Terjebak Cinta Terlarang Sang Mafia

Terjebak Cinta Terlarang Sang Mafia
Banyak Hal Yang Terjadi


__ADS_3

halo semuanya👋👋 jumpa lg di bab berikutnya.. hari ini aku akan up 3 episode sekaligus.. jgn lupa dilike semuanya yaaa 🫶🏻🫶🏻 love yu sekebon🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻


sebelum baca, yuk boleh yuk scroll dulu ke episode sebelumnya dan di like ya supaya aku semangat trs updatenya ☺️☺️☺️ terima kasih 🙏🏻🙏🏻


...****************...


“Ya, ya, ya, baiklah. Aku tidak peduli sekarang. Berikan sertifikat perusahaanku sekarang.” ucap Jarvis dingin.


“Kamu tahu? Sebelum kerja samaku dengan kelompok itu berakhir, mereka menyampaikan sebuah saran padaku. Saran yang menarik.” balas pamannya Jarvis.


“Ya, ya, ya. Tapi aku tidak peduli lagi. Berikan saja sertifikat perusahaanku.” ucap Jarvis.


“Mengubah kelemahan menjadi kekuatan.” ucap pamannya Jarvis.


“Terserah. Aku hanya ingin sertifikatku kembali. Jangan buang waktuku.” balas Jarvis.


“Ah, Jarvis. Kamu sudah jatuh miskin dan melarat masih saja bersikap angkuh. Kamu ingin sertifikat perusahaan kembali?” Setelah itu, pamannya Jarvis mengambil map file yang sedang dia duduki.


“Ini. Aku masih menyimpannya dengan baik.” ucap pamannya kemudian.


“Tapi aku tidak bisa memberikan ini begitu saja padamu, Jarvis.” katanya lagi.


“Apa lagi sekarang?” tanya Jarvis.


“Sebetulnya jika dipikir-pikir lagi, kita tidak memiliki hubungan darah, Jarvis. Aku dan ayahmu tidak sedarah. Ayahmu ’kan bukan anak kandung ayahku. Dia hanya anak sambung. Aku masih ingat dengan jelas, ayahku menikah dengan nenekmu itu saat aku berusia 16 tahun. Dan sekarang semuanya sudah meninggal.” ucap pamannya Jarvis.


Ayahnya Jarvis (Blanco Morris) adalah anak sambung. Kakeknya Jarvis (Agusto Guerriero) menikah dengan neneknya yang sudah punya anak dari pernikahan sebelumnya yaitu ayahnya Jarvis. Namun karena ayahnya Jarvis lebih dewasa dalam pemikiran dan bijaksana dalam tindakan, kakeknya lebih mempercayai ayahnya. Itu sebabnya muncul keirian dari pamannya Jarvis (Fabero Guerriero) karena merasa lebih berhak sebagai anak kandung. Dan terjadilah perselisihan dengan ayahnya Jarvis.


“Jadi, apa mau paman sebenarnya?” tanya Jarvis.


“Nikahi Gizella dan bawa dia hidup bersamamu di mansionmu yang megah itu.” jawab pamannya Jarvis.


“Hah!” Jarvis menghela nafas panjang, dan menaikkan bibirnya sebelah.

__ADS_1


“Paman sudah gila, ya?” tanya Jarvis kemudian.


“Tidak. Kamu harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada anakku. Kamu yang telah membuatnya menjadi seperti itu.” jawab pamannya Jarvis.


Sudah 5 tahun, anak pamannya mengidap bipolar, sering kali depresi berat dan beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri karena perasaan cintanya yang ditolak Jarvis. Dan pamannya selalu menyalahkan Jarvis yang telah membuat anaknya menjadi seperti itu.


“Menikahi anak dari pamanku sendiri?” Jarvis terkekeh.


“Sudah aku bilang sebenarnya kita ini tidak memiliki hubungan darah.” ucap pamannya Jarvis.


“Tapi aku telah menganggap paman adalah pamanku, satu-satunya keluarga yang aku miliki! Meskipun paman seperti b*j*ng*n s*mp*h.” balas Jarvis.


“Sertifikat perusahaan + plus perdamaian di antara kita.” ucap paman Jarvis.


Jarvis terdiam sejenak untuk berpikir.


“+ Plus setengah dana perusahaanmu yang raib, deh. Anggap saja itu hadiah pernikahan dariku.” ucap paman Jarvis.


Si*l. Mereka bisa tahu sampai sejauh itu.. batin Jarvis.


“Wanita itu juga menitip pesan, ‘Apa yang kamu tabur, itu yang kamu tuai.’. Sudah saatnya kamu menebus kesalahanmu, Jarvis.” ucap pamannya Jarvis.


“Dimana wanita itu?!” tanya Jarvis.


“Aku tidak tahu. Aku berani bersumpah. Mereka langsung pergi begitu mereka menuntaskan pekerjaannya.” jawab pamannya Jarvis.


...****************...


5 tahun kemudian...


Los Angeles.


