Terjebak Kesalahan Satu Malam

Terjebak Kesalahan Satu Malam
Cuplikan Season 2.


__ADS_3

đź’ś. Cuplikan 3.


Setelah selesai makan, Kaisar bergegas pergi karena ada meeting dengan salah satu investor yang ingin bekerja sama dengan perusahaannya.


Baru beberapa meter menjauh dari restoran milik Prince, Kaisar terkesiap saat matanya menangkap satu sosok cantik yang sedang duduk di halte sambil menangis, dialah Ratu.


“Itu kan si banteng betina? Ngapain dia nangis di situ?” Kaisar terus memandangi Ratu meskipun sudah melewati wanita itu dan dia tak menyadari sebuah mobil mendadak berhenti di depannya.


Braaaakkk ....


“Astaga!” Kaisar tersentak karena mobilnya telah menabrak sesuatu.


Seorang wanita cantik nan seksi turun dari mobil yang Kaisar tabrak dengan wajah panik dan pucat. Melihat wanita itu, Kaisar pun bergegas keluar dari mobilnya.


“Aku minta maaf, aku tidak sengaja,” ucap Kaisar yang merasa bersalah.


“Tidak ... tidak, aku yang minta maaf karena mobilku berhenti mendadak, tadi ada seorang pengendara motor yang tiba-tiba berbelok dan aku kaget jadi ngerem mendadak,” terang wanita itu.


“Oh. Apa kau baik-baik saja? Kau pucat sekali?” tanya Kaisar sebab melihat wajah pucat pasi wanita itu.

__ADS_1


“Aku baik-baik saja, hanya sedikit syok dan terkejut,” jawab wanita itu. “Bagaimana dengan mobilmu?”


Wanita itu berjalan mendekati mobil Kaisar dan melihat ada penyok di bumper depannya.


“Ya ampun! Mobilmu!” seru wanita itu.


“Tidak apa-apa, aku bisa klaim asuransi,” sahut Kaisar tenang.


“Sekali lagi aku minta maaf, ya.”


Kaisar tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. “Santai saja!”


“Lalu bagaimana dengan mobilmu sendiri?” Kaisar melihat bumper belakang mobil wanita itu juga penyok.


“Iya, hati-hati,” balas Kaisar.


Wanita itu pun segera kembali ke mobilnya dan pergi meninggalkan Kaisar.


Kaisar mengembuskan napas berat saat melihat penyok di bumper depan mobilnya.

__ADS_1


“Aku selalu saja sial jika sudah bertemu banteng betina itu. Aku harap seumur hidup tidak bertemu dia lagi!” gerutu Kaisar kesal.


Kaisar pun masuk ke dalam mobil dan melesat pergi, mengabaikan beberapa pengendara lain dan pejalan kaki yang sempat menonton adegan tabrakannya tadi.


Sementara itu, Ratu yang sedang galau dan merana karena belum juga bisa mendapatkan pekerjaan tak memedulikan kecelakaan yang terjadi tak jauh darinya itu, dia sedang tidak berselera untuk mencari tahu.


Dari pagi dia sudah lelah ke sana kemari untuk melamar pekerjaan, tapi tak satu pun perusahaan mau menerimanya. Padahal dia memiliki ijazah sarjana strata satu dari universitas terkemuka, tapi tak menjamin dia bisa dengan mudah mendapat pekerjaan.


Dan apesnya, uang tabungannya sudah mulai menipis dan hal itu membuatnya semakin galau.


“Aku harus bagaimana? Waktu terus berjalan, tapi aku belum bisa mendapatkan uang,” keluh Ratu frustasi.


Sungguh malang nasibnya, sang ayah terlilit hutang yang akibatnya rumah mereka akan disita, lalu dia dijambret dan sekarang luntang-lantung di jalan demi mencari pekerjaan. Sudah jatuh, tertimpa tangga, malah terjepit lagi. Miris sekali.


Tapi sepertinya semesta sedang berbaik hati, dia tak sengaja melihat selebaran yang tertempel di tiang halte.


DICARI WAITERS UNTUK BEKERJA DI CAPITANO CLUB, DATANG DAN LANGSUNG INTERVIEW KERJA.


Wajah Ratu sontak semringah, dia tentu tak boleh melewatkan kesempatan ini. Karena saat ini tujuannya adalah mencari uang untuk melunasi hutang sang ayah, meskipun harus menjadi buruh, pasti dia lakoni.

__ADS_1


Ratu tak mau membuang-buang waktu, dia bergegas pergi ke klub terbesar dan termewah di kota itu.


***


__ADS_2