
Hai, BESTie ...
Di sini aku akan beri bocoran season 2, yaitu kisah percintaan Kaisar dengan wanita bernama Ratu.
Ingat loh, ini hanya cuplikan, bukan cerita lengkap. Kalian bisa baca kisah lengkapnya nanti kalau sudah publish di aplikasi.
đź’ś. Cuplikan 1.
Seharian ini Ratu sudah berkeliling mencari pinjaman kepada teman-temannya, tapi tak ada satu orang pun yang bersedia meminjamkan uang sebanyak itu padanya. Ratu benar-benar galau dan pusing memikirkan semua ini.
Dia memutuskan untuk menenangkan diri di bar dan memesan Brandy.
“Apa yang harus aku lakukan sekarang? Bagaimana caranya mendapatkan uang sebanyak itu?” Ratu mengoceh sendiri, lalu menenggak minuman di tangannya. Itu sudah gelas yang ke lima dan dia mulai mabuk sekarang.
Wajah cantik Ratu sudah merah dan matanya sayu. Tapi dia tak mau berhenti untuk minum.
Tak lama kemudian, Kaisar datang ke bar tersebut dan langsung bergabung bersama teman-temannya.
“Wow, ini dia Casanova kita, Kaisar Mahaprana,” ledek Justin saat melihat Kaisar datang.
“Berengsek, kau senang sekali mengejekku,” sahut Kaisar.
“Hei, itu bukan mengejek tapi memuji,” bantah Justin.
“Kalau begitu mulai sekarang berhentilah memujiku karena aku tidak punya uang receh.”
“Aku tidak butuh uang receh mu itu, aku sudah banyak uang sejak lahir,” balas Justin sombong.
__ADS_1
“Oh iya, aku lupa kalau kau pengangguran yang kaya raya,” ejek Kaisar.
Justin dan teman-temannya yang lain tertawa mendengar ejekan Kaisar.
Dibandingkan teman-temannya, Kaisar yang paling mapan, karena di usia yang terbilang muda, dia sudah menjadi CEO di perusahaan milik keluarganya dan cukup sukses. Namun di antara semua temannya, cuma dia yang masih jomblo. Kaisar tidak pernah tertarik untuk menjalin hubungan dengan wanita mana pun, dia hanya bermain-main dan menyewa wanita-wanita penghibur untuk memuaskan hasratnya.
Walaupun keluarganya sudah mendesak dia untuk menikah, tapi Kaisar masih ingin menikmati kebebasannya.
****
Beberapa jam kemudian, Ratu berjalan sempoyongan keluar dari bar itu, kepalanya berputar karena sudah mabuk berat, bahkan beberapa kali dia nyaris terjatuh karena tidak bisa menjaga keseimbangan. Dari kejauhan dua orang lelaki yang mengendarai sepeda motor memperhatikannya dengan saksama.
“Mangsa yang empuk,” ucap salah seorang lelaki itu, dia lalu melajukan sepeda motornya menuju Ratu dan menarik tas Ratu, sehingga membuat wanita itu hilang keseimbangan dan terjatuh.
Kebetulan di saat bersamaan, Kaisar pun baru keluar dari bar tersebut dan melihat adegan itu.
“Tolong!” Ratu menjerit heboh.
Kaisar berbalik dan bergegas mendekati Ratu, “Kau baik-baik saja?”
“Aku dijambret, bagaimana mungkin masih baik-baik saja!” jawab Ratu ketus.
“Iya, aku tahu.”
“Kalau sudah tahu, ngapain nanya lagi, bego!” sungut Ratu.
Kaisar memutar bola matanya demi mendengar ucapan Ratu, “Maksudnya apa ada yang terluka?”
__ADS_1
“Tidak ada,” jawab Ratu dan hendak berdiri, tapi karena sempoyongan, dia hampir terjatuh lagi. Untung saja Kaisar cepat memeganginya.
“Lepas!” Ratu memberontak agar pegangan tangan Kaisar terlepas, “Aku mau kejar jambret sialan itu.”
Ratu berjalan tapi kali ini dia benar-benar jatuh. Kaisar mengembuskan napas lalu mendekati wanita itu.
“Kau ini benar-benar keras kepala! Jalan saja tidak becus, bagaimana mau mengejar jambret?”
“Kalau begitu bantu aku berdiri!” pinta Ratu.
Kaisar membantu Ratu berdiri, tapi tak disangka wanita itu malah menyandarkan kepalanya di dada Kaisar, membuat Kaisar terkejut dan risi dengan tingkahnya.
“Hei, jangan begini!”
“Kepalaku pusing, aku mual.” Ratu mengadu sambil memegangi kepalanya.
“Iya, tapi ....”
“Hooeeeekk ....” Ratu akhirnya muntah di baju Kaisar sebelum laki-laki itu selesai bicara.
Kaisar tercengang melihat wanita mabuk itu muntah di bajunya, dia langsung menjauhkan Ratu dari dadanya dengan ekspresi jijik.
“Apa yang kau lakukan? Kenapa muntah di bajuku?” bentak Kaisar.
Ratu tak menjawab, tubuhnya melemas karena sudah tak sadarkan diri. Kaisar panik bercampur kesal.
“Ya, Tuhan! Apes banget aku hari ini!” keluh Kaisar.
__ADS_1
****