Terjebak Kesalahan Satu Malam

Terjebak Kesalahan Satu Malam
Cuplikan Season 2.


__ADS_3

đź’ś. Cuplikan 6.


Setelah seharian bertanya-tanya ke mana Prince akan mengajak dia pergi, akhirnya Ratu tahu jawabannya saat mobil Prince masuk ke pekarangan rumah mewah milik keluarga Mahaprana.


“Kita mau ngapain ke sini, Kak?” tanya Ratu bingung.


“Ada yang mau kami bicarakan denganmu. Ayo, masuk!”


Meskipun masih terbengong-bengong, tapi Ratu tetap menurut dan berjalan masuk ke dalam rumah sambil terus memeluk map coklat di dadanya.


“Selamat datang, Ratu. Silakan duduk!” sapa Laura ramah dan mempersilakannya untuk duduk.


Frans dan Rossana juga tersenyum menyambutnya, kecuali Kaisar yang wajahnya ditekuk dengan tatapan tajam.


“Sebenarnya ada apa ini?” tanya Ratu heran.


“Baiklah, Om tidak akan berbasa-basi, kita to the point saja, ya. Kamu tahukan kemarin Martin mengancam Kai? Dan kamu juga tahu dia itu orang seperti apa?”


Ratu mengangguk, meski tak menjawab.


“Kai sudah sempat mengatakan bahwa kalian saling mencintai dan akan menikah, jadi itu berarti kalian harus menepatinya. Kamu dan Kai harus menikah.”

__ADS_1


Ratu tercengang dengan mulut ternganga dan mata melotot.


“Kamu mau kan, Ratu?” Frans memastikan.


Ratu menggeleng dan langsung berdiri, “Tidak! Aku tidak mau!”


Semua orang terkejut mendengar penolakan dari Ratu itu, kecuali Kaisar yang kini tersenyum samar.


“Ratu, tenanglah.” Prince berusaha menenangkan karyawannya itu.


“Tapi, Kak ... aku tidak mau menikah dengan dia!” rengek Ratu.


“Terus kau pikir aku mau menikah denganmu? Biarpun hanya kau wanita di dunia ini, aku tidak akan pernah menikahi mu,” sahut Kaisar sombong.


“Ya sudah, jadi sekarang jelas kan, tidak ada pernikahan,” pungkas Kaisar.


“Kai, Ratu! Tenanglah dulu!” bentak Frans yang pusing dengan pertengkaran dua anak manusia itu.


Keduanya pun sontak terdiam.


“Ratu, duduklah dulu!” pinta Prince dan gadis itu pun menurut.

__ADS_1


Frans mengembuskan napas untuk meredam emosi sebelum bicara, “Kalian sadar tidak? Kalian berdua sedang dalam bahaya! Martin terlanjur percaya dengan kata-kata Kai dan dia pasti terus memantaunya. Tidak ada pilihan lagi selain menikahkan kalian.”


“Ratu, sebelumnya kami minta maaf karena sudah membuatmu terlibat dalam masalah ini, tapi kali ini saja, tolong kami. Anggaplah kau sedang menyelamatkan Kai, kami pasti akan berhutang budi padamu,” ucap Rossana penuh harap. Ratu jadi merasa tak enak hati.


“Ma, tidak perlu memohon begitu! Aku bisa menghadapi semua ini sendiri kok, aku tidak butuh bantuan siapa pun,” bantah Kaisar sombong.


“Kau mau apa? Melawan si Martin itu? Kau tidak tahu seberapa sedihnya perasaan kami saat kau dipukuli sampai masuk rumah sakit. Kau tidak pikirkan perasaan kami? Kau mau buat Oma mu ini cepat mati, ya?” sela Laura dengan mata yang berkaca-kaca.


“Oma, aku tidak bermaksud begitu,” sanggah Kaisar.


“Kalau begitu menurut lah demi kebaikanmu,” imbuh Laura sedikit memaksa.


Kaisar menghela napas panjang, dia tak tahu harus berkata apa lagi?


Sementara Ratu tertunduk diam, dia tak sampai hati melihat Rossana dan Laura sedih begitu.


“Ratu, kamu mau kan membantu kami?” tanya Frans.


Ratu bergeming sambil terus meremas jemarinya, dia dilema harus menjawab apa?


****

__ADS_1


Ada yang bisa tebak kira-kira apa keputusan yang diambil oleh Ratu?


Yuk lihat cuplikan berikutnya!🤭


__ADS_2