The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 099* Siapa Kau Sebenar'nya ?


__ADS_3

***


"APA KAU BILANG?! Dia seorang dewi?" ,,, tanya huilan dengan nada yang terkejut. dia benar² tidak menyangka kalau dia telah menangkap seorang dewi.


"Ha.. hahaha... jiu-xu kau pasti bercanda! Mana ada seorang dewi bersekongkol dengan mahluk jahat!" ,,, huilan tidak percaya dengan apa yang jiu-xu katakan.


"Aku tidak bercanda! dan ada 1 hal yang harus kau tau, terkadang seorang dewi juga bisa melakukan kesalahan! contoh nya bisa di lihat dari wanita yang kau tangkap, sepertinya dia telah melanggar peraturan karna itulah kekuatan kedewa'an nya telah di segel dan di lempar ke tempat ini, jika kau tidak percaya kau bisa tanyakan langsung padanya!" ,,, kata jiu-xu.


Huilan pun terdiam sejenak, tak lama jiu-xu memberi saran padanya,


"Huilan, jika kau ingin membuat'nya tunduk padamu dan tidak akan pernah menghianatimu, kau harus membuat'nya bersumpah dengan kristal dewa sebagai jaminan!" ,,, saran dari jiu-xu.


Huilan masih terdiam untuk beberapa menit, tak lama dia mendengar suara teriakan wanita meminta tolong.


"Aaa... Ampuuunn!! aku mohon jauhkan hewan kecil itu dariku! aku mohon biarkan aku menemui tuan kalian! Aaaahhh..." itulah jeritan yang terdengar.


Huilan pun langsung bergegas pergi ke arah suara teriakan berasal yang ada di balik bongkahan bukit² kecil dan bersalju, setelah sampai di belakang bukit² kecil, dia sedikit terkejut karna ternyata di balik bukit² itu ada lembah kecil dan lembah ini hanya di tumbuhi oleh belasan pohon² besar berdaun emas, dan bentuk daun ini sangat mirip seperti daun bambu yang panjang².


Walaupun huilan masih merasa terkejut tapi dia tidak menghentikan langkah'nya dan terus berjalan menuruni lembah, setelah sampai di bawah dia langsung naik ke atas dahan dan langsung tertegun dengan bibir yang sedikit terbuka. Dia bingung haruskah dia tertawa atau berduka? karna ternyata si gadis peniru yang masih memakai wajah'nya itu menjerit-jerit ketakutan karna rubah putih berekor 9 sedang menakutinya dengan sepasang ulat bulu berwarna kuning.


"Aaa... aku mohon jauhkan hewan menggelikan itu dari ku Aaaa... aku takut, aku mohon biarkan aku bertemu dengan tuan kalian😭!!" jerit pilu si gadis peniru. Tapi rubah putih itu terus'san menjahili si gadis peniru,


🐛🐛🐛


"Hahaha... ayolaaahh, ini adalah mainan yang lucu dan menggemaskan! 🐛😂😂" kata hakubi sambil mendekatkan 2 ekor ulat bulu berwarna kuning, sedangkan long-xu dia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala'nya melihat kelakuan si rubah,


Tak lama setelah itu,


"Aaaahh...


BUG!!


Suara teriakan yang di susul oleh suara seperti buah nangka masak jatuh dari pohon'nya dan suaranya berasal dari arah belakang mereka, Seketika hakubi, long-xu dan si gadis peniru menoleh ke arah suara teriakan ber'asal. Tepat di dekat pohon berdaun emas terlihat huilan yang sedang bangun sambil mengelus-elus pinggang'nya karna terasa sakit akibat jatuh dari atas dahan pohon, dia mencoba berdiri sambil menggerutu bergidik dengan pandangan memperhatikan dahan pohon berdaun emas.


"Iiiihh... mengerikan! sejak kapan dimensiku menjadi sarang ulat bulu"😓 gerutu huilan dan seluruh tubuh'nya mulai merinding karna melihat beberapa gumpal bulu² halus berwarna kuning di batang pohon.


"Iiiiihhhhh...


Huilan langsung berbalik dan di kejutkan oleh si gadis peniru yang langsung berlari menghampiri'nya lalu berlutut sambil memeluk ke 2 kaki huilan dan menangis,


"Huaaaa😭😭... nona kecil akhirnya kamu datang juga! nona kecil, aku mohon tolong ma'afkan kesalahan ku, aku janji tidak akan melakukan hal-hal kejam lagi dan aku akan patuh padamu!" ,,, kata si gadis peniru. lalu hakubi pun barlari menghampiri huilan sambil bicara,


"Nona! kau jangan tertipu oleh'nya, dia itu wanita yang licik! dia sudah beberapa kali mengelabuhi kami dan mencoba melarikan diri dari sini!" ,,, kata hakubi yang merasa tidak senang. mendengar hakubi berkata demikian si gadis peniru langsung memasang wajah yang memelas lalu bicara menyangkal tuduhan hakubi,


"Itu tidak benar nona! aku hanya lari untuk menghidari mereka, karna roh rubah itu terus²san memberiku hewan menggelikan itu😥" kata si gadis peniru.


"Dan jika kau mema'afkan ku, aku bersedia untuk menjadi teman terbaikmu!" sambung si gadis peniru. lalu hakubi mencoba menarik tangan si gadis peniru untuk menjauhkan'nya dari huilan sambil bicara,


"Nona, jangan mau! ingat saat beast monster dewa masih hidup! wanita ini sangat kejam dan mengerikan!" kata hakubi yang masih berusaha menjaukan si gadis peniru.


Huilan pun menghela nafas lalu bicara pada ke 2 beast'nya,


"Hakubi, long-xu, kalian kembalilah ke kastil, aku ingin bicara 4 mata dengan'nya!" ,,, pinta huilan.


"Tapi nona..."

__ADS_1


"Ssssttt... patuhlah!" ,,, huilan memotong ucapan hakubi.


"Eerrhh... hem'!" hakubi mendengus kesal lalu melepaskan tangan si gadis peniru dan menjauhi'nya, tapi saat dia akan pergi dia melihat senyuman sinis ter'ukir di bibir si gadis peniru.


Hakubi langsung membulatkan ke 2 kepalan tangan'nya dan melangkah kembali bersiap akan menyerang si gadis peniru, tapi niat'nya di hentikan oleh ekor long-xu yang langsung melilit pinggang hakubi sambil bicara.


"Hakubi, tahan emosimu! percayakan saja pada nona, dia pasti sudah punya rencana lain!" ,,, kata long-xu.


"Tsk" decak hakubi. akhirnya hakubi dan long-xu pun pergi meninggalkan huilan dan si gadis peniru di hutan salju berdaun emas.


Setelah ke 2 beast'nya hilang dari pandangan huilan langsung melepaskan ke 2 tangang si gadis peniru yang masih memeluk ke 2 kaki'nya, lalu dia mundur beberapa langkah.


Kemudia si gadis peniru kembali bertanya,


"Em.. nona kecil, jadi bagaimana, apa kita bisa berteman?" ,,, tanya si gadis peniru.


Huilan pun langsung membelakangi'nya sambil melipatkan ke 2 tangan di depan dada lalu menjawab.


"Hem' kenapa aku harus berteman dengan orang yang hampir membunuhku?!" ,,, kata huilan.


"Emm tentang itu... aku tau aku salah, tapi asalkan kau memberiku kesempatan, aku akan berusaha untuk merubah sikap ku menjadi yang lebih baik lagi, aku janji!" ,,, kata si gadis peniru.


Huilan pun menjawab dengan nada yang dingin,


"Hem! aku tidak tertarik untuk memiliki hubungan dengan ular berbisa sepertimu!" ,,, kata huilan.


Si gadis peniru langsung memandang huilan yang masih membelakangi'nya dengan ke 2 mata yang mulai berkaca-kaca, kemudian dia bangkit dan menghampiri huilan lalu kembali berlutut dan memeluk kaki huilan sambil menangis.


"Huaaa..😭😭 nona aku mohon jangan mengusirku! sekarang aku sudah tidak punya siapa² lagi, si merah adik kecilku sudah mati, jadi sekarang aku hanya sebatang kara 😭hiks...hiks... jadi aku mohon biarkan aku ikut dengan mu, aku janji aku akan menjadi teman yang baik dan tidak akan pernah menghianatimu!" ,,, kata si gadis peniru di sela² tangisan'nya.


Pastinya huilan merasa tidak tega melihat'nya seperti itu, tapi dia kembali mengingat bagaimana sikap si gadis peniru saat spirit beast tingkat monster dewa masih hidup, dia begitu kejam dan tidak berperasa'an.


Kenudian huilan mengibaskan tangan'nya yang membuat sedikit serpihan salju bergerak naik dan membentuk sebuah kursi tepat di belakang huilan, huilan pun duduk dengan kaki kanan di tumpangkan di lutut dan menyandarkan punggungnya ke kursi yang terbuat dari salju memadat, lalu melipatkan ke 2 tangan'nya di depan dada, setelah itu dia bicara dengan nada yang dingin.


"Mengucapkan janji, itu adalah hal yang mudah dan bisa di ucapkan oleh siapapun! jadi jika kau ingin ikut dan menjadi teman ku, aku membutuhkan jaminan!" ,,, kata huilan.


Si gadis peniru pun membalas ucapan huilan dengan nada yang gugup,


"K-kalau begitu, bisakah kau memberitau ku apa yang harus aku lakukan?" ,,, tanya si gadis peniru.


Huilan pun langsung menyunggingkan sudut bibir'nya lalu menopang dagu sambil menjawab,


"Kalau gitu aku ingin kau menjamin'nya dengan... kristal inti kedewa'an mu!" ,,,


DEG!!


Si gadis peniru langsung mematung dengan ke 2 bola mata yang membulat,


"Hah! d-dia sudah mengetahui identitas ku?!" ,,, batin si gadis peniru.


"Bagaimana, apa kau berani?" ,,, tanya huilan sambil tersenyum sinis.


Si gadis peniru yang masih duduk di atas tumpukan salju itu dia mulai meremas pakaian'nya sendiri, dan tubuh mulai gemetar mencoba menahan emosi, tapi tak lama dia menyunggingkan sudut bibir'nya. Tentu huilan sudah bisa menebak apa yang ada di dalam fikiran'nya, dia pasti akan menggunakan status'nya untuk menekan huilan, cepat² huilan melanjutkan apa yang ingin dia sampaikan.


"Dan, ceritakan padaku kesalahan apa yang sudah kamu buat sampai² kekuatan dewamu di segel lalu di buang ke dunia manusia! aku yakin jika kau tidak membuat kesalahan yang fatal, kau tidak akan sampai di lempar ke tempat ini! benarkan apa yang aku katakan?!" ,,, kata huilan.

__ADS_1


Si gadis peniru pun langsung menyentuh kening lalu memijit-mijit ke 2 alis sambil tertawa,


"Ha.. hahaha... kenapa, kenapa kau bisa berfikir sampai ke sana? kau itu hanya manusia dan hanya seorang kultivator pemula! kau tau selain para dewa, tidak ada satu pun mahluk yang bisa menyadari identitas ku! tapi kau, kau bahkan tau salah satu per'aturan yang ada di dunia dewa. Siapa kau sebenarnya? apa kau juga salah satu dari mereka yang ingin menangkapku?" ,,, tanya si gadis peniru yang mulai menatap tajam pada huilan.


Seketika huilan pun langsung mencurigai identitas jiu-xu, karna dia mendapat informasi ini dari'nya, tapi huilan masih tetap bersikap biasa, lalu diapun tersenyum sambil memperhatikan wajah si gadis peniru untuk mencari kebenaran, karna tadi raut wajah'nya terlihat sangat memelas minta di kasihani, tapi sekarang dia menunjukan sikap aslinya, jadi huilan bisa menyimpulkan bahwa suatu hari nanti si gadis peniru akan berhianat setelah dia memberi kepercaya'an padanya. tak lama huilan pun menjawab dengan santai,


"Siapa aku? seperti yang kau tau, aku hanya seorang kultivator pemula yang baru berusia 15 tahun!" ,,, kata huilan.


Si gadis peniru pun semakin menatap penuh selidik, tapi sayang'nya dia tidak menemukan keraguan di wajah huilan, akhirnya diapun menghela nafas.


"Huff... begitu ya! sepertinya aku memang sudah berlebihan" ,,, gumam'nya.


"Baiklah aku akan memberitau mu, tapj sebelum itu aku ingin memastikan sesuatu! apa kau benar² yang membunuh si 3 merah?" ,,, tanya si gadis peniru. huilan pun menjawab dengan nada yang santai,


"Yah benar, aku yang membunuh'nya! kenapa? apa kau ingin balas dendam?" ,,, tanya huilan.


"Seperti apa yang tadi kau katakan, hanya ucapan saja semua orang bisa mengatakan!" ,,, kata si gadis peniru.


Huilan pun terlihat berfikir sejenak,


"Hmm... bagaimana aku membuktikan'nya ya? mungkin kekuatan inti si 3 merah bisa membuat'nya percaya, tapi sayang aku sudah menggunakan semua'nya" ,,, batin huilan sambil mengetuk-ngetuk dagu dengan jari telunjuk.


Si gadis peniru kembali menghela nafas melihat huilan malah melamun, lalu dia kembali bertanya yang lain.


"Baiklah lupakan yang itu, jika memang benar kau yang membunuh'nya, beritau aku bagaimana cara kau membunuh'nya? karna saat kita bertarung, tingkat kultivasi mu baru mencapai level 2 alam bumi, ini terdengar sangat tidak mungkin! seorang kultivator yang baru berada di tahap awal alam bumi bisa membunuh spirit beast tingkat 25, jika tidak melihat'nya sendiri siapa pun tidak akan percaya, kalau pun kau seorang kultivator yang sudah mencapai puncak alam duniawi, itu juga belum tentu kau bisa menang dan sekalipun menang itu tidak mungkin dalam keada'an selamat! tapi kau, kau tidak hanya baik² saja, kau bahkan sudah naik beberapa level hanya dalam waktu yang sangat singkat!" ,,, kata si gadis peniru dengan ke 2 alis yang mengkerut.


Huilan pun menjawab dengan santai,


"Siapa bilang aku baik² saja! aku juga mengalami koma selama 1 minggu" ,,, kata huilan.


"Hah! koma?" ,,, si gadis peniru sedikit terkejut.


"Aaah sudahlah, lebih baik kau ceritakan dulu kisahmu, setelah itu aku akan memberitau bagaimana cara aku mengalahkan'nya!" ,,, kata huilan. tapi si gadis peniru masih terlihat ragu,


"Haishhh... seharusnya kau tidak perlu banyak bertanya tentang bagaimana cara aku membunuh'nya! walau pun kau tidak menyaksikan, tapi aku fikir kau pasti masih ingat bagaimana cara aku menyerang mu sampai terluka parah dan tak sadarkan diri!" ,,, kata huilan.


Seketika si gadis peniru pun mengingat kalau waktu itu dia di lempar oleh tenaga dalam huilan yang entah darimana datang'nya, tapi yang jelas saat itu kekuatan huilan tiba² meningkat drastis dan sangat kuat.


"Aku mengerti!" ,,, akhirnya si gadis peniru pun mengalah kemudian dia bangkit berdiri lalu membelakangi huilan, setelah itu dia mendongakan wajah'nya ke langit dan mulai bercerita.


"Namaku huang-yi, aku adalah dewi racun! sebelum kekuatan ku tersegel kultivasiku sudah mencapai level 5 roh perak!" ,,, kata huang-yi berhenti sejenak.


"Owh... kekuatanmu tersegel, dan bukan di segel?" ,,, tanya huilan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


***Tbc


__ADS_2