di jok tengah. Dia lemas sejadi-jadinya. Hubungannya kandas, emas pun tak dapat. Semakin besarlah penyesalan dia yang telah memutuskan hubungannya bersama Jarvis.
Piter merapikan rambut Lindsey yang menutupi wajah cantiknya. Kemudian dia menyandarkan kepalanya di sandaran jok. Sama, dia juga lemas tak berdaya seperti Lindsey. Mimpinya untuk menghamburkan uang di kasino, menjadi kaya dalam semalam, pun hangus. Sia-sia jarinya meretas CCTV di setiap jalan tadi.
Semua yang telah dilakukan geng beranggotakan 4 orang itu pun gagal. Mereka merasakan kegagalan itu sampai mengenai mental mereka sendiri. Karena mereka tidak pernah gagal sebelumnya. Apa yang mereka kerjakan selalu berhasil. Namun berbeda dengan malam ini. Untuk pertama kalinya, mereka gagal.
Tidak ada juga mereka merencanakan Plan B atau rencana cadangan jika mereka gagal. Sehingga saat ini mereka pun tidak tahu apa yang harus mereka lakukan ke depannya. Tatapan mereka kosong, begitu juga dengan isi kepala mereka.
__ADS_1
“Kita tetap pergi ke Las Vegas. Klien kita menyuruh kita memikirkan rencana berikutnya.” ucap Kapten.
Tidak ada balasan dari Piter dan Lindsey. Mereka pasrah akan dibawa ke mana. Kapten mengemudikan mobil menuju bandara, begitu juga dengan Katie yang dari rumah menuju ke bandara. Mereka tetap pergi ke Las Vegas meski tak dapat emas sebatang pun.
...****************...
Bali
04.00 WITA
“Emas sudah selesai dipindahkan ke tempat yang baru. Dan sudah tertata rapi. Lalu, markas sudah hangus terbakar. Namun semua CCTV rusak. Jadi kita sulit mengidentifikasi siapa yang masuk ke pulaumu.” Carlos memberi laporan kepada Jarvis.
“Rupanya benar ada yang mengincar emasku. Dan itu tidak lain adalah tikus-tikus pamanku yang kecil dan rakus. Tapi, peretas mereka boleh juga.” balas Jarvis. Jarvis menghisap puntung rokok dan menghembuskan asapnya.
“Dan, sesuai perintahmu, aku juga sudah mencari tahu tentang Lindsey. Dia benar pergi ke Las Vegas dengan jam penerbangan 03.15 WIB.” ucap Carlos.
Las Vegas? Tapi Lindsey bilang hanya ke luar kota? Kenapa jauh sekali? batin Jarvis.
“Apakah kamu tahu kapan dia kembali? Apa dia sekalian memesan tiket pulang?” tanya Jarvis.
Kenapa kamu pergi begitu jauh, Lindsey? Apakah kamu bersungguh-sungguh saat mengakhiri hubungan kita? Kenapa aku merasa kamu tidak bersungguh-sungguh..? batin Jarvis.
“Ahh..” Jarvis duduk meluruskan kakinya di atas kursi pijat sambil memejamkan mata, menikmati sensasi pijatan di tubuhnya.
Kapan kamu akan kembali, Lindsey..? Mengapa kamu pergi begitu jauh? Cepatlah kembali...
“Bagaimana dengan penerjemah pengganti yang kita kirimkan sebagai mata-mata pamanku?” tanya Jarvis.
“Dia melaporkan bahwa hanya ada satu orang yang pamanmu hubungi dengan menggunakan penerjemah. Dan orang itu diberi nama ‘VIP’ di ponsel pamanmu. Terakhir mereka berkomunikasi 4 jam yang lalu dan percakapannya hanya ‘Kami gagal.’ dan pamanmu membalas ‘Comeback, stronger.’.” Carlos menjelaskannya pada Jarvis.
“Berarti hanya orang itu yang berbeda negara dengan pamanku?” tanya Jarvis.
“Iya.” jawab Carlos.
__ADS_1
“‘VIP’? VIP... Very Important Person? Orang itu pasti sangat penting bagi pamanku. Dan orang itu juga pasti tikus kecil yang mengincar emasku tadi.” balas Jarvis.
“Sayangnya tidak ada korban jiwa atas ledakan api di markasmu tadi. Jika ada setidaknya satu saja, maka kita bisa dengan mudah mengidentifikasi siapa yang mengincar emasmu.” ucap Carlos.
“Tidak perlu mencari tahu lagi. Sudah pasti suruhan pamanku. Suruh penerjemah yang kita kirim sebagai mata-mata untuk berhati-hati. Dia harus berada di dekat pamanku untuk waktu yang lama. Kalau bisa, dia harus menjadi wanita simpanan pamanku.” balas Jarvis.
“T-tapi, kan, pamanmu sudah menikah dan memiliki anak..” ucap Carlos.
“Bukankah lebih seru jika pamanku memiliki wanita simpanan lalu ketahuan oleh istri dan anaknya?” tanya Jarvis lalu menghisap puntung rokok.
“T-tapi kita tidak bisa menghancurkan masa depan penerjemah itu.” jawab Carlos.
“Sudah. Kamu tenang saja. Penerjemah yang aku kirimkan bukan seorang gadis muda. Dia sudah terampil menjadi mata-mata.” balas Jarvis.
Singkat cerita, Jarvis mengirimkan mata-mata yang bekerja sebagai penerjemah untuk pamannya. Lalu penerjemah itulah yang membocorkan ke Jarvis isi percakapan pamannya Jarvis dengan Kapten perihal rencana pengambilan emas. Maka dari itu Jarvis bisa bergerak lebih dulu memindahkan emasnya.
“Entah firasatku mengatakan bahwa pamanku kali ini memiliki tikus-tikus yang cerdik dan licik. Apa kamu tahu salah satu karakter tikus? Ambisius. Sekali memiliki mimpi, mereka akan memanfaatkan kecerdasan dan koneksi yang dimiliki untuk mencapai mimpi besar mereka. Gagal sekali, mereka akan mencoba untuk yang kedua kalinya. Kalau gagal lagi, maka mereka akan mencoba lagi. Mereka tahu apa yang diinginkan dan mencari segala cara untuk mencapainya. Mereka tidak akan berhenti sebelum mencapai mimpi mereka. Dan itu membuatku benci dan jijik jika berhadapan dengan tikus.” balas Jarvis.
“Pastikan keamanan Lindsey di Las Vegas sampai kembali ke sini. Periksa bandara secara berkala untuk mengetahui kapan Lindsey pulang. Dan satu hal yang harus kamu selidiki, kakaknya Lindsey. Lindsey memiliki seorang kakak laki-laki. Dan kakaknya itu yang bertemu utusan pamanku di bandara waktu itu ” perintah Jarvis.
“Kakak? Tapi di panti asuhan itu Lindsey jelas tidak memiliki saudara.” balas Carlos.
“Berarti ada yang salah dengan pencarianmu. Sepertinya kakaknya Lindsey hidup dalam persembunyian. Lindsey selalu menutup rapat soal kakaknya dariku. Untuk itu harus kamu cari tahu lebih dalam lagi.” ucap Jarvis.
“Baiklah, Jarvis.” balas Carlos. Carlos berjalan keluar dari ruangan. Namun Jarvis kembali memanggilnya.
“Ada lagi yang kamu butuhkan?” tanya Carlos.
“Aku ingin tahu apa yang dilakukan Lindsey selama di Las Vegas.” jawab Jarvis.
“Baiklah.” balas Carlos lalu keluar dari ruangan, meninggalkan Jarvis sendiri di dalam.
Bersambung...
__ADS_1
Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.
Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih