The Couple Of MissKin-g

The Couple Of MissKin-g
Brian Rio


__ADS_3

Sebelumnya...


Setelah makan Brio membuka laptopnya, mencoba menghapus postingan hoax tersebut. Dia tidak ingin berita fitnah itu menyebar terlalu luas dan membuat mental Ayla semakin terguncang. Saat dalam keadaan sibuk, tiba-tiba saja Ayla meminjam ponselnya dan tanpa sadar dia memberikan ponsel tersebut.


Dalam waktu 5 menit saja dia berhasil meretas akun tersebut lalu dengan segera dia mencoba menghapusnya. Tapi tentu saja postingan tersebut sangat sulit dihapus, karena teman IT squad CTM itu lumayan cukup pintar. Tetapi bukanlah Brio jika tidak bisa menyelesaikan tugasnya. Setelah di otak atik selama 10 menit postingan itu dapat terhapus.


Namun pada saat data penghapusan baru mencapai 56 persen, ponsel yang di pegang Ayla terjatuh. Nampak kedua bola mata Ayla berair. Hal yang tidak diinginkannya terjadi, dia mengetahui berita itu sebelum postingannya benar-benar terhapus.


Brio berdiri menghampirinya, dia begitu khawatir dengan kondisi Ayla. Namun sesaat kemudian Ayla tersenyum dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.


Dia pun meminta ponselnya dikembalikan, Brio tidak dapat menyembunyikannya lagi. Dia segera memberikan ponsel miliknya.


Setelah selesai dengan tugas dadakannya itu, Brio memandang Ayla yang sedari tadi memilih untuk tidur dan melupakan sejenak masalahnya itu. Tentu Brio mendukungnya karena bagaimanapun masalah itu bukan untuk diratapi tetapi untuk diselesaikan.


"Huh.." Brio mendesah. "Untung kamu kuat, aku takut mentalmu tergoncang seperti kemarin. Tapi jika melihat sikapnya yang seperti ini, apa dia sudah terbiasa hidup dengan masalah? Entahlah.. sebaiknya aku juga tidur."


Tapi sebelum benar-benar tertidur, Brio kembali teringat tentang satu fakta yang tidak dapat diungkapnya yaitu dalang dibalik semua ini. Tetapi yang pasti orang tersebut bukanlah orang biasa. Untuk urusan ini Brio meminta Yaris yang menyelidikinya.


"Tolong bantu aku!"


"Aku tahu kamu menelpon hanya untuk meminta bantuan," kelakarnya disebrang sana.


***


Sedangkan dibawah atap langit yang sama, kedua anggota squad CTM Livina dan Agya, mulai gusar dengan hilangnya postingan tersebut. Gusar karena komentar julid netijen kampus tidak bisa dilanjutkan. Padahal, mereka tengah seru-serunya menggunjingkan Ayla.


Tapi meski demikian, raut wajah Livina selalu memancarkan senyuman indahnya. Dia berhasil membuat Ayla malu semalu-malunya dan dia berharap Ayla segera dikeluarkan dari kampus.


"Suruh siapa kala itu kamu bersikap sombong dihadapanku, Ayla? Cihh.. Sekarang tidak akan ada tempat untukmu berlindung. Jika aku tidak bisa memiliki Jimny, orang yang sudah dimilikinya harus menderita," ujar Livina.


Berbeda dari kedua sahabatnya, kali ini Avanza tengah ribut dengan Baleno. Akhir-akhir ini Baleno sangat jarang memperhatikannya, memperdulikannya dan sangat jarang berkomunikasi dengan dirinya.


"Ada apa sebenarnya dengan Baleno?" gumam Avanza. "Dia sudah tidak asik, tidak memprioritaskan aku lagi, bahkan sekarang dia tidak ingin mengabulkan keinginanku. Aku hanya meminta hal kecil padanya."


Ting ting.


Sebuah notif pesan muncul di ponselnya.


Lalu maumu apa?


^^^Seperti kataku tadi, aku ingin menghancurkan Ayla. ^^^

__ADS_1


^^^Balas Avanza cepat. ^^^


Aku sibuk!


^^^Yang benar saja? Kamu sedang sibuk apa? Aku bisa membantumu.^^^


Sudah terlambat, tidak ada yang bisa kamu bantu.


^^^Kamu kenapa? ^^^


^^^Lima menit sudah berlalu akan tetapi pesan Avanza belum dibalas olehnya. ^^^


^^^Hei!^^^


^^^Sayang!^^^


^^^P^^^


^^^Sayang..^^^


^^^Kamu kenapa tidak menjawab pesanku?😤^^^


^^^5 menit kemudian tidak ada satupun dari pesannya yang dibalas, akan tetapi anda centang di aplikasinya sudsh berubah menjadi biru.^^^


^^^Baleno, jika dalam semenit kamu tidak membalas pesanku, maka aku tidak ingin bertemu denganmu lagi. ^^^


"Kenapa dia tidak membalasnya? Ini sudah hampir 56 detik" Avanza berbicara sendiri sambil mengigiti kukunya.


Sayang, maafkan aku. Aku benar-benar sedang sibuk dan tidak ingin diganggu. Setelah aku selesai dengan urusanku. Aku akan mengabulkan keinginanmu. Okay!


