Terjebak Kesalahan Satu Malam

Terjebak Kesalahan Satu Malam
Bab 100.


__ADS_3

Enam bulan kemudian ....


Prince tengah bersiap-siap untuk menghadiri grand opening restauran miliknya, sejak memastikan Rafael sudah bisa menangani perusahaan tanpa bantuannya, Prince pun mengundurkan diri dari Emperor. Dan dengan uang tabungan yang dia miliki, Prince membuka restoran khas Thailand untuk mendapatkan penghasilan.


Sebenarnya Prince bisa saja menerima tawaran Frans untuk menjadi CEO di Royal Corporation, tapi kesempatan itu dia tolak mentah-mentah. Alasannya yaitu, dia ingin mandiri. Meski sebenarnya bukan itu alasan satu-satunya, jelas dia merasa Kaisar lebih berhak atas semua harta Frans, karena adiknya itu anak yang sah.


"Ish, susah banget sih!" gerutu Queen yang sedang kesusahan menarik resleting gaunnya yang terdapat di belakang.


Prince yang sedang mengancing kemejanya segera berjalan menghampiri sang istri yang sedang hamil tua itu.


"Sini aku bantu." Prince menaikkan resleting gaun berwarna baby pink Queen dengan hati-hati, takut melukai kulit mulus seputih salju itu.


"Terima kasih, Sayang." ucap Queen senang.


Senyum Prince merekah mendengar sebutan Queen untuknya. -Sayang-

__ADS_1


Setelah selesai, kedua pasangan suami-isteri itu pun bergegas pergi menuju tempat acara.


***


Semua orang sudah berkumpul di depan restoran milik Prince, menanti si empunya memotong pita berwarna biru muda yang membentang di depan pintu masuk.


"Satu, dua ... ti ... ga!"


Prince pun memotong pita itu dan disambut tepuk tangan semua orang.


Tepuk tangan semua orang semakin riuh terdengar.


"Yuk, masuk dan cicipi menu di restoran ini ... gratis!" sela Kaisar bangga dan segera masuk untuk mencari tempat duduk yang paling nyaman.


Prince dan semua orang hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Kaisar yang seperti anak kecil itu.

__ADS_1


Semua orang pun masuk dan mulai memesan menu makanan di restoran itu, ada Som Tam (salad pepaya), Pla-Meuk (cumi-cumi bakar), Tom Yam seafood, ayam goreng khas Thailand, pulut mangga, Khao Mok Hai (Briyani ayam ala Thai), dan lain-lain.


Prince tersenyum puas, akhirnya impiannya untuk memiliki usaha sendiri sudah terwujud. Apalagi sekarang dia ditemani orang-orang yang begitu menyayanginya dan tentu sangat dia sayangi.


"Terima kasih, Tuhan." gumamnya pelan sembari mendekap erat tubuh Queen.


"Aku sangat mencintaimu." bisik nya pelan ditelinga Queen dan sukses membuat senyum tersungging di bibir sang istri.


Hidup ini memang tak pernah bisa ditebak, sebagai manusia yang menjalani kehidupan tentunya kita tidak lepas dari berbagai macam masalah. Masalah memang tidak bisa diprediksi dan terkadang datang dalam berbagai macam bentuk yang senantiasa membuat hidup kita semakin sulit baik secara fisik maupun mental.


Layaknya roda kehidupan yang terus berputar, terkadang kita sering merasa masalah yang kita hadapi berat dan membuat kita berpikir bahwa masalah tersebut tidak akan berlalu. Namun percayalah, semua hal di dunia ini tidak ada yang permanen dan suatu saat akan berlalu.


💜-SEKIAN-💜


Terima kasih banyak untuk pembaca yang setia mengikuti cerita ini sampai akhir. Maaf kalau masih banyak kekurangan, semoga cerita ini bisa memberikan pelajaran hidup yang berharga.

__ADS_1


Terima kasih juga kepada Author Yenita Wati yang sudah mengizinkan Sean, Viana, Sakha, Alena dan Pak Ngatiran jadi cameo di cerita ini. Sukses selalu untuk Author Yenita Wati. 💜


__ADS_2