Terjebak Kesalahan Satu Malam

Terjebak Kesalahan Satu Malam
Cuplikan Season 2.


__ADS_3

đź’ś. Cuplikan 7.


Akhirnya Ratu dan Kaisar tiba di sebuah butik mewah langganan Rossana, selama di perjalanan, kedua insan itu tak bicara satu sama lain, keduanya hanya diam bagai orang tak saling kenal.


Rossana sudah menunggu mereka, dan langsung menyambut keduanya.


“Hai, Ratu,” sapa Rossana sambil cipika-cipiki dengan Ratu.


“Hai, Tante,” balas Ratu. Dia masih bingung, mau apa mereka membawanya ke tempat ini?


“Lusa ada acara syukuran anaknya Prince, kita sekeluarga akan datang ke sana. Jadi Tante mau kamu pilih satu gaun untuk dipakai di acara itu.”


“Ha? Tapi, Tante ....”


“Tidak ada tapi tapian! Ayo pilih! Kamu mau yang mana?” Rossana menarik lengan Ratu ke deretan gaun cantik nan elegan.


Ratu tentu tak terkejut lagi dengan semua gaun mewah ini, karena dia juga sering membelinya dulu, sebelum perusahaan sang ayah jatuh bangkrut karena tertipu.


“Tante, tidak usah! Gaunku sudah banyak di rumah, aku bisa memakai yang lama saja.”


“Lain dong, sayang. Sudah, buruan pilih! Atau mau Kai yang pilihkan?”


Ratu terkesiap mendengar ucapan Rossana itu, “Eh, tidak usah, Tante! Biar aku pilih sendiri saja.”


Ratu pun mengalah dan menuruti keinginan calon mertuanya itu, sekarang dia tahu kenapa Kaisar selalu menurut dengan keluarganya, bukan karena dia memang penurut tapi karena terpaksa dan tak bisa menolak.


Setelah memilih-milih, akhirnya Ratu mengambil sebuah gaun panjang berwarna merah dengan bagian dada terbuka dan belahan sampai sebatas paha.

__ADS_1


“Aku ambil yang ini saja, Tante,” ujar Ratu sambil menunjuk gaun merah nan seksi itu.


“Tidak dicoba dulu?”


Ratu menggeleng, “Tidak usah, Tante. Aku yakin pasti pas, kok.”


Rossana pun tersenyum, “Ya sudah.”


Setelah selesai membayar belanjaan, mereka bertiga keluar dari butik dan berjalan menuju mobil Kaisar.


“Ratu, lusa datanglah bersama ayahmu.”


“Iya, Tante.”


“Baiklah. Kai, antar Ratu kembali ke restoran,” pinta Rossana.


“Kaisar! Jadilah lelaki yang bertanggung jawab! Ratu datang bersamamu, jadi kembali ke restoran juga harus denganmu!”


“Tapi, Ma ....”


“Kai!” Rossana memelototi putranya itu.


“Cckk. Iya-iya!”


Kaisar langsung masuk ke mobilnya sambil ngedumel, “Menyusahkan saja!”


“Aku permisi dulu, Tan. Terima kasih banyak, ya.”

__ADS_1


“Sama-sama, cantik.”


Ratu bergegas masuk ke dalam mobil dan mereka langsung melesat pergi. Baru melaju beberapa meter dari butik, Kaisar menepikan mobilnya dan berhenti.


“Keluar!” pinta Kaisar.


Ratu terkesiap, merasa kebingungan karena Kaisar menyuruhnya keluar.


“Kau tidak dengar? Keluar! Aku masih ada urusan lain,” bentak Kaisar.


“Aku tidak mau! Kau dengarkan tadi apa kata Mamamu? Aku harus kembali ke restoran denganmu!” ujar Ratu mengulang kalimat Rossana.


Kaisar sontak menatap tajam Ratu, “Kau benar-benar keras kepala, ya? Sudah diusir, masih tidak tahu malu.”


“Kau yang tidak tahu malu! Lelaki macam apa yang menurunkan seorang wanita di jalanan? Dasar tidak bertanggung jawab!”


Kaisar semakin geram dengan balasan Ratu, “Jadi kau tidak mau turun?”


Ratu menggeleng, “Tidak!”


“Baiklah, kau akan menyesali keputusanmu itu,” ancam Kaisar dan langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi.


****


Aduh, kira-kira apa ya yang akan Kaisar lakukan?


Penasaran?

__ADS_1


Sabar dulu ya BESTie tahan emosi dan jangan kesal, masih ada cuplikan lain lagi.


__ADS_2