^^^Hmm.. Baiklah. Segera selesaikan urusanmu.^^^


"Ish Baleno ini, jika saja kamu tidak keren, aku tidak ingin bersamamu. Memang laki-laki ketika ada maunya saja berkelakuan baik. Jika sudah tidak butuh pasti begini. Aku jadi merindukan laki-laki bugatti biru itu. Seandainya saja kala itu tidak ada telepon, mungkin aku sudah tau namanya," ucapnya sambil melihat bulan yang membulat sempurna diluar sana.


Seseorang yang dirindukannya adalah Brian Rio, yang saat ini biasa dipanggil Brio, orang cupu yang selalu mengejarnya namun selalu dia manfaatkan kehadirannya.


Sebenarnya Avanza pun sudah jatuh cinta dipandangan pertama kepada Brio. Namun saat dirinya mencari laki-laki tampan itu kembali, dia tidak menemukannya dimanapun.


Rasa itu kembali di pendamnya saat dia bertemu dengan Baleno.


***

__ADS_1


Hari ini Ayla bangun lebih siang dari biasanya. Saat dia melihat kearah sampingnya dia tidak menemukan Brio ditempat tidurnya.


Ada sebuah surat tertempel dibelakang lemarinya. Surat itu bertuliskan:


Aku berangkat lebih dulu. Aku sudah meninggalkan uang diatas meja untuk ongkos kamu kuliah. Jangan sampai tidak kuliah!


Selain matahari yang sudah terbit diluar, dari dalam kontrakan pun sudah terbit sebuah senyuman manis. Kata-katanya memang biasa saja, dan jika diucapkan pun pasti akan bernada dingin tapi entah kenapa perlakuannya yang seperti ini mencairkan kesedihan Ayla.


Tanpa ragu lagi dia ambil handuknya dan pergi membersihkan diri.


Saat ini Ayla sudah berada di kampusnya. Tentu semua mata tertuju kepadanya, ada rasa takut menyelimutinya tapi dia tidak ingin kalah dengan rasa takut itu, dia melawannya dengan bersikap seperti biasa.


Sekali lagi, hal yang harus terjadi memang harus terjadi. Berita hoax itu sampai ketelinga Rektornya, dan saat ini Ayla dipanggil untuk menemuinya. Dengan jantung yang talu-talu dia memasuki ruangan tersebut. Sementara hati, pikiran dan telinganya sudah dia persiapkan untuk menerima kata-kata pasti menyakiti dirinya sendiri.


Dia tertunduk saat berhadapan dengan Pak Sigra, Rektor kampusnya. Dia takut sangat takut, bahkan tangannya sendiri sudah gemetar. Namun keajaiban terjadi, tidak ada yang menyangka seorang Pak Sigra tidak memarahinya sedikitpun dan bahkan beliau terlihat ramah kepadanya.


"Nak Ayla, saya tahu semua ini hanyalah hoax semata," ujarnya yang sontak membuat Ayla tersenyum sumringah dihadapannya.


"Sebelumnya saya juga sudah memeriksa kursi yang kamu duduki dan itu real bukan darah manusia. Selain itu saya juga menyarankan agar kamu memeriksakan diri pada dokter dan membuat pernyataan yang menyatakan bahwa kamu belum pernah hamil. Jadi dengan kedua bukti ini kamu dapat membungkam semua orang dan mereka tidak akan berani menganggu kamu lagi."


Dengan cepat Ayla menjawab, "Baik, Pak. Terima kasih atas kepercayaan Bapak! Saya akan gunakan dengan sebaik-baiknya. Kalau begitu saya akan segera kurumah sakit, Pak. Sekali lagi terima kasih, Pak! " Ayla menyalaminya dan segera keluar dengan raut wajah yang berseri. Akhirnya masalah ini selesai dengan begitu mudahnya.


"Ternyata tidak semua orang tertutup matanya ada orang lain yang lebih terbuka lebar daripada diriku sendiri.. Aahhh... Terima kasih!" teriaknya sambil berlari.


Sementara itu diruangan Pak Sigra, keluarlah Brio dengan wajah aslinya sebagai Brian Rio.


"Terima kasih, Pak!" ucapnya sambil menyalami Pak Sigra.


"Sama-sama, Nak Brian."


"Kalau begitu saya pamit dulu." Brio pun segera keluar dari ruangan tersebut.


Memang pagi ini dia meminta Yaris untuk datang dan membawa pakaiannya, dia merubah penampilan saat akan bertemu dengan orang penting. Pak Sigra yang merupakan rektor di kampusnya tidak tahu dengan Brio yang sesungguhnya. Yang beliau ketahui tentang orang yang tadi mendatanginya adalah anak pemilik dari Universitas yang dikelolanya.


CNP


Continue in my Next Post.


Mungkin dalam hal ini kalian sering menyebutnya dengan SULTAN MAH bebas.. hehe..


Jangan bosen bosen ya. Tetap stay tuned

__ADS_1


Jangan lupa komentar dan likenya wahai reader senyap kuu.. supaya aku bisa berinteraksi langsung dengan kalian.


Terima kasih!


__ADS_2