POV Lindsey

__ADS_1


Wusshhh... Suara deburan gulungan ombak yang bersaut-sautan begitu gulungan ombak pecah menyatu pada air, ditambah dengan suara anak kecil yang tertawa cekikikan, menjadi makananku dan geng Morex sehari-hari.


Banyak hal yang terjadi dalam 5 tahun sejak misi geng Morex yang terakhir selesai. Setelah menyelesaikan misi itu, kami langsung bertolak ke Los Angeles karena Luven memiliki rumah pribadi di sana. Terlebih geng Morex sama sekali tidak memakai harta Jarvis yang kami curi.


Kami membagikan rata kepada para korban kecelakaan kerja yang telah menjadi korban kekejaman Jarvis di pabrik OBX; perusahaan dengan pemimpin boneka yang sebenarnya pemimpinnya adalah Jarvis. Karena tidak ada tujuan, uang pegangan pun tidak banyak, Luven memaksa kami untuk tinggal dan memulai hidup baru di rumah pribadinya.



Lokasinya tepat di pinggir pantai. (Mengingatkanku saat malam terakhir bersama Jarvis). Maka tidak jarang kami mendengar suara deburan ombak di sana dan angin yang berhembus. Kami semua hidup bahagia bersama di sana. Ditambah ada seorang jagoan kecil yang sudah 4 seperempat tahun bergabung bersama kami. Ya, jagoan kecil. Namanya Noah Guerriro.


Masih ingat apa yang telah aku bilang sebelumnya? Suara anak kecil yang tertawa cekikikan menjadi makananku dan geng Morex sehari-hari. Banyak hal yang terjadi dalam 5 tahun. Salah satunya ini. Anak kecil berusia 4 tahun lebih dikit itu lahir dari rahimku. Akulah yang melahirkan jagoan itu.


Namun siapa ayahnya? Dari nama belakangnya pasti tidak ada yang bisa menebak siapa ayahnya. Ayahnya adalah seseorang yang akrab dipanggil “Kapten”. Selama bergabung dengan Morex, kami semua tidak mengetahui identitas Kapten dan Piter, bahkan nama asli mereka.


Sampai kami hidup bersama di Los Angeles, dan aku hamil Noah, Kapten mulai mendiskusikan banyak hal, termasuk siapa yang akan menjadi ayahnya Noah di akta kelahiran. Awalnya Luven mengajukan diri dan semua sepakat bahwa Luven akan menjadi ayah untuk Noah, namun di hari aku melahirkan, Luven harus pulang ke Jakarta karena om Roland jatuh sakit. (Apakah kalian masih ingat om Roland?)


Ayahnya Luven. Tentu sebagai anak yang berbakti, Luven harus pulang ke Jakarta. Dengan begitu, Kapten yang senantiasa mendampingiku saat melahirkan, Kapten jugalah yang mengurus kebutuhan administrasi Noah, mencantumkan nama belakangnya untuk Noah. Tentunya dengan adanya ikatan pernikahan di antara kami. Kami juga tidur di kamar yang sama, ranjang yang sama, dengan bersama Noah tentunya sampai Noah berusia 4 tahun. Setelah itu, kami memberikan kamar untuk Noah sendiri agar bisa terbiasa tidur sendiri meski aku atau Kapten atau yang lain menemaninya sampai dia tertidur pulas.


Fabio Guerriero. Itulah nama Kapten yang sebenarnya.


Jika kalian merasa tidak asing dengan nama belakang Kapten, kalian akan menemukan jawabannya setelah membaca kalimat ini. Kami semua baru mengetahui bahwa ternyata Kapten adalah adik kandung dari klien kami yang kemarin, yaitu pamannya Jarvis (Fabero Guerriero).


Itulah sebabnya mengapa Kapten mengetahui banyak tentang klien kami yang satu ini, juga dengan perselisihan di antara Jarvis dan Fabero Guerriero. Kami semua pun baru mengetahuinya tidak lama setelah Noah lahir. Namun kami semua tetap memanggilnya dengan sebutan “Kapten”. Kecuali Noah. Dia memanggil Kapten dengan sebutan “Daddy”, karena dia tahunya Kapten adalah ayahnya.


Bagaimana pun juga, Kapten adalah pemimpin bagi kami semua, yang dapat membimbing, mengarahkan, menjaga dan dapat kami semua andalkan, terutama untuk aku dan Noah.


Sampai sini, kalian semua pasti dapat mengerti maksudku. Ya, Kapten bukanlah ayah biologis Noah. Dan kalian pasti tahu siapa ayah biologisnya. Saat malam terakhir itu, aku dan Jarvis bercinta tanpa menggunakan pengaman. Aku tenggelam dalam perasaanku sendiri dan tidak terpikirkan apa-apa lagi, terlebih soal pengaman.


Bersambung...


Halo semuanya. Terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa berikan dukunganmu kepada Author dengan memberikan: like, tips, komentar, dan hadiah vote. Tambahkan novel ini ke favorite kamu agar mengetahui up episode terbaru.


Bantu novel ini masuk ke ranking dengan memberikan like dan komentar agar novel ini semakin dikenal banyak orang🤗❤️ Